
Didalam Mobil Dosen Nita,ia saat ini sedang menangis dengan tersedu sedu.
Ia bahkan sesekali memukul stir kemudinya itu dengan kesal,perasaannya sakit saat Ricard menatapnya dengan dingin apa lagi sampai mengabaikannya.
"Hikss...hikkss......Apa kau masih marah denganku,apa kau tak bisa memaafkan kesalahanku waktu ituu...."
"Jahatt....Hiks...benar benar jahat...hiks tak berperasaan..hiks....."tangis Dosen Nita didalam mobil.
Namun,sesaat kemudian dirinya mulai menghapus air matanya dan menampil kan wajah tegasnya.
"Aku akan berusaha mendapatkanmu kembali,aku sudah sangat mencintaimu dan menyukaimu"ucap Dosen Nita dengan tegas.
Ia sudah bertekad untuk mendapatkan Ricard kembali,tak perduli nantinya ia akan mengemis ngemis kepada Ricard.
Yang ia ingini hanya bisa bersama Ricard dan menjadi salah satu kekasihnya.
Tapi,tak lama kemudian Dosen Nita menangis kembali.
"Apa dia masih mau denganku hiks..hiks.. bagaimana kalau dia menolakku hiks hiks...."Pikir Dosen Nita dengan sedih kembali.
Ia masih takut kalau Ricard akan menolaknya bahkan sampai menjauhinya.
Dengan perasaan sedih dan mengomel tak jelas,Dosen Nita tetap melajukan mobilnya hingga sampai kekampus.
Ia mulai menepikan mobilnya diparkiran kampus.Tapi sebelum turun,ia sedikit merapikan dirinya sedikit berantakan karena dari tadi ia menangis.
Dirinya juga tak mau bertemu dengan Ricard saat penampilan sedang buruk begitu.
"Begini udah pas,aku yakin pasti Ricard melihat kearahku"pikir Dosen Nita saat melihat wajahnya udah Fresh kembali.
Setelah dirinya merapikan penampilanya itu,ia pun turun dari mobil dan menuju ruangan kantornya dulu.
"masih ada waktu 10 menit lagi untuk kekelas"ucap Dosen Nita sambil melirik kearah jam tangannya.
Didalam Kelas.
Ricard duduk dengan santai bersama Clara yang sedang menyuapi sebuah cemilan kemulutnya.
"Pasti Dosen hot itu sedang memikirkan sikapku tadi....hehehe,makanya waktu itu jangan sok minta putus"Pikir Ricard dengan terkekeh senang.
Sikap dingin Ricard terhadap Dosen Nita tadi hanyalah sebuah topeng untuk membuatnya memikirkan dirinya.
Ricard tau kalau Dosen Nita telah tergila gila dengannya,jadi ia sediki ingin mempermainkan perasaan nya.
Asik berduaan dengan Clara,akhirnya Dosen Nita tiba juga dikelas Ricard.
Tapi ia duduk dibangkunya seperti menunjukkan wajah yang sangat jengkel dan kesal.
Pastinya ia jengkel karena melihat Ricard sedang bermesraan dengan Clara.
__ADS_1
Hal itu pun membuat suasana hatinya menjadi panas.
"Baiklah,kalian semua fokus kepelajaran dan buka halaman xx lalu kalian kerjakan semuanya sekarang juga,setelah itu kalian kumpulkan setelah akhir dari kelas kita"ucap Dosen Nita dengan tegas.
Tapi bagi semua mahasiswa,mereka melongo dengan syok.
Bahkan mereka juga berfikir kalau Dosen Nita sedang pms makanya memberi Materi untuk dikerjakan selama 2 jam,setelah itu dikumpulkan.
Mareri yang diberikan oleh Dosen Nita berisi 5 halaman penuh soal,apa lagi semua soal yang ada dihalaman itu adalah soal tersulit bahkan sebagian ada yang belum dijelaskan.
Tapi mereka semua hanya bisa pasrah menghadapi itu.Mereka hanyalah seorang murid,dan orang yang memberikan materi itu seorang Dosen Hot.
"Kau rasakan itu hehehe...salahkan dirimu kenapa harus bermesraan didalam kelas tadi"ucap Dosen Nita dalam hatinya dengan cemburu.
Ia sengaja memberikan materi sebanyak itu hanya untuk menghukum Ricard karena bermesraan dengan Clara,tapi semua Mahasiswa juga kena imbasnya.
