Sang Dewi Pembalasan

Sang Dewi Pembalasan
Cleon


__ADS_3

“Siapa di sana?”


Krystal mencari di mana suara itu berasal, Krystal mengelilingi ruang berbalut es tersebut. Berjalan lambat seraya menggosok-gosok tangannya yang dingin. Di ujung ruang, Krystal mendapati seorang pria dalam kondisi badan terikat oleh rantai. Pria berambut hitam itu tertunduk lemas dan tidak berdaya, Krystal mendekatinya untuk melihat lebih dekat rupa pria tersebut.


“Cleon.”


Pria itu langsung menegakkan wajahnya di kala Krystal memanggil namanya, pupil mata berwarna biru cerah itu memandang samar Krystal. Raut mukanya terlihat kebingungan, sebab ia sendiri tidak kenal bahkan tidak pernah melihat Krystal langsung.


“Siapa? Apa kau adalah malaikat maut? Kau datang kemari untuk mengambil nyawaku? Jangan bawa aku pergi dulu. Tolong beri aku kesempatan untuk membalaskan dendamku pada Kaisar dan Permaisuri b*adab itu! Kalau kau bersikeras membawaku pergi, maka kau yang akan aku bunuh!”


Bugh!


Krystal memukul kepala pria itu agar berhenti berbicara, dia terlihat lebih muda dari Krystal tapi sepasang manik matanya menyimpan kebencian besar terhadap Kaisar dan Permaisuri.


“Dasar kau! Beraninya menyebut kakakmu sebagai malaikat maut!”


Mata Cleon melebar saat Krystal menyebut dirinya sebagai kakak dari Cleon, dia berpikir-pikir lagi, pasalnya tidak ada Krystal di dalam ingatan Cleon. Menyaksikan Cleon yang tidak dapat menemukan siapa dirinya, akhirnya Krystal berinisiatif untuk menjelaskan secara terperinci.


“Aku Krystal, mendengar namaku saja pasti kau tahu siapa aku bukan?”


“Kau Krystal si gadis bodoh itu?”


Plakkk

__ADS_1


Sekali lagi, Krystal menampar kepalanya Cleon, dia kesal ketika seseorang mengenalinya sebagai gadis bodoh. Cleon tidak dapat berbuat banyak, sebab kedua tangan dan kakinya terlilit oleh rantai.


“Arghhh, kenapa kau terus memukuliku?” marah Cleon.


“Panggil aku kakak, bukankah tadi kau bilang kau ingin membalas dendam kepada Kaisar dan Permaisuri? Aku akan membantumu.”


Cleon mengerutkan keningnya, dia tidak yakin kalau Krystal bisa membantunya untuk balas dendam.


“Apa yang bisa dilakukan oleh gadis bodoh sepertimu ini?”


“Hahh? Apa kau mau aku pukul lagi? Aku kan sudah bilang panggil aku kakak.” Krystal mengarahkan tinjunya untuk menggertak Cleon.


“Tidak, jangan pukul aku lagi. Aku akan memanggilmu kakak, jadi berhentilah memukulku karena itu menyakitkan.”


“Apa kau mau aku bantu melepaskan rantai itu? Setelah rantainya lepas, mari kita bicaraka.”


“Ini adalah rantai sihir, tidak semua orang bisa melepaskannya. Kakak kan tidak bisa menggunakan sihir, jadi rantainya tid—”


Krakkk


Lilitan rantai tersebut tiba-tiba saja terputus begitu saja, Cleon tidak bisa mempercayainya bahwa ia melihat Krystal dengan santainya menggunakan jari telunjuknya untuk melepaskan rantai yang sudah dilengkapi oleh sihir paling kuat itu. Cleon terduduk lemas di atas lantai, selama beberapa bulan belakangan ini dia disekap oleh Isabelle karena Cleon suka membuat keributan di dalam dan di luar istana.


“Bagaimana? Apa kau masih meragukanku?” tanya Krystal.

__ADS_1


“Tidak kak!” Cleon spontan berdiri menghadap Krystal, tinggi Cleon melebihi tinggi Krystal sehingga ia harus mendongak untuk menatap serta berbicara dengan Cleon. Walau usia mereka terpaut dua tahun saja, tapi siapa saja yang melihat mereka saat ini pasti mengira Cleon adalah kakaknya.


“Bagus, aku akan mengatakannya padamu terus terang. Sesuai apa yang kamu katakan tadi, aku juga akan balas dendam kepada Kaisar dan Permaisuri. Oleh karena itu, aku butuh seseorang sepertimu untuk berdiri bersamaku memerangi mereka,” ujar Krystal.


