
Tak lama setelah itu Kenzo pun datang dan mampir sejenak ke rumah Lani.
"Kenzo. Apa kabar sayang ?" tanya ibu Lani pada Kenzo menanyakan kabar.
"Aku baik mom. Bagaimana dengan mom sendiri ?" tanya Kenzo pada ibu Lani.
Kenzo memanggil ibu Lani dengan panggilan momy. Karena ibu Lani sendiri yang memintanya untuk di panggil seperti itu.
"Aku baik seperti yang kau lihat" jawab Kenzo dengan senyum manisnya.
"Kalau dady bagaimana ?" tanya Kenzo menanyakan keadaan ayah Lani.
"Tentu saja dia juga baik-baik saja" jawab ibu Lani sambil mengajak Kenzo untuk duduk di ruang tamu.
"Bi. Tolong siapkan minuman untuk menantuku" ucap ibu Lani meminta pembantu rumah tangga menyiapkan minuman.
"Baik nyonya" jawab pembantu itu dan bergegas ke dapur menyiapkan hal yang di minta.
__ADS_1
"Mom. Tidak perlu repot-repot. Aku datang untuk menjemput Lani saja" ucap Kenzo.
"Jangan menolak momy sayang. Kau adalah menantu kesayangan momy. Kau adalah anggota keluarga Sanjaya juga" jawab ibu Lani sambil memegang tangan Kenzo dengan lembut. Kenzo hanya tersenyum manis mendengar pernyataan ibu Lani itu. Lalu tiba-tiba.
"Sayang. Kau sudah sampai ? Kenapa tidak memberitahuku ?" tanya Lani yang baru saja turun dari kamarnya yang ada di lantai dua.
"Aku juga baru sampai belum lama ini" jawab Kenzo pada Lani.
"Eh.... anak momy udah cantik aja. Mau kemana nih ?" tanya ibunya Lani menggoda Lani.
"Mau kencan sama kesayangan aku dong mom" jawab Lani sambil duduk memeluk lengan Kenzo manja.
"Apa salahnya ? Kan aku calon istri kamu sayang" jawab Lani sambil memanyunkan bibirnya.
"Gak papa kok. Nyantai aja. Bentar lagi kalian juga bakalan sah" jawab ibu Lani tidak mempermasalahkan apa yang di lakukan anak dan calon mantunya itu. Karena ibunya Lani tau beginilah pasangan kalau lagi di mabuk asmara. Kenzo yang mendengar jawaban atau ucapan ibu mertuanya itu jadi malu sendiri. Sedangkan Lani malah senang di buatnya.
"Mom. Kalau begitu aku dan Kenzo pergi dulu. Momy tolong kasih tau dady nanti ya" ucap Lani berpamitan pada ibunya.
__ADS_1
"Mom. Aku bawa Laninya kencan dulu. Titip salam untuk dady juga mom" ucap Kenzo juga berpamitan pada ibunya Lani.
Mereka berdua pun pergi meninggalkan area wilayah lingkungan rumah Lani.
"Sayang. Mau kemana kita hari ini ?" tanya Lani pada Kenzo.
"Bukannya kau yang ingin kencan hari ini. Apa ada tempat yang ingin kau datangi ?" tanya Kenzo karena tidak tau tempat yang bagus untuk berkencan.
"Aku hanya ingin bersamamu. Kemana pun tidak masalah" jawab Lani dengan senyum manis mengembang di bibir mungilnya.
"Aku tidak tau harus membawamu ke mana. Aku tak pandai dalam hal seperti ini. Kau tau sendiri bagaimana diriku bukan sayang" jelas Kenzo.
"Aku tau bagaimana dirimu. Karena itu aku tak meminta untuk di ajak ke tempat yang bagus. Kemanapun asal bersamamu. Semua tempat akan terasa bagus di mataku" ucap Lani mengutarakan isi hatinya saat ini.
"Kalau begitu. Bagaimana kalau kita nonton film di rumahmu saja sayang. Kita juga bisa memesan makanan. Atau kita bisa beli makanannya terlebih dahulu. Lalu di bawa ke sana. Bagaimana ?" usul Lani pada Kenzo.
"Kau yakin tak ingin pergi ke tempat lain ?" tanya Kenzo memastikan.
__ADS_1
"Iya yakin" jawab Lani dengan semangat.
*Bersambung*