Kalau mereka tau ini semua ulah Ricard yang membuat Dosen Nita cemburu buta,mereka pasti langsung mengutuk Ricard ramai ramai karena gara gara Ricard semua mahasiswa kena imbasnya.
Namun,lagi lagi Dosen Nita harus merasakan panas dalam hatinya saat melihat Ricard masih saja santai,bahkan Ricard terlihat memegang tangan Clara diatas meja.
Hal itu pun membuat Dosen Nita cemburu lagi.
"Aku akan menghukumnya secara pribadi saja nanti,lagi pula aku kan seorang Dosen dikampus ini.Aku yakin dia pasti mau menuruti kemauanku"Pikir Dosen Nita dengan cemburu.
Disisi Ricard,saat ini ia sepertinya mau tertawa lepas saat melihat raut wajah Dosen Nita yang sangat masam dan kesal itu.
"Seperti nanti aku akan balikan saja dengannya,mukanya sudah sangat merah karena cemburu begitu.....Tapi pasti aku akan meminta syarat hehehe"pikir Ricard dengan cabul.
2 Jam Berlalu....
"**Baiklah kalian bisa mengumpulkannya sekarang juga"ucap Dosen Nita sambil berdiri.
Akhirnya semua Mahasiswa pun mulai mengumpulkan materi yang mereka kerjakan tadi satu persatu.
Namun hanya Ricard saja yang tidak mengumpulkan Meterinya,hal itu pun membuat Clara kebingungan.
"Sayang,kau tidak mengerjakan Materinya tadi ya"Tanya Clara dengan pelan.
"Tidak,aku sangat malas untuk mengerjakannya tadi"Jawab Ricard dengan jujur.
Clara pun cemberut mendengarnya.
"Kenapa kau jadi pemalas sih,pasti kau akan dihukum oleh Dosen Hot ini"ucap Clara dengan menunjukkan pose imutnya.
"Santai saja,lagi pula hukumannya tak terlalu berat"Jawab Ricard sambil mencubit pipi Clara.
"Sayang sakit.."ucap Clara saat merasakan pipinya dicubit Ricard.
Setelah beberapa saat,suara Dosen Nita pun terdengar.
__ADS_1
"Baiklah,kalian semua bisa pulang sekarang Kecuali Ricard"ucap Dosen Nita dengan tegas.
"Kau bisa pulang duluan sayang"ucap Ricard sambil mengelus kepala Clara.
"Tapi ak..."
"Duluan saja,lagi pula aku pasti sedikit lama"Ucap Ricard yang langsung memotong ucapan Clara.
"Baiklah,tapi nanti sore bisa tidak kau main kerumahku"Tanya Clara dengan penuh harap.
"Akan kuusahakan nanti"Jawab Ricard,dan Clara pun mengangguk.
Akhirnya Clara pun pulang bersama supirnya yang telah menunggunya didepan kampus.
Saat semua mahasiswa telah keluar dari kelas,Dosen Nita pun memandang Ricard.
"Kenapa kau tidak mengerjakan Materi yang kuberikan tadi"Tanya Dosen Nita dengan tegas.
Tapi dalam hatinya,ia ingin segera berlari kearah Ricard dan memeluknya dengan erat.
"Aku hanya malas saja tadi"jawab Ricard dengan santai.
Melihat kelakuan santai dari Ricard,ia pun menjadi kesal.Tapi tiba tiba saja Dosen Nita memiliki ide yang bagus.
"Kampus telah sepi,bahkan beberapa dosen lainnya ada yang sudah pulang sekarang,lebih baik aku mengajak Ricard keruanganku saja"Pikir Dosen Nita.
"Ehem.....Baiklah,kau ikutin aku keruanganku sekarang"ucap Dosen Nita sambil berjalan keruangan kantornya.
Sepanjang jalan,Dosen Nita memiliki suasana hati yang gembira.Apa lagi ia melihat kalau para mahasiswa tersisa hanya dihalaman sedang main olahraga seperti basket.
Sementara yang lainnya hanya mengobrol tak jelas dipinggir halaman.
"Ruanganku dilantai 2,ini momen yang pas untuk berduaan dengan Ricard didalam ruanganku"pikir Dosen Nita dengan bahagia.
~
~
~
Bersambung
~
~
Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman temanš„°
Dukungan kalian semangatkuš**
__ADS_1