Sang Pemandu

Sang Pemandu
Bu Dosenku


__ADS_3

"Jaaa......diiii kau Ricard"ucap Clara yang langsung gugup.


"Apakah aku terlihat seperti bukan Ricard cantik"Jawab Ricard sambil tersenyum.


Karena ucapan Ricard,kelas pun heboh lagi.Tapi setelah dilihat lebih jelas mereka pun menyadari bahwa ia adalah Ricard.


"Aa..eh itu...kau tampak berbeda hari ini"ucap Clara yang gugup dan malu malu kucing.


Ia juga menyadari kalau ucapan sahabatnya itu sudah didengar Ricard.


"Walaupun tampilan ku berbeda,tapi perasaanku tetaplah sama untukmu"ucap Ricard lalu mengacak acak rambut Clara.


Mendengar itu Clara langsung salah tingkah ia seperti kucing yang sedang malu malu.


Clara seperti akan terbang mendengar ucapan Ricard.Ia tidak membalas perkataan Ricard,ia hanya menunduk kebawah sambil meremas bajunya kuat kuat karena sangking gugupnya.


"Apakah kau mau nanti kita makan bareng di kantin bawah"ucap Ricard dengan senyumannya.


Clara pun langsung secepatnya mengangguk dan berlari kekursinya.


Melihat itu Ricard hanya tersenyum sambil mengeleng gelengkan kepala melihat tingkah bunga kampus itu.


Tepat setelah itu, Dosen pun masuk menandakan kelas akan segera dimulai.


...----------------...


Setelah 2 jam lamanya,Kelas akhirnya pun selesai.


Tak lama kemudian terdengar pemberitahuan Sistem.


"Ding!Peningkatan Sistem level 5 selesai"


"Ding!Selamat Tuan anda mendapatkan Skill mata cahaya,PS 100 000 dan uang Sebesar 5 miliar.Skil Mata Cahaya ini berfungsi untuk melihat kegelapan dan bisa melihat dengan menembus benda apapun"


"Apa Tuan akan memasangnya"Ucap Sistem dengan suara wanita yang begitu lembut.


Ricard tidak menjawab pertanyaan Sistem,tapi malah meledeknya.


"Wahh kenapa suaramu begitu enak didengar Sistem?.Biasanya suaramu seperti Robot kaku yang akan mau meledak kapan saja"ucap Ricard sengan candaanya.


"Apa!Tuan mendapatkan hukuman karena menghina Suara Sistem cantik ini!"Ucap Sistem dengan nada yang kesal.


Tak lama kemudian perut Ricard pun serasa mau buang air besar.Ia pun bergegas ke kamar mandi pria.Tak lupa ia juga mengatakan bahwa ia tidak bisa makan bersama Clara dengan alasan ia ada urusan mendadak.


Didalam sebuah kamar mandi pria.Terlihat ada seorang pria tampan yang kesusahan buang air besar selama 2 jam.


"Sistemku yang cantik yang tersayang dan yang paling baik hati diseluruh dunia.Tolong kau hilangkan hukuman ini.Kumohan ya".ucap Ricard dengan memelas.


"Baiklah awas saja Tuan menghinaku lagi.Akan ku buat burung Tuan tidak bisa berdiri"ucap Sistem dengan cemberut


"Iya sayangku muach"ucap Ricard yang sebenarnya sudah ketakutan dengan burungnya yang tidak akan berdiri lagi.


"Hah...Akhirnya selesai juga.Terima kasih ya sayang"ucap Ricard


"Iya Tuanku😘"Ucap Sistem dengan tulisan dan emot yang ditampilkan layar hologram.


"Tampilkan Status"ucap Ricard


"STATUS"


(Nama) : Ricard Stive(19)


(Level) : 5/10


(Job) : -

__ADS_1


(Kecerdasan) : 65(20000Ps)


(Kharisma) : 60(20000Ps)


(Skil) : -Skil Beladiri (100)


-Skil bercinta (100)


-Skil mengemudi(100)


-Skil Assasin Super(100)


-Skil Bisnis Super(100)


-Skil mata Cahaya(100)


(Saldo) : Rp 6 miliar,10 juta


(Point sistem) : 155.000 PS


(Pasangan) : - Mita



Bella Olivia



(Aset) : - Vila Elit no1 dikawasan


Gadingan



Audi A8 L


-Lamborghini Sian Fkp37


Perusahaan Hotela Com


-Mall Company



(Misi) : - Jadikan Dosen nita


pasangan( - )


"Baik ini saatnya mendapatkan Bu Dosen yang Hot itu yuhuu"ucap Ricard dengan gembira.


Setelah ia Keluar dari kamar mandi,ia langsung berjalan kearah mobilnya sambil menelepon Bu Dosen.


