
Julian memberikan sebuah tissue pada Jenna saat sang istri masuk kedalam mobilnya dengan mata sembab.
Julian tau, pasti istri nya itu habis menangis. Merasa sedih saat berpisah dengan sang Mamanya.
"Jangan sedih, aku tidak menculik mu. Aku membawa mu untuk aku bahagiakan." hibur Julian pada Jenna. Sambil mengelus elus punggung Jenna yang saat itu sudah duduk di kursi penumpang bagian depan di samping Julian.
"Selama ini aku tidak pernah meninggalkan Mama. Aku selalu bersama Mama." ujar Jenna yang merasa sedih berpisah dengan sang Mama.
"Jika kau mau, suruh saja Mama tinggal bersama kita. Aku tidak keberatan, justru aku senang. Kamu bisa selalu berdekatan dengan Mama."
"Tapi Mama tidak mau, dia ingin tetap tinggal di apartemen. Ada karyawan toko nanti yang akan menemani Mama di apartemen. Biasanya dia tidur di ruko. Kata Mama, dia masih ingin aktif berada berwirausaha. Membuat kue adalah kegiatan yang membuat Mama senang dan sebagainya bentuk kesibukan agar tidak merasa bosen."
"Jika kau mau berkunjung ke rumah Mama, bilang saja. Aku pasti akan izin kan."
"Terimakasih Julian."
"Sama sama sayang."
Setelah beberapa saat menempuh perjalanan, Julian kini telah sampai di Mension nya.
Membukakan pintu mobil untuk Jenna, Julian kemudian mengambil koper pakaian Jenna yang ia letakkan di bagasi belakang.
Sambil menenteng koper baju milik Jenna di tangan kirinya. Satu tangan Julian yang lain mengandeng tangan Jenna, berjalan menuju ke rumah.
"Selamat datang di rumahmu sayang. Ini adalah tempat tinggal mu yang baru bersamaku. Mension ini adalah rumahmu sekarang." ucap Julian sesaat setelah mereka kini sudah berada di dalam rumah, setelah di bukakan pintu oleh asisten rumah tangga di sana.
"Jangan sungkan-sungkan untuk beraktivitas di dalam rumah ini. Kamu bebas melakukan apapun. Aku sudah memberitahu kepada Laila. Kepala asisten di rumah ini jika kau akan datang malam ini. Selain Laila, masih ada banyak asisten rumah tangga yang lain untuk mengurusi rumah ini. Laila itu asisten kepercayaan ku."
Julian kemudian mengumpulkan semua para asisten rumah tangga nya. Ia bermaksud untuk memperkenalkan Jenna pada mereka semua.
Dan malam itu, mereka pun kini sudah tau jika mulai saat ini di Mension sudah ada majikan baru yaitu Jenna Shamanta yang oleh Julian di perkenalkan pada mereka bahwa Jenna adalah istri nya.
Masuk ke Mansion mewah milik Julian bukanlah kali pertamanya untuk Jenna.
__ADS_1
Dia sebelumnya pernah datang ke rumah mewah itui ketika ia sedang mengantar dokumen penting perusahaan.
Bahkan Jenna pun sangat mengagumi rumah mewah milik Julian tersebut. Dan siapa sangka, jika kini ia telah menjadi Nyonya di rumah itu.
Setelah memperkenalkan Jenna pada para pelayan. Julian kemudian mengajak Jenna untuk naik ke lantai atas menuju kamarnya.
"Selamat datang di kamar kita Jen," ucap Julian, sambil membukakan pintu kamarnya lebar-lebar dan mempersilahkan Jenna untuk masuk terlebih dahulu.
Begitu Jenna memasuki kamar pribadi Julian. Aura tegang dan juga gugup pun menyelimuti dirinya.
Pasalnya, ini adalah kali pertama dia jauh dari orang tuanya. Dan dia akan berada di kamar yang berbeda serta tidur dengan suami yang baru saja di nikahi.
