Rahim Bayaran Mr Julian Alexander

Rahim Bayaran Mr Julian Alexander
Menikah siri


__ADS_3

"Selamat pagi tante," ucap Julian yang pagi itu menyambangi toko kue sang calon mertua.


"Selamat pagi Nak Julian. Tidak salah, sepagi ini Nak Julian kemari?" tanya Reina, yang langsung menghampiri Julian yang sudah berdiri di samping etalase toko kuenya pagi itu.


"Tidak Tante, saya memang sengaja datang ke sini untuk bertemu dengan Tante." ujar Julian ramah.


"Jenna sudah berangkat ke kantor sejam yang lalu. Kalau begitu, duduk lah." Reina kemudian mempersilahkan Julian untuk duduk di sebuah mini cafe yang ada di terasa toko kue nya.


"Di minum Nak Julian." seru Reina, yang datang kembali menghampiri julian sambil membawakan secangkir kopi dan kue dalam sebuah piring kecil. Melekatkan suguhan itu di atas meja.


"Terimakasih Tante." ujar Julian sopan sambil mengagungkan kepalanya.


"Sebaiknya saya langsung memanggil Tante dengan sebutan Mama saja ya. Bukankah sebentar lagi saya akan menikahi Jenna. Jika Tante tidak keberatan." ujar Julian.


Mendengar permintaan Julian yang ingin langsung memangil dirinya Mama, membuat Reina sedikit berfikir.


"Baiklah, jika mau mau seperti itu Nak Julian. Aku tidak keberatan." jawab Reina lembut.


"Ada hal penting apa, sepagi ini Nak Julian sudah bertamu kemari? Pasti ada hal penting yang akan nak Julian sampaikan."


"Iya Ma, kedatangan saya ke sini memang ada kepentingan yang sangat penting. Dan saya rasa, saya harus segera membicarakan ini dengan Mama."


"Katakan saja, apakah ini mengenai rencana pernikahan kalian?" tanya Reina.


"Iya Ma, ini tentang rencana pernikahan saya dan juga Jenna. Jadi begini Ma,"


Kemudian, Julian menjelaskan tentang rencananya yang ingin menikahi Jenna secara siri.


Mengandalkan ke piawainya dalam bernegosiasi. Julian mengutarakan semua apa yang ia niatkan.


Julian menjelaskan dan memberikan pengertian pada Reina alasan ia menikahi Jenna tidak langsung secara sah. Melainkan menikahi Jenna secara siri.

__ADS_1


Reina pun mencoba mencerna berbagai alasan-alasan yang Julian utarakan padanya.


Julian mencoba untuk meyakinkan Reina agar mau merestui pernikahan sirinya dengan Jenna.


Dan Julian berjanji, setelah urusannya selesai. Ia akan segera mengurus pernikahan siri nya menjadi pernikahan yang sah secara hukum dan negara.


Tidak sampai di sana saja. Bahkan Julian menghubungi sang Mama yang kini sedang berada di Athena.


Melalui sambungan video call tersebut. Reina dan Mamanya Julian saling mengobrol.


Dan akhirnya, kedua orang tua itu kini saling menyepakati dan saling memberikan restu.


"Baiklah, Mama paham dan Mama ngerti. Tapi bagaimana dengan pendapat Jenna. Apakah kau sudah bicara dengannya soal ini."


"Sudah Ma, kemarin kami sudah bicara. Dan Jenna sudah tau."


"Lalu, bagaimana tanggapannya?"


🍁🍁🍁🍁🍁


Dan akhirnya, atas persetujuan dan juga doa restu dari kedua orang tua. Jenna menyerah untuk berkeras kepala. Jenna luluh dan mau untuk dinikahi Julian secara siri.


Tak ingin menunda-nunda waktu dan menyia-nyiakan kesempatan.


Keesokan harinya, Julian mendatangi apartemen Jenna dengan membawa seorang penghulu.


Dengan disaksikan oleh beberapa kerabat dekat keluar Jenna. Malam hari itu, Julian telah resmi memperistri Jenna Shamanta secara siri.


Setelah acara ijab kabul pada malam itu selesai.


Reina yang kala itu sudah menyiapkan hidangan untuk acara pernikahan sang putri yang di lakukan secara sederhana. Mempersilahkan semua orang yang ada di rumahnya untuk menikmati hidangan.

__ADS_1


Beberapa jam setelahnya, saat para tamu sudah pergi.


Kini menyisakan Reina, Julian dan juga Jenna yang ada di ruang tamu.


Untuk beberapa saat, Jenna, Julian dan juga Reina masih mengobrol santai di ruang tamu.


Setelah beberapa saat kemudian, Reina yang memang sudah cukup lelah di hari itu pamit ke kamarnya untuk beristirahat.


Karena waktu juga sudah menunjukkan tengah malam.


Kini, di ruang itu hanya menyisakan Julian dan jenna berduaan saja.


Pandangan mata Julian yang tajam kini langsung tertuju pada Jenna seorang.


Tubuh Jenna pun langsung bereaksi. Ia tau saat ini Julian sedang mengintainya.


"Akhirnya, sekarang aku telah memiliki seorang Istri. Aku harap, kamu adalah istriku yang terakhir Jen. Terima kasih sudah mau menerima ku." ucap Julian lembut seperti biasa.


Yang kini sudah merapatkan dirinya untuk duduk di dekat Jenna serapat mungkin.


Jenna yang di desak oleh Julian pun menjadi semakin panas dingin.


Saat ini dirinya telah menjadi seorang istri dari Julian Alexander. Meskipun di nikahi secara siri.


Dan dalam konteksnya, Jenna paham. Sekarang ia punya tangung jawab yang harus ia lakukan sebagaimana saat ini dia telah menyandang status sebagai istri.




Segini dulu yang aku bisa up sebagai pengantar tidur, selamat malam. 🙏🔥🥰🤗♥️

__ADS_1


__ADS_2