Rahim Bayaran Mr Julian Alexander

Rahim Bayaran Mr Julian Alexander
Season 2 New life begins : Piknik bersama


__ADS_3

Minggu itu menjadi hari membahagiakan bagi Roseline. Karena saat ini ia tengah berada bersama kedua cucunya yang sangat ia sayangi, Louis dan Elenor.


Roseline membuat piknik kecil kecilan di sebuah taman tak jauh dari Mansion.


Di bantu para asisten rumah tangga dan juga sopir. Acara piknik yang ia gagas ini tidak lain untuk membuat para cucunya bisa merasa bahagia dan senang.





Roseline kemudian menyuruh seorang sopir untuk menjemput Valerie di kediamannya. Dirinya sudah sangat rindu dan ingin bertemu dengan Mommy nya Elle itu.


Sebelumnya, Roseline telah menghubungi Vale jika dirinya mengundangnya di acara piknik pagi itu.


Awalnya Vale menolak ajakan Karena ia merasa tidak enak pada Julian dan juga Jenna.


Tapi karena pada saat itu Elenorlah yang membujuknya, akhirnya Vale bersedia untuk datang.


Valerie kini telah tiba di lokasi tempat piknik. Begitu Vale datang, Elenor langsung berlari menyambut Mommy nya.


Sejenak, ibu dan anak itu saling bercengkrama dengan begitu seru.


"Valerie, look at you, kau sudah banyak berubah sekarang." ujar Roseline yang merasa takjub dengan perubahan Vale saat ini. Begitu ia melihat untuk pertama kalinya Vale setelah penyerahan Baby Elenor beberapa tahun silam.


"Ma, apa kabar." sapa Vale ramah. Sambil memeluk dengan erat mantan mertuanya.


"Baik Valerie." sahut Roseline sambil memeluk tubuh Vale lama sekali.


Sejujurnya Roseline begitu menaruh rasa simpati pada Vale. Bahkan kedua mata Roseline kini sudah memerah dan terlihat sembab.


"Kenapa Mama menangis?" ucap Vale sambil menyeka air mata Roseline dengan tangannya.

__ADS_1


"Mama menangis karena Mama sangat bangga denganmu Valerie. Mama sangat bangga melihatmu seperti ini sekarang. Kau luar biasa, kamu seeorang wanita yang tangguh. Elenor pasti sangat bangga memiliki Ibu seperti dirimu." Vale hanya tersenyum tipis menanggapi pujian Roseline.


"Valerie hanya berusaha untuk melakukan yang terbaik untuk hidup Valerie dan juga Elenor. Bagaimanapun Valerie adalah seorang single mother. Meskipun Elenor tidak akan kekurangan soal materi. Bagi ku, aku harus tetap menunjukkan pada Elenor untuk bisa menjadi seorang ibu yang hebat untuknya. Yang tetap berjuang demi dirinya. Karena Vale ingin menebus rasa bersalah Vale pada Elenor. Sebuah kesalahan yang tidak mungkin bisa termaafkan oleh Elenor. Karena ia terlahir di dunia ini dari sebuah keegoisan kedua orang tuanya." ujar Vale.


"Lihatlah Vale, Elenor tubuh dengan baik. Dia seorang anak yang periang. Dia anak yang kuat." ucap Roseline, sambil mengarahkan pandangannya ke arah Elenor dan juga Louis yang tengah asik bermain kejar-kejaran.


"Elenor akan tumbuh menjadi gadis yang kuat. Mama percaya jika kau dan juga Julian bisa bersama-sama mendampingi putri kalian dengan sangat baik. Elle tidak akan merasakan sedih karena kedua orang tuanya tidak bisa bersatu. Seiring berjalannya waktu, Elle akan bisa menerima kenyataan."


"Aku harap juga seperti itu Ma." ucap Vale sambil tersenyum. Roseline sejak tadi memperhatikan Vale dan ia tak henti hentinya mengagumi Valerie.


"Kau sangat cantik Valerie. Mama doakan, kamu segera bisa mendapatkan pengantin Julian. Mama yakin suatu saat akan datang seseorang yang sangat mencintai mu dan akan memperlakukan diri mu seperti ratu. Kau pantas untuk di cintai seseorang yang punya rasa cinta yang tulus dan besar untuk dirimu."


"Terimakasih atas doa doa nya Ma. Oya, di mana Juliana juga Jenna. Apakah mereka tidak datang kemari?"


"Dari semalam mereka berdua tidak pulang ke Mension. Entah mereka sedang berada di mana dan melakukan apa. Mama juga sudah menghubungi ponsel milik Julian tapi ponselnya tidak aktif. Menelpon Jenna pun sama. Sepertinya mereka sedang menyelesaikan masalah mereka." sergah Roseline.


"Bagaimana hubungan mu dengan julian dan juga Jenna."


"Katakan saja pada Mama jika ada masalah yang membuat mu tidak nyaman dengan Julian dan juga Jenna." tukas Roseline.


"Iya Ma." jawab Vale sambil tersenyum, menutupi segala sesuatu yang bagi Vale tidak perlu di bagi pada mantan mertua nya tersebut.


Dan Tak lama kemudian, Julian dan juga Jenna datang.


"Itu mereka datang." ucap Roseline. Sambil mengarahkan pandangannya ke arah Julian dan juga Jenna yang berjalan mendekati acara piknik.


Valerie yang saat itu menolehkan pandangannya ke arah datangnya Julian dan Jenna merasa senang.


Karena mereka sepertinya telah berbaikan dan telah menyelesaikan masalah mereka.


Saat itu Julian berjalan sambil menggandeng tangan Jenna.


Elenor dan Louis yang saat itu tengah bermain kejar-kejaran langsung menghentikannya keseruan mereka begitu melihat Julian datang.

__ADS_1


Kedua anak itu kini sudah berlari ke arah ayah mereka dengan saling berebut untuk minta di gedongan.


Sedangkan Julian sendiri nampak begitu bahagia ketika kedua anak nya yang beda ibu itu memperebutkan perhatiannya.


Julian kemudian mengajak anak-anak bermain bersamanya.


Sedangkan Jenna kini telah bergabung dengan Vale dan juga Roseline.


Vale dan juga Jenna nampak saling sapa dengan ramah. Mereka berdua bahkan nampak terlibat sebuah percakapan membahas anak anak mereka dengan seru.


Roseline merasa bahagia ketika melihat kedua menantunya itu terlihat akrab.


Apalagi menyaksikan Julian yang terlihat asik bermain dengan kedua anak nya sungguh menjadi pemandangan yang menentramkan di hari Roseline.


Julian yang saat itu sedang asik bermain kejar-kejaran dengan kedua anaknya sejenak memperhatikan Jenna dan juga Vale.


Julian nampak tersenyum saat melihat dua wanita yang penting dalam kehidupan nya saat ini terlihat akrab.






Aku kasih liat ni, calon suami Vale 🤭



Coming soon


__ADS_1


__ADS_2