Kamar itu sangat luas dan bernuansa serba putih. Luas kamarnya mungkin 5 kali lipat luas kamar miliknya di apartemen.
"Baru kali ini aku membawa seorang wanita masuk ke kamar pribadi ku. Sebelumnya aku tidak pernah membawa masuk wanita di kamarku, termasuk Andrea."
Bisik Julian yang kini sudah berdiri di belakang Jenna sambil memeluk wanita yang ia cintai itu dari belakang.
Julian kemudian menyusuri leher jenjang mikir Jenna, mengecup nya.
"Sayang sekali, baiklah. Kau mandi lah, aku ke ruang kerja ku dulu ya. Ada beberapa dokumen penting yang harus aku pelajari untuk bahan meeting kita ke luar negeri. Ruang kerja ku ada di sebelah kamar ini, jadi kalau kau mau menyusul ku, aku ada di san."
"Oke," jawab Jenna singkat.
Setelah itu, Julian langsung berjalan menuju pintu, dan jenna segera berlalu untuk membersihkan diri di kamar mandi.
🍁🍁🍁🍁🍁
Keesokan harinya
"Valerie, aku tidak bisa datang ke Penthouse hari ini. Aku harus bersiap-siap untuk pergi ke luar negeri sore nanti. Aku akan pergi selama kurang lebih dua minggu. Jadi aku tidak bisa menemanimu di Penthouse beberapa hari kedepan. Aku titip bayi ku yang ada di kandungan mu ya. Jaga dia, kamu harus tetap makan makanan yang sehat dan bergizi. Jika ada sesuatu kirimkan pesan untuk ku. Aku sudah meminta Aise dan Naina untuk menjagamu. Jika mau pergi, suruh Jeffri untuk mengantarkan mu. Jaga diri baik-baik Valerie."
Sebuah pesan masuk itu terkirim di ponsel milik Valerie.
__ADS_1
Valerie yang saat itu sedang makan di meja makan sendiri lalu membaca pesan yang Julian kirim untuknya.
Valerie tidak membalas pesan Julian.
Tetapi dia punya rencana untuk mengunjungi Julian nanti saat makan siang langsung ke kantor nya.
Sebagai ucapan, mengucapkan salam berpisah untuk sementara. Karena sang suami kontraknya itu hendak pergi ke luar negeri.
Dan siang itu, setelah kuliahnya selesai. Valerie yang diantar sopirnya bernama Jefri menuju lokasi Julian perkantoran milik Julian.
Vale berniat memberikan kejutan Julian.
Oleh sebab itu dia tidak memberitahukan kedatangannya kepada Julian sebelumnya.
Sesampainya Vale di gedung perkantoran Alexander Corp. Dan baru saja ia hendak membuka pintu mobil untuk keluar.
Si sebuah lobby, Vale melihat Julia yang sedang merangkul seorang wanita.
Wanita itu nampak berpakaian rapi dan elegan seperti wanita kantoran.
Kemudian Vale, cepat-cepat kembali masuk ke dalam mobil dan terus mengintai gerak-gerik Julian yang kala itu sedang berjalan menuju mobilnya.
Vale, bisa melihat dengan sangat jelas bagaimana expresi wajah Julian saat berinteraksi dengan wanita tersebut.
Vale juga melihat, Julian membukakan pintu mobil untuk wanita tersebut dan juga memakaikan seat belt untuk wanita itu.
Seketika Vale membeku saat melihat pemandangan yang tak pernah ia sangka dan duga.
Vale pun langsung berpikir keras. Ia berpikir siapa wanita itu.
Jika hanya rekan bisnis atau rekan kerja, tidak mungkin Julian akan merangkul wanita itu dan membukakan pintu untuk wanita tersebut
Apa yang Mr sembunyikan dari ku, sergah Vale dalam hati.
__ADS_1
Bonus up karena dah mencapai 500 fav, terima kasih 🙏🔥🥰