Sang Dewi Pembalasan

Sang Dewi Pembalasan
Terbukanya Ingatan yang Terkunci


__ADS_3

Tubuh Krystal tumbang sesaat rasa sakit kian menyerang kepala serta jantungnya, untungnya saat itu ada Julian yang kebetulan lewat, jadi dia langsung membawa Krystal ke dalam kamar. Seketika seluruh selir dilanda kepanikan luar biasa, tadi pagi Krystal masih tampak baik-baik saja. Namun, secara mengejutkan Krystal tumbang tanpa ada gejala sakit dari badannya.


“Kenapa Krystal tiba-tiba begini? Apa yang terjadi sebenarnya kepada Krystal?” Vicenzo berulang kali mengecek suhu tubuh Krystal yang sangat panas.


“Harap tenang! Anda semua harus mengontrol kekhawatiran diri masing-masing!” tegur Cherry.


Mereka sangat ribut karena begitu khawatir dengan Krystal, mereka sulit menenangkan diri bila sudah berurusan tentang Krystal. Terlebih lagi Krystal jatuh pingsan, suhu tubuh tinggi, serta denyut nadi tidak stabil. Siapa pun pasti akan khawatir jika dihadapkan pada situasi sekarang, termasuk mereka. Kemudian Fergus datang untuk memeriksa kondisi tubuh Krystal, raut mukanya terlihat tidak baik-baik saja saat menjalani pemeriksaan.


‘Berlian kepemimpinan yang terletak di jantungnya menunjukkan reaksi berbeda, kemungkinan reaksi inilah yang membuat tubuh Krystal menjadi seperti ini. Tetapi, apabila dibiarkan lebih lama lagi, maka aku tidak tahu kemungkinan terburuk seperti apa yang terjadi. Aku harap ini bukan masalah serius,’ batin Fergus.


Semua orang yang berada di ruangan yang sama menunggu penjelasan dari Fergus, mereka tidak punya pilihan lain selain mempercayakan segalanya kepada Fergus. Mereka sangat gusar, melihat guratan wajah Fergus membuat rasa cemas kian menjadi-jadi.


“Bagaimana? Apa yang terjadi pada Yang Mulia? Beliau semakin terlihat kesakitan. Apa penyakitnya sangat parah?”


Krystal mengerang sakit di sela ketidaksadarannya, dadanya kembang kempis menandakan bahwa napasnya kian sesak. Suhu tubuh Krystal melonjak naik dalam sekejap, keringat pun mulai bercucuran dari keningnya. Cherry lekas mencoba menurunkan suhu tubuh Krystal menggunakan kekuatan spirit airnya. Tetapi, usaha Cherry sia-sia saja karena suhu tubuh Krystal tidak mengalami penurunan sedikit pun.


“Sepertinya berlian kepemimpinan di jantungnya sedang bereaksi, ini menyebabkan rasa sakit tak terhingga sampai kenaikan suhu tubuh secara tidak wajar. Aku tidak tahu alasan mengapa berliannya bereaksi seperti ini, tapi kemungkinan pastinya adalah sebentar lagi seluruh ingatan Krystal akan terbuka,” jelas Fergus.


“Ingatan? Maksudnya, ingatannya yang terkunci?” tanya Heros.

__ADS_1


Fergus mengangguk, ini hanya sebatas terkaannya saja, namun jika dilihat dari reaksi berlian kepemimpinan maka kemungkinan besar terkaan Fergus memang benar adanya. Sekarang jauh di dalam ingatannya, memori Krystal mulai berkumpul menjadi satu cerita yang perlahan mengalir di kepala Krystal.


Ini adalah ingatan di mana Krystal yang masih kecil dan tinggal bersama Ayah beserta Ibunya di tempat yang tidak dikenali oleh siapa pun. Krystal kecil tengah berdiam diri sembari menatap tujuh tabung kecil yang berisi gumpalan


cahaya. Tiba-tiba kala itu seorang pria bersurai putih dan berpupil hijau emerald mendekati Krystal, lalu di samping pria itu ada seorang wanita berambut hitam dan bermata merah ruby.


“Krystal, apa yang kau lakukan di sini?” tanya pria tersebut.


