Sang Pemandu

Sang Pemandu
Mengikutiku


__ADS_3

Sambil mengantar Amanda dan Clara,Ricard bertanya ke Sistem tentang apa yang terjadi dengan Charles Bolt.


"Sistem sebenarnya apa yang terjadi dengan paman bolt"Tanya Ricard ke Sistem dengan pikirannya.


"Gak tau"Jawab Sistem dengan ketus.


Mendengar jawaban Sistem Ricard pun mengerutkan keningnya.


"Ada denganmu"Tanya Ricard yang keheranan.


"Ntahlah"jawab sistem dengan ketus dan dingin.


"Huftt.....Apa Sistemku ini marah dan kesal,karena aku seharian ini terlalu mengabaikannya,Kalau begitu aku minta maaf ya sayang"jawab Ricard dengan sedikit menggoda.


"Giliran berurusan dengan yang enak enak Sistem akan dilupakan,giliran ada maunya baru bertanya"ucap Sistem dengan cemberut.


"Maaf maaf,mulai sekarang aku tidak akan mengabaikan Sistem kesayanganku ini"ucap Ricard.


"Ya baiklah,untuk masalah Charles Bolt,nanti Tuan akan tau sendiri"jawab sistem yang masih sedikit cemburut.


"Apa tidak ada misi untukku"Tanya Ricard.


"Tidak ada.Sistem masih kesal...Besok saja Sistem kasih.Sekarang aku mau istirahat saja"Jawab Sistem.


"Huftt......Ntah mengapa aku merasa Sistem ini seperti Gadis yang lagi Pms.Mungkin karena sudah dilevel 10 jadi pola pikirnya sudah seperti manusia"pikir Ricard.


Ricard pun tidak memikirkan Sistem lagi,ia fokus mengantar Amandan dan Clara dulu baru ketempat perusahaan Pele Company.


Setelah mengantar Amanda dan Clara kekediaman Amanda.Kini jam sudah menunjukkan pukul 11:30 malam,Ricard langsung saja pergi menuju perusahaan Pele Company,tempat dimana Charles Bolt menunggunya.


Setelah sampai ke perusahaan,ia langsung memarkirkannya ditempat parkir dan masuk.


"Apa anda Tuan Ricard"tanya seorang gadis yang berumur 25 tahun dengan dingin.


"iya cantik"ucap Ricard yang ingin membelai kepala gadis tersebut.


Gadis itu pun menghindar dari tangan Ricard dan dengan dingin berkata"Jika kau masih ingin menyentuhku,akan aku patahkan tanganmu"


Mendengar ucapan gadis cantik tersebut,Ricard bukannya takut malah terbawa terbahak bahak.


"Hahaha lucu sekali cantik......Baiklah ayo kita ketempat paman Bolt"ucap Ricard.


Dimata Ricard walaupun Gadis tersebut pandai beladiri dan sudah berada ditingkat 5,ia masih saja tidak akan mampu melawan Ricard.Karena Ricard sudah berkultivasi.


Mereka berdua pun pergi kelantai 10 dengan menggunakan lift.Sesampainya di lantai 10 ternyata sudah ada 15 orang bertopeng yang memiliki kemampuan beladiri. Ditingkat 7 ada 10 orang dan 5 orang ada ditingkat 5.

__ADS_1


Tapi ada satu orang yang menarik perhatian Ricard,yaitu salah satu orang yang menggunakan topeng kelinci putih dengan rambut panjang.


Ricard merasa ia seakan memiliki aura yang sangat panas terpendam didalam dirinya.


Tapi Ricard menghiraukannya dulu,ia nanti akan memeriksanya bersama Sistem.


"Hallo paman....Kita langsung saja keinti permasalahannya"ucap Ricard yang tanpa basa basi.


"Huftt...Baiklah,kedua putriku diculik.Penculiknya adalah Mafia Bayisek.salah satu 5 besar mafia di negri ini........"


"Dan markas mereka ada di provinsi Ngadiang ini.Mereka menginginkan pertukaran dengan perusahaan pele company dengan putriku......"


"Aku sudah mengatakan bahwa perusahaan sudah aku jual.tapi mereka tidak percaya dan malah mengancam akan membunuh kedua puriku.Paman butuh bantuanmu untuk menyelamatkan kedua putriku dengan bantuan 15 Prajurit Keluarga Bolt"Jawab paman Bolt.


"Apa hanya itu paman"jawab Ricard dengan enteng.


"Bocah jaga ucapanmu,lihat kau sedang berbicara dengan siapa"jawab salah satu orang yang berada ditingkat 7 dengan menggunakan topeng singa.


Ia marah karena jawaban Ricard seakan tidak peduli dengan permasalahan Tuannya.


"Hey pak tua.Jika berbicara dengan seseorang