
Setelah mereka meyelesaikan makan malamnya.Tiba tiba saja telepon Ricard berbunyi.
Tring!
"Hallo ada apa sayang"Tanya Ricard kepada orang yang diujung telepon.
"Tidak ada aku hanya merindukanmu saja,bisa kita ketemuan"ucap seseorang diujung telepon yang ternyata Amanda lotus.
"Baiklah....gimana kalau kita pergi ke ChaperBar,aku akan menjemputmu"ucap Ricard.
"Tidak perlu,aku akan kesana diatar pengawal keluargaku"ucap Amanda gembira.
"Oke....aku akan tiba disana 30 menit"ucap Ricard yang akan langsung mematikan handphonenya.
"Oke...."ucap amanda yang langsung berguling guling dikasur karena sangking senangnya.
Tutt!
"Aku harus benar benar tampil Cantik"guman Amanda dengan senyum senyum sendiri.
"Apa Tuan akan pergi sekarang?Kalau boleh tau dengan dengan siapa?"Tanya Mei'er yang mendengar percakapan Ricard dengan Amanda.
"Dengan Amanda...Apa kau mau ikut juga,kita bisa pergi bareng"ucap Ricard mengajak Mei'er.
"Tidak perlu Tuan,aku tidak sanggup lagi untuk melakukannya,punyaku masih perih jadi aku akan beristirahat saja"ucap Mei'er menolak.
"Kami hanya makan direstoran tidak melakukan itu"ucap Ricard.
"itu hanya alasan belaka nona Amanda saja Tuan,Sebenarnya ia pasti merindukan tongkat Tuan"Ucap mei'er dengar penuh keyakinan.
Padahal Amanda belum dimakan Ricard.Kalau waktu itu Ricard tidak memperiotaskan penyakit amanda mungkin saja Ricard sudah menikmati Lubang surganya Amanda.
"Apa isi kepala mu juga tentang tongkat ku"Ucap Ricard.
"I....tuuu ti...daakk benar Tuan"ucap Mei'er yang gugup dan malu karena sudah ketahuan.
Ternyata Mei'er memang sudah memikirkan tongkat super panjang dan tebal Ricard menusuk Lubang surganya lagi.
"Setelah pulang dari sana,aku akan memakanmu.Jadi bersiap siaplah"ucap Ricard sambil mencium kening Mei'er lalu pergi kekamar mandi untuk bersiap siap pergi.
Mei'er yang mendengar ucapan Ricard pun menjadi malu malu.Ia benar benar sudah menyukai Ricard,apalagi dengan tongkat panjang dan tebalnya.
__ADS_1
"Aku harus bermeditasi sebentar untuk menyegarkan tubuhku"Pikir Mei'er dengan senyum senyum sendiri karena membayangkan dia dan Ricard melakukan Kegiatan panasnya lagi.
Saat ini Ricard sudah bersiap siap untuk pergi.Ia menggunakan setelan baju kaos dan celana pendek yang sangat mahal.
Ditambah lagi dengan jam tangan mewah yang terpajang dipergelangan Tangan kanannya,itu seakan menambah aura ketampanan Ricard.
Ricard kemudian keluar dari kamarnya dan menyapa Mei'er sebentar.
"Aku pergi dulu"ucap Ricard sambil mencium bibir manis mei'er.
Mendapat perlakuan manis seperti itu,membuat hati Mei'er sangat berbunga bunga.
"iya cepat pulang Tuan"jawab Mei'er dengan senyum imutnya.
"iya........."ucap Ricard tersenyum lalu pergi dengan menyalakan Audinya ke ChaperBar.
Tepat setelah Ricard pergi,kini Bella,mita,ibu mita,fai dan Fei pulang kevila dari perusahaan Ricard.
"Apa Ricard pergi lagi mei'er"Tanya Bella ke Mei'er yang melihat mobil Audi keluar Vila.
"Benar Kak,Tuan pergi menemui Nona Amanda"ucap Mei'er.
"Mungkin salah satu kekasih Ricard"pikir Bella dan Mita.
"Mungkin aku tidak akan jadi dimakan oleh Tuan,Kak Bella dan kak Mita sudah pulang"pikir Mei'er dengan cemberut.
Setelah itu mereka pun masuk kevila,Tapi Melihat cara jalan Mei'er yang agak aneh dan agak terpincang,Membuat Mita penasaran.
"Mei'er kenapa kau berjalan agak terpincang"Tanya Mita yang penasaran.
Melihat pertanyan bodoh Mita,Bella pun hanya mengeleng gelengkan kepala.
Sebenarnya Bella sudah menyadari cara berjalan Mei'er dan tau apa penyebabnya.
Tapi Bella tidak ambil pusing.Bella malah akan senang bila Mei'er menjadi Saudari sesungguhnya.
"Kenapa kau bertanya dengan Pertanyaan bodoh itu saudari.Mereka dirumah berdua seharian ini jadi apa yang akan Ricard lakukan kepadanya?"Bella bertanya sambil mencubit pipi Mita yang kenyal itu.
Mita hanya menjawab dengan menganggukkan kepala,ia juga sudah paham sekarang.
Sedangkan Mei'er ia menjadi gugup dan salah tingkah.Ia begitu malu karena sudah ketahuan ke mereka yang sudah menganggapnya sebagai keluarga dan saudari.
__ADS_1
...----------------...
Sedangkan disisi lain,Ricard saat ini sudah ada didalam ruangan vvip ChaperBar.
"Apa sudah menunggu lama sayang"ucap Amanda ke Ricard yang sudah berada diruangan vvip.
"Tidak,baru saja"ucap Ricard lalu melirik ke salah satu wanita yang menundukkan kepalanya kebawah tepat dibelakang Amanda.
"Clara kenapa kau disini"Tanya Ricard yang sudah mengetahui orang itu.
Sebenarnya ia sudah melihat Ricard dari tadi,tapi ia sedih karena Ricard sudah menjadi kekasih orang yang ia anggap kakak.
Disisi lain,Clara begitu menyukai Ricard.Tapi disatu sisi ia juga tidak mau melukai hati kakaknya.
"Aku hanya ingin ikut kakak Amanda menemui pacarnya saja.Tapi ternyata pacarnya kak Amanda dirimu"ucap Amanda yang terlihat sedih.
Melihat Clara sedih karena dirinya menjadi kekasih orang yang ia anggap kakak,Ricard pun berinisiatif untuk menghiburnya.
"Apa kau cemburu cantik,kau bisa juga menjadi salah satu kekasihku"ucap Ricard sambil memegang kedua pipi Clara.
Melihat Ricard yang menggoda adiknya,Amanda pun menjadi senang dan becampur bingung.
"Kalau Clara menjadi salah satu kekasih Ricard kami akan bisa bersama terus.Tapi apa Clara mau menjadi Kekasih Ricard yang sudah memiliki banyak kekasih"pikir Amanda dalam hatinya.
~
~
~
( Bersambung )
~
~
~
**Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman temanš„°
Dukungan kalian semangatkuš**
__ADS_1