
Sesampainya di rumah Nathan, Nathan mempersilahkan Clara untuk masuk, sambil membawakan koper dan barang-barang milik Clara. Ini adalah kedua kalinya Clara datang kerumah Nathan karena dulu Nathan pernah membawa Clara berkunjung walau hanya sebentar saja, Clara waktu itu sangat penasaran ingin tahu dimana rumah Nathan dan tak ia sangka Nathan memiliki rumah yang sangat besar dan tampak sangat bagus sekali.
"Ayo sayang masuk" ajak Nathan pada Clara mempersilahkan Clara untuk masuk kerumahnya.
"Iya kak" jawab Clara mengiyakan ajakan Nathan padanya. Clara tampak sangat canggung ketika akan memasuki rumah Nathan, padahal ini bukan pertama kalinya Clara datang kesana. Tapi rasanya aneh datang kerumah Nathan ketika hari sudah menunjukkan malam hari, Clara sempat terdiam sejenak ketika sudah memasuki dalam rumah Nathan yang tampak sepi. Karena dirumah itu hanya ditempati oleh Nathan seorang, tidak ada orang lain disana.
Biasanya pengurus rumah tangga akan datang sekali seminggu untuk membersihkan rumah Nathan. Karena itu tidak ada siapapun disana. Untuk pihak keamanan, disana tidak diperlukan, karena rumah Nathan terletak dikompleks perumahan elit yang penjagaannya sangatlah ketat.
__ADS_1
"Sayang. Kenapa hanya diam saja disitu. Ayo masuk. Aku akan menunjukkan dimana kamarmu" ucap Nathan sambil menaruh makanan dan camilan yang mereka beli tadi di atas meja ruang keluarga.
"Rasanya sedikit aneh, ketika aku datang kesini malam-malam begini" ucap Clara pada dirinya sendiri. Tapi, ucapannya itu terdengar oleh Nathan yang tengah menaruh bawaannya tadi di atas meja.
"Kau menyesalinya sayang. Aku sudah katakan sebelumnya agar memikirkannya terlebih dahulu sebelum datang kemari". Ucap Nathan menatap Clara yang tiba-tiba jadi terdiam dengan hal yang dikatakan Nathan padanya. Karena tadi Clara tak bermaksud mengatakan hal itu, ia hanya seperti bergumam sejenak.
"Benar ? jika kau menyesalinya aku bisa mengantarmu kembali sekarang sayang. Aku tidak akan menahanmu tinggal disini. Selagi aku masih mau, ayo fikirkan lagi" ucap Nathan menasehati Clara agar Clara nanti tidak menyesal dengan apa yang dipilihnya sekarang. Karena Nathan ingin Clara berbahagia ketika berada disisinya, tanpa adanya penyesalan dalam diri Clara yang berkaitan dengan Nathan.
__ADS_1
"Benar kakak. Keputusan Clara sudah final, Clara seperti ini mungkin karena belum terbiasa. Sebelumnya Clara kesini kan hanya untuk mampir saja. Tapikan sekarang Clara menetap disini, jadi suasananya sedikit canggung bagi Clara. Clara tengah menyesuaikan diri dengan kehidupan baru Clara yang akan Clara jalankan disini bersama kak Nathan. Makanya kak Nathan gak perlu khawatir. Clara sangat senang dan bahagia sekali bisa tinggal bersama kak Nathan. Clara tidak kesepian lagi. Karena sekarang ada yang menemani Clara" jelas Clara pada Nathan sambil memeluk erat tubuh Nathan dengan penuh sayang. Melihat Clara yang sangat yakin dengan pilihannya itu. Nathan menjadi percaya dengan hal yang dikatakan Clara barusan.
"Baiklah. Aku akan percaya" ucap Nathan membalas pelukan Clara dengan penuh kasih sayang juga.
"Ayo, aku bawa kekamar barumu sayang" ajak Nathan sambil melepas pelukan Clara dari tubuh kekarnya. Clara mengangguk mengiyakan ajakan Nathan padanya. Nathan menggenggam jemari tangan Clara menuju kamar yang akan ditempati Clara dirumah itu. Sesampainya dikamar yang ditempati Clara. Clara terkejut dengan nuansa kamar itu yang tampak sangat elegan sekali karena rumah Nathan memang sudah sangat luar biasa makanya tidak heran jika kamar dirumah itu tampak luar biasa juga seperti yang dilihat oleh Clara sekarang.
#Bersambung
__ADS_1