Sang Pemandu

Sang Pemandu
Bravo Thod Mulai Gila


__ADS_3

Melihat Ricard memamerkan tongkatnya didepan kamera,Bravo pun sangat marah dan iri.


Ia sedikit iri karena ukuran Tongkat Ricard diatas orang normal,atau sangat besar.


Apa lagi ia juga melihat kalau ibunya hanya memakai daster tanpa dalaman dikamar itu.


Bahkan lekukan tubuhnya terlihat cukup jelas dilayar Telivisi,Bravo benar benar tak bisa lagi membendung kemarahannya saat ini.Andai ia bisa terlepas dari ikatan tali itu,mungkin ia akan berusaha sekuat tenaga untuk membunuh Ricard.


Walaupun itu tidak mungkin.


"Kau sialan.....Jangan kau sentuh ibuku bajingan"Teriak Bravo dengan marah didepan televisi.


Tapi apa gunanya ia berteriak,Ricard tidak akan bisa mendengarnya.Bahkan semua penghuni Massion juga tak akan bisa mendengar suara Bravo.


Dikamar Tiara Lee.


Ricard langsung berbaring dibelakang tubuhnya sambil memeluknya dengan erat.


"Sial....Ini sedikit tersangkut,tapi juga nikmat aroma tubuhnya juga sangat harum"Pikir Ricard sambil mencium aroma harum dileher Tiara Lee.


Ricard pun mulai memeras buah kenyal Tiara Lee dengan lembut sambil menggesek tongkatnya disela sela pantat montoknya.


Tiara Lee pun sedikit terbangun dari tidurnya,tapi ia masih memejamkan matanya karena ia mengira kalau orang yang sedang meremas buah kenyalnya dari belakang adalah Ken Thod,atau suaminya.


Karena sudah tidak tahan lagi,Ricard pun mengangkat tubuhhya dan menarik daster Tiara Lee dengan paska.


Sroekkk......


Suara daster Tiara Lee terkoyak pun terdengar,Ricard pun langsung membuang sobekan kain itu disembarang tempat.


Tiara Lee juga kaget saat ada orang yang menarik dasternya dengan kuat.


Awalnya ia mengira kalau suaminya yang memegang buah kenyalnya sambil tidur dibelakang tubuhnya.


Tapi saat ada yang menarik dasternya,ia pun terbangun dan melihat kearah orang yang sedang menyobek dasternya.


Ia pun begitu kaget saat melihat ada orang asing sedang telan.jang dihadapannya saat ini.


Apa lagi ia juga telan.jang dihadapan orang asing itu karena dasternya sudah disebok.


"Sia....pa kau...."Tanya Tiara Lee dengan ketakutan sambil menutup seluruh area pribadinya.


Ia memundurkan tubuhnya kebelakang kasur sambil gemetar.Bagaimana pun juga ia hanyalah manusia biasa,berbeda dengan Ken Thod dan anaknya yang seorang ahli beladiri.


Ricard hanya tersenyum melihat Tiara Lee ketakutan.


Tapi Tiara Lee langsung membulatkan matanya karena ia mengingat siapa orang asing yang dihadapannya ini.


"Kau Ricard kekasih dari Merry kan kenapa kau bisa disini,cepat Keluar"ucap Tiara Lee tapi dengan sedikit ketakutan.


Tapi Ricard pura pura tak mendengar ucapan Tiara Lee.Ia memajukan tubuhnya dan menarik kedua kaki Tiara Lee dengan paksa.

__ADS_1


"Aaa....Lepaskan aku"Teriak Tiara Lee saat pahanya telah diduduki oleh Ricard.


Tidak hanya itu saja,kedua tangannya juga digenggam oleh tangan kiri Ricard.


Sedangkan tangan kanan Ricard memegang tongkatnya sambil menunjukkan kearah Tiara Lee.


"Aku akan memasukkannya"ucap Ricard dengan tersenyum.


"Tidak.....kumohon jangan...hiks.."ucap Tiara Lee dengan lirih,ia juga sedikit takut melihat tongkat Ricard yang begitu besar dan tebal itu.


Ricard pun melepaskan kedua tangan Tiara Lee dan mulai memandangi lembah surganya.Lagi pula Tiara Lee tak akan bisa memberontak.


"Hutanmu cukup lebat ya"ucap Ricard sambil menjilat bibirnya.


"Jangan....hiks...hiks..."ucap Tiara Lee dengan cepat langsung menutup area lembahnya dengan kedua tangannya.


Ricard pun tak marah,ia menindih tubuh Tiara Lee sambil membisikkan sesuatu.


"Kalau kau tidak menuruti perintahku maka anakmu akan kehilangan nyawanya saat ini.Ingat aku sudah membawa anakmu yang cacat itu pergi......Sekarang nyawanya tergantung dari pelayananmu saat ini"bisik Ricard dengan lembut.


