Returning Humanity

Returning Humanity
Ch. 32 – Hasil Tes Pertama


__ADS_3

Suara tidak asing dapat terdengar dari dalam tenda itu, mengijinkan Leinn dan Aura untuk masuk ke dalam sana.


Leinn langsung melangkahkan kakinya ke dalam tenda itu tanpa basa-basi, diikuti oleh Aura dan dua Beast di belakang mereka.


“Kyuu...”


Clear bergetar di atas tas besar Leinn setelah melihat interior tenda itu, lantai bulu dengan rak buku yang berjejer di kedua sisi dinding. Dia tidak mengerti nilai semua benda itu tetapi entah kenapa dirinya terus merasa gembira setiap kali melihat tempat-tempat baru seperti ruangan ini.


Di ujung ruangan yang tidak seperti dalam sebuah tenda itu terlihat seorang pria yang duduk di belakang sebuah meja besar. dan yang sedang berdiri di sampingnya sambil tersenyum kepada mereka.


Aura terpana melihat situasi aneh ini.


“Tenda ini... Runed Gear?”


Mereka terus berjalan dan berhenti di depan meja besar itu.


Sekarang mereka bisa melihat jelas wajah pria itu, orang yang sama dengan guru yang muncul dari langit dan menjelaskan tes pertama pada mereka.


Dia hanya tersenyum, dengan mata dibalik rambut panjangnya sedang menilai dua orang di depannya.


“Aku tidak menyangka kita akan mendapat dua Beast Trainer baru dengan Rank B+ Beast di hari yang sama” ucapnya dengan sangat senang, “Namaku adalah Isaac Sterling, guru yang bertanggung jawab untuk mengawasi tes kelompok kalian”


Mendengar ini Aura menoleh ke arah Leinn dan melihatnya menggaruk belakang kepalanya.


“Kalian berdua adalah yang satu-satunya yang berhasil membuat Contract dengan Rank B Beast saat ini, jadi selamat... ada apa?”


Menyadari ekspresi pemuda di depannya semakin canggung, membuat Isaac menunjukkan ekspresi bingung.


Aura mulai menjelaskan situasi yang terjadi pada Leinn, melihat pemuda itu tidak cukup mengerti untuk menjelaskan keanehan kondisinya sendiri.


Setelah mendengar itu, Isaac menatap Leinn di depannya dengan ekspresi terkejut.


“Pemuda dengan kemampuan sepertimu tidak banyak, kondisi anehmu ini sangat disayangkan” ucapnya sambil menggelengakan kepalanya.


“Kyuu?”


Isaac hanya bisa tersenyum kaku melihat Coreless Slime di kepala Leinn dan Gorilla Beast di belakangnya. Dia lalu bersandar ke kursinya dan berpikir sejenak, mulai mempertimbangkan sesuatu.


Bart disampingnya juga terlihat terkejut karena dia juga mengira Gorilla Beast itu adalah Contracted Beastnya.


Aura menyadari keadaan itu mulai tidak terlihat bagus.


“L-leinn...”


“...”


Aura terlihat gelisah sedangkan Leinn tidak memberi komentar apa-apa.


Isaac akhirnya kembali meletakkan kedua tangannya di atas meja dan menatap Leinn.


“Apa kau yakin kau bisa mengendalikan Gorilla Beast itu tanpa Contract?”


“Ya”


Leinn menjawab tanpa ragu, seperti hanya menyampaikan sebuah fakta biasa.


Dan mendengar jawaban itu, Isaac tersenyum kecil.


Dia melihat Coreless Slime di kepala Leinn sekali lagi, lalu menarik keluar dua kertas dari laci mejanya. Mana biru muda mulai mengalir dari jarinya ke kertas itu dan dengan satu gerakan cepat, dia melempar dua kertas itu pada Leinn dan Aura.


“A-a!”


Aura menangkap kertas itu dengan wajahnya dan Leinn menjepit kertasnya di antara dua jarinya.

__ADS_1


Mereka melihat kertas itu dan menyadari data mereka tertulis di sana, dengan tanda [OK] merah besar di samping foto mereka.


Leinn tersenyum kecil melihat ini, sedangkan Aura terlihat memeriksa kertasnya beberapa kali.


“Y-YAAAAY!”


Semua orang dan Beast disana meloncat kaget.


Burung hantu di belakang Isaac juga sampai tersentak bangun dari tidurnya.


Menyadari apa yang baru dia perbuat, Aura menyembunyikan wajahnya yang mulai memerah dengan kertas di tangannya.


“E-hem. Sekarang kalian hanya perlu menunggu-“


“Profesor Isaac!”


Sebuah teriakan yang menyebutkan namanya menyela ucapannya dan mengejutkan mereka.


Aura berbalik untuk melihat sumber suara itu dan menemukan seorang pemuda dengan baju pengawas melewati pintu itu dan mulai berjalan cepat ke arah mereka.


Ekspresi masamnya dapat terlihat jelas dan hanya bertambah pekat ketika menemukan Leinn yang bahkan tidak membalikkan badannya.


Dia adalah Mint Baccus, ketua pengawas tes pertama.


“Profesor Isaac!”


Mint terus melangkahkan kakinya, menjaga jarak dari dua Beast besar di ruangan itu dan akhirnya sampai ke depan Isaac.


Melihat pemuda baru di depannya itu, senyuman di wajah Profesor Isaac masih tidak hilang.