Berdasarkan ingatan Krystal si pemilik tubuh, Cleon merupakan anak haram dari Kaisar bersama seorang pelayan. Keberadaan Cleon sebagai putra kedua dari Kaisar, akhirnya membuat Isabelle khawatir dia akan merebut posisi Arsen menjadi pewaris tahta, sehingga Isabelle melakukan berbagai cara untuk membunuh Cleon. Akan tetapi, rencananya selalu gagal karena Cleon memiliki kekuatan elemen es di tubuhnya, dia dapat menghancurkan segala sesuatunya dengan mudah.


Cleon sangat susah diatur, meski umurnya masih 15 tahun, tapi dengan pemakaian kekuatan elemen es dia mampu menciptakan kegaduhan di mana saja. Selama ini Kaisar membiarkan Cleon berbuat sesuka hatinya, sebab Kaisar sendiri hanya memperalat kekuatan Cleon saja. Pengguna elemen sangat jarang ditemukan, jadi Kaisar merasa bahagia kala ia tahu bahwa Cleon memiliki elemen es di dirinya. Kaisar pun mengakui kalau Cleon mempunyai kekuatan melebihi Arsen, putra pertamanya.


Pengakuan dari sang Kaisar menghadirkan kekhawatiran berlebihan di hati Isabelle, jadi pada saat Cleon baru  menginjak usia 11 tahun, Ibu Cleon dibunuh oleh Isabelle. Semenjak hari itu, Cleon semakin brutal dan semakin susah diatur. Cleon selalu mengabaikan ucapan Kaisar, dia membenci Kaisar yang tidak melakukan apa pun ketika Ibunya terbunuh di tangan Isabelle. Rasa benci di hati Cleon bertambah besar seiring berjalannya waktu, dia mengekspresikan kebencian itu dengan masalah besar yang setiap hari ia ciptakan. Cleon makin susah untuk diperingatkan, maka dari itu Isabelle menggunakan masalah-masalah tersebut sebagai alasan untuk menyekap Cleon di ruang bawah tanah.


“Jika aku bergabung bersamamu, apa kakak bisa pastikan kalau balas dendam ini dapat berjalan sempurna?” tanya Cleon memastikan.


“Aku dapat menjaminnya, aku akan membuatmu berdiri di atas tahta kaisar. Serahkan saja padaku, kau hanya perlu memberiku dorongan dari belakang,” jawab Krystal.


Ingatan tentang Cleon yang paling membekas di ingatan tubuh itu adalah ingatan di mana Cleon mengumpulkan orang-orang untuk mengkhianati Kaisar. Cleon melakukan pemberontakan kala suasana istana masih panas oleh berita Krystal membunuh anaknya Emilia. Namun, upaya pemberontakan yang disusun sedemikian rupa hancur begitu saja. Cleon membebaskan Krystal untuk ia bawa keluar dari istana segera.


“Kau bukan target balas dendamku, jadi aku akan membantumu untuk bebas dari kekangan istana yang menyesakkanmu. Walaupun kau dikatakan sebagai gadis bodoh, kau tetaplah kakak bagiku.”


Itu merupakan kata-kata yang dituturkan oleh Cleon padanya saat melarikan diri dari penjara. Krystal memanfaatkan kebencian Cleon untuk menyukseskan misi balas dendam ini, dia akan mengumpulkan kekuatan besar di sisinya sampai membuat Albertine bertekuk lutut di bawah kakinya.


“Menjadi Kaisar? Aku tidak butuh itu. Aku ingin menggulingkan pemerintahan Kaisar dan Permaisuri saat ini demi membalas kematian Ibuku. Aku tidak butuh jabatan apa pun untuk aku emban,” balas Cleon.


“Baiklah, tidak masalah. Kalau begitu, kita hancurkan saja Albertine, tidak usah berbelas kasih. Bunuh dan lenyapkan siapa saja yang berani mengganggu, aku tidak akan membiarkan mereka lolos begitu saja.” Tatapan Krystal berkobar, rasa benci Krystal nyatanya jauh lebih besar dibanding rasa benci Cleon.

__ADS_1


“Tapi, dari mana kakak mendapat kekuatan sebesar itu? Sihir yang mengikat rantai itu bukan sihir biasa, aku saja tidak punya daya untuk melepasnya. Mengapa kakak yang dirumorkan tidak berguna bisa dengan mudah melepas sihirnya?”


__ADS_2