Tentu saja Ricard mengatakan itu untuk mengelabui Tiara Lee.


Tapi Tiara Lee langsung gemetar panik dan ketakutan saat ini,ia berfikir kalau Ricard bisa masuk kekamarnya.


Maka Ricard pasti membawa pengawalnya dan anaknya juga dalam bahaya sekarang.Walaupun Bravo Thod orang yang jahat dan keji,tapi ia tetaplah anak Tiara Lee


"Kumohon......"belum selesai ucapan Tiara lee selesai,Ricard langsung memotong ucapannya.


"Layani aku...."bisik Ricard,dan Tiara Lee pun hanya mengangguk dengan pasrah.


Ia memposisikan Tongkatnya didepan Lembah Surganya sambil menggeseknya dengan pelan.


Sedangkan Tiara Lee hanya bisa terisak dan memejamkan matanya saat dirinya akan dilecehkan oleh Ricard.


Saat Tiara Lee memejamkan matanya dengan sedih,Ricard memandang kesebuah meja disamping tempat tidur itu.


Dimeja itu terdapat sebuah kamera yang terhubung langsung dengan Bravo,Ricard menjilat bibirnya dan menunjukkan kalau dirinya akan menikmati ibu Bravo.


Dikamar Bravo,ia sudah teriak teriak dengan marah tak karuan.


Ia melihat Ibunya dipeluk dari belakang, lalu bajunya disobek dengan paksa dan Ricard langsung menindihnya.


Apa lagi Ricard barusan menunjukkan kalau dia akan segera memulainya saat ibunya memejamkan mata dengan sedih.


Kemarahan Bravo Thod sudah sangat besar terhadap Ricard.


"Sialan lepaskan ibuku.....kubunuh kau sialan aaaaa....."Teriak Bravo dengan tak karuan.


Disisi Ricard,ia akan bersiap memasukkan tongkatnya saat Tiara Lee sedang memejamkan matanya.


Namun,Ricard rupanya langsung memasukkan seluruh tongkatnya dengan sekali hentakan kuat.

__ADS_1


Setelah itu Ricard langsung memaju mundurkan pinggulnya dengan cepat.


Dan itu pun membuat Tiara Lee langsung membulatkan matanya dan melihat kearah Ricard.


"Aahhh........Pe...lan...saja.....ahhh.."ucap Tiara Lee sambil mende.sah sakit becampur nikmat.


"Ingat Pelayananmu sayang"ucap Ricard dengan tersenyum.


Tiara Lee pun tidak memprotes lagi,tapi ia tetap mengeluarkan suara desa.hannya karena Tongkat Ricard begitu panjang dan tebal.


Bahkan ujung tongkat Ricard langsung menembus kerahimnya,awalnya ia sedikit merasa sesak saat Ricard masuk dengan sekali hentakan.


Tapi lama kelamaan,ia merasakan nikmat yang tak pernah ia rasakan dari suaminya.


"Ahh...Emm....Ini kenapa enak...ahhh"ucap Tiara dengan Mende.sah polos,ia pun menatap Ricard dengan wajah yang kenikmatan.


Ricard pun menambah ritme gerakan pinggulnya dengan cepat.


Dan itu pun langsung membuat Tiara Lee mengeluarkan suara desa.han dengan begitu keras.


"Ahh......emmm...ini enak...."


"Lebih dalam ahhh......"erang Tiara Lee sambil meremas seprei kasurnya diatas kepalanya.


Sementara kondisi Bravo,matanya sudah memerah karena marah besar.


Ia sudah melihat Ricard melecehkan Ibunya sekarang,apa lagi ia melihat kalau ibunya malah mende.sah kenikmatan.


"Sialan....gara gara kau ibuku jadi begini anjing,aku akan membalasmu nanti sialan"teriak marah Bravo dilayar televisinya.


Ia sebenarnya berusaha keras untuk memejamkan matanya supaya tidur.Tapi karena efek kualitas gambar dan volume suara yang sangat jelas,bahkan suara itu sangat menggema dikamar Bravo.


Ia pun tidak bisa memejamkan matanya,apa lagi ia sudah menelan Pil begadang dari Ricard tanpa ia ketahui,jadi usahanya itu akan sia sia saja.


Karena usahanya untuk tidur tidak bisa,dan ia juga melihat dilayar dengan jelas ibunya keenakan karena dilecehkan Ricard.


Bravo Thod pun sedikit demi sedikit mulai terganggu kejiwaannya sekarang.


~


~


~


( Bersambung )


~


~


~

__ADS_1


Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰


Dukungan kalian semangatku😘


__ADS_2