"Hallo Bu Dosen yang Cantik,sesuai dengan janji.Aku sudah menyelesaikan masalah dengan pak Dekan kapan kita akan makan bersama"Ucap Ricard sambil menggoda Bu Dosen.


"Iya tampan,saya akan segera ke cave sebelah kampus"ucap Bu Dosen malu malu karena baru kali ini ia mengatakan keseorang pria dengan sebutan tampan.


Sebenarnya Bu Dosen Nita sudah dihubungi Pak Dekan kampus untuk mengatakan permasalahan ia dengan keponakannya sudah selesai.


Pak dekan berjanji untuk mendidik Keponakannya supaya tidak mengganggu Bu Dosen dan memberikan Bu Dosen kompenisasi sebesar 10 juta sebagai permintaan maaf.


Itulah sebabnya Bu Dosen langsung menerima ajakan Ricard.


Padahal sebenarnya,Bu Dosen sedang menuju ke srigala lapar yang akan siap menerkamnya.


Didalam ruangan VVIP. Ricard sudah memesan ruangan tersebut dengan membayar 50 juta kemanager.Ruangan tersebut memang khusus untuk pelangan kaya yang akan menikmati hidangan bersama pasangannya.

__ADS_1


Setelah itu Ricard menyuruh pelayan untuk mengantarkan Bu Dosen keruangan ini bila sudah datang.


Tak lama kemudian didepan meja Resepsionis ada seorang wanita cantik yang menghampiri Meja Resepsionis


"Apakah ada meja pesanan atas nama Ricard"Ucap Bu Dosen ke resepsionis restoran tersebut.


"Benar,anda sudah ditunggu di ruangan VVIP no 1.Mari saya antarkan"ucap Resepsionis yang langsung mengantarkan Bu Dosen.


"Ini ruangannya,saya permisi Nona"Ucal Resepsionis tersebut"


"Iya terima kasih"Ucap Bu Dosen


Setelah kepergian Resepsionis tersebut,Bu Dosen langsung masuk ke ruangan tersebut.Didalam ruangan terlihat Ricard yang sedang baring disofa.


Bu Dosen yang melihat itu pun hanya mengeleng gelengkan kepala.Lalu ia duduk sambil membaringkan kepala Ricard Dipahanya.


"Pasti ia kelelahan"Pikir Bu Dosen.


"Dia Tidak hanya tampan,tapi juga baik.Sayang sekali aku udah terlalu tua untuk pemuda berumur 19 tahun ini"Ucap Bu Dosen tersenyum sambil mengelus pipi Ricard yang tampan itu.


(NOTE:Bu Dosen Umur 29 Tahun)


"Apakah sudah puas cantik,jika belum kau boleh mengelusnya sampai puas"Ucap Ricard sambil memegang tangan Bu Dosen yang masih dipipinya.


"Ahem i-tuuu...anu kau sudah bangun"Tanya Bu Dosen yang salah tingkah karena ketahuan mengelus pipi mahasiswanya.


Ricard pun segera bangun dan duduk.


"Apakah anda mau memesan Nita sayang"ucap Ricard yang menggoda Bu Dosen.


"Ingat aku Dosenmu,jangan panggil aku dengan nama.Aku tidak memesan apapun.Aku hanya ingin bertemu denganmu saja"ucap Bu Dosen dengan pura pura tegas padahal dalam hati ia kesenangan karena dipanggil sayang.


Mendengar itu Ricard hanya tersenyum.


"Ayolah sayang ini sudah diluar kampus.Jika didalam kampus aku pasti menggilmu dengan Sebutan Bu Dosen"Ucap Ricard mulai mengelus pipi Bu Dosen.


Akhirnya,wajah Bu Dosen pun menjadi memerah dan malu malu.


Tapi tidak dengan Ricard,ia malah mengatifkan mata Cahayanya dan melihat kearah Bu Dosen.


Ricard melihat gunung yang amat besar melebihi segemgam tangannya itu langsung berfantasi liar.Ia sangat ingin sekali meremasnya dan melahap tonjolan merah muda yang sudah sebesar kuku jempol itu.


"Pantas saja ia disebut Milf,ukuran gunungnya melebihi Mita dan Bella......"


"Ukuran mereka saja hanya segemgam tangan,walaupun segitu tapi malah terlihat imut saat meremasnya.Tapi ini benar benar besar,bahkan tonjolan nya pun sudah sebesar itu........"


"Astaga aku sangat ingin sekali mengigit tonjolannya itu".Ucap Ricard dalam hatinya yang benar benar sudah tidak tahan melihatnya.


~


~


~


( Bersambung )


~


~


~


**Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰


Dukungan kalian semangatku😘**

__ADS_1


__ADS_2