“Ayah! Ibu!” Krystal berlari dan melompat ke pelukan Ibu dan Ayahnya, ia terlihat riang sekali mendapati kedua orang tuanya mendatanginya.


“Astaga, apa ini? Apa kau yang membuatnya?”


“Krystalia, benarkah kamu yang menciptakannya?” tanya Regan.


“Iya, memangnya itu apa? Aku tadi tidak sengaja membuatnya setelah aku melihat Ayah menciptakan sejumlah bola-bola cahaya. Aku penasaran, jadi aku mencoba membuatnya, tapi bola cahayanya terlihat lebih kecil dari punya Ayah.” Mimik wajah Krystal langsung berubah lesu, dia menciptakan gumpalan cahaya itu tanpa sadar seusai mempraktekkan apa yang biasa dilakukan oleh sang Ayah.


“Kemarilah! Ada sesuatu yang ingin Ayah katakan padamu.”


Krystal berlari kecil menuju pelukan Regan, ia pun digendong oleh Regan lalu dibawa duduk di kursi yang tidak jauh terletak dari tempat mereka berpijak. Iris juga duduk di samping mereka mendengarkan apa yang akan dibicarakan oleh Regan kepada sang putri.

__ADS_1


“Dengar, ya, yang kau ciptakan barusan itu adalah jiwa setengah dewa yang berpotensi menjadi tujuh dewa agung. Apa kau mau menjadikan mereka sebagai dewa agung?”


Krystal kecil dengan wajah menggemaskannya mencoba berpikir dalam mengenai pertanyaan Regan. Sebenarnya dia sudah mempelajari tentang dewa agung, tapi dia tidak menyangka akan menciptakan tujuh jiwa setengah dewa yang mempunyai potensi untuk menjadi dewa agung.


“Tidak tahu, tapi aku mau mereka menjadi suamiku,” ucap Krystal terang-terangan.


Regan dan Iris kaget bukan main mendengar pernyataan Krystal, mereka tercengang memandang Krystal yang tampak serius mengatakannya.


“Suami? Apa maksudnya? Kau masih kecil, belum boleh memikirkan tentang suami,” ujar Iris.


“Tapi, aku ingin punya suami seperti Ayah yang selalu menyayangi Ibu. Apabila aku punya tujuh suami yang menyayangiku pasti hidupku semakin jaya dan bahagia.”


Krystal mengatakannya secara lantang, Iris dan Regan hanya bisa menggeleng-geleng kepala melihat jalan pikir putri mereka yang super rumit. Untuk saat ini, mereka mengabaikan dulu perihal suami yang disebutkan Krystal kemudian berfokus terhadap tujuh jiwa yang diciptakan oleh Krystal.


“Sekarang kita harus mengirim tujuh jiwa ini ke masing-masing kehidupan karena tidak mungkin kita membesarkan mereka di dalam keadaan yang sedang memanas. Jika kita membiarkan mereka di sini, aku khawatir Morgan akan menemukan mereka. Seandainya bila nanti terjadi sesuatu yang buruk pada semesta, merekalah yang akan membantu untuk memperbaiki tatanan dunia ini,” tutur Iris.


Regan setuju dengan apa yang dikatakan oleh Iris, segera saja Regan mengirim ketujuh jiwa itu ke seluruh belahan dunia. Mereka dikirim ke neraka, ke tempat para spirit berada, ke dunia monster, serta ke dunia manusia. Para jiwa yang terbang ke dunia manusia dikirim menjadi bagian dari klan pedang beracun, klan musik, klan elemen listrik, dan klan benang berdarah. Regan dan Iris berharap bahwa nanti ketujuh jiwa itu bisa membantu dunia bebas dari kesengsaraan.


Tidak lama setelah itu, terjadilah penyerangan besar-besaran ke tempat persembunyian mereka. Keberadaan Regan dan Iris telah terdeteksi oleh Morgan, Krystal pun disembunyikan di dalam sebuah lemari supaya mereka tidak menemukan Krystal yang merupakan keturunan dari dua kekuatan besar di dunia. Kedua orang tua Krystal pergi melawan kawanan dewa yang telah mengepung mereka bersama tujuh malaikat surgawi. Krystal kecil menahan tangis di balik lemari yang terkunci menggunakan kekuatan Regan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2