“Ada apa, Ketua Pengawas Mint?”


“Aku mendengar Aura Flameheart telah keluar dari dalam hutan dan membawa dua Rank B Beast bersamanya”


Isaac menaikkan salah satu alisnya saat mendengar itu.


“Lalu? Apa kau punya masalah dengan hal itu?”


“Tentu saja tidak...”


Mint menunjukkan senyuman saat menatap Aura, yang hilang saat pandangannya beralih pada Leinn yang sudah menutup setengah matanya, menahan kantuk.


“Aku punya masalah dengan... Dia!”


Mint menunjuk wajah Leinn yang berdiri hanya tiga meter darinya, yang akhirnya membuat Leinn menatap wajahnya dengan tatapan bosan, yang hanya meningkatkan rasa kesalnya.


Isaac bersandar di kursinya dengan ekspresi penasaran.


“Kau punya masalah dengan Siswa Leinn?”


“Ya! Aku yakin dia-“


Mint menyadari arti dari perkataan Profesor Isaac itu, nada bicara Mint menjadi lebih tinggi.


“Dia pasti hanya bisa membuat Contract dengan Rank B Beast dengan bantuan Aura Flameheart! Aku tidak percaya berandalan yang tidak memiliki asal-usul yang jelas bisa-!“


“Pengawas Mint”


Nada tegas keluar dari mulut Isaac, menghentikan Mint yang sudah hampir berteriak sambil menunjuk wajah Leinn.


Mint menurunkan tangannya setelah menyadari perubahan nada bicara Isaac itu, tetapi itu tidak cukup untuk menghetikannya.


“...berandalan tidak jelas asal-usulnya ini tidak mungkin cocok sebagai siswa Akedemi kita. Tolong pikirkan keputusanmu sekali lagi Professor!”

__ADS_1


Isaac hanya duduk diam dan tidak memberikan jawaban apapun padanya.


Aura terlihat tidak bisa menerima ini dan ingin memberikan bantahan, yang terhenti saat dia melihat Leinn menggelengkan kepalanya padanya dengan senyuman di wajahnya.


Mint menarik nafas kuat untuk melanjutkan, lalu menyadari Leinn hanya tersenyum setelah mendengarnya.


“Apa yang lucu-“


“Pengawas Mint...”


Ekspresi Isaac kali ini berhasil menunjukkan perasaannya. Dia bingung harus mulai menjelaskan dari mana, melihat ada beberapa bagian yang bahkan sama sekali tidak benar.


Bart yang berdiri di sampingnya dan terlihat sedikit bergetar, mempertahankan ekspresi seriusnya.


Tentu saja Mint akhirnya menyadari suasana aneh itu.


“Pertama, kau tidak memiliki autoritas apapun untuk mengubah keputusan yang sudah kubuat”


Mendengar ini, Mint terlihat semakin kesal. Sebelum dia bisa memberikan balasannya, Isaac sudah melanjutkan.


“Kedua, Siswa Leinn tidak membuat Contract dengan Rank B Beast dibelakangnya. Gorilla Beast itu bukan Contracted Beast siapapun”


Kali ini ekspresinya berubah menjadi bingung, setelah beberapa saat dia menyadari Rank B Beast di belakangnya adalah Beast liar. Dia meloncat mundur ke samping Bart dan meraih senjatanya.


“K-kau! Beraninya kau membawa Beast liar ke dalam perkemahan ini!”


Bart meloncat ke antara Leinn dan Mint, berdiri dengan tangan di dua kapak di pinggangnya.


“Bart! Beraninya kau-“


Sebelum situasi bisa semakin berbahaya, Mana hijau muda terlihat berputar di ruangan itu dengan keras. Angin tajam tiba-tba berhembus melewati wajah Mint, memotong sebagian rambut depannya.


Melihat ini, dia hanya bisa menenangkan emosinya dan melepaskan genggamannya dari gagang pedang di pinggangnya.


Bersamaan dengan itu suasana di ruangan itu menenang dan Mana hijau muda yang tersebar itu terhisap ke telapak tangan kanan Isaac yang masih bersandar di meja.


“Heh...”


Leinn terlihat tertarik melihat bola hijau yang terbentuk di tangan Isaac itu.


“Ketiga, Siswa Leinn sudah berhasil menyelesaikan tes pertama dengan Contracted Beast Rank E, Coreless Slime di kepalanya itu” Dengan satu genggaman tangannya, bola hijau itu langsung lenyap.


Pernyataan itu membuat Mint paling terkejut hari ini.


“A-“


“Apapun yang kau katakan, aku tidak akan merubah keputusanku. Jika kau hanya ingin menuduh Siswa Leinn tanpa bukti lagi, aku sarankan kau kembali ke posisimu”


Membuka mulutnya tanpa bisa menemukan kata apapun, dia hanya bisa menutupnya kembali dan mulai berjalan pergi dengan ekspresi kesal. Melewati Bart yang menatapnya dengan ekspresi dingin, lalu melewati Leinn yang sudah tidak memedulikannya lagi.


“...ini belum selesai...”


Dengan kalimat perpisahan itu, Mint menghilang dari ruangan itu.


Bart juga kembali ke posisi berdirinya sebelumnya.


“Kalian hanya perlu menunggu sampai tes pertama ini selesai”


Isaac kembali tersenyum menatap Leinn dan Aura.


“Sekali lagi, selamat”


 

__ADS_1


 


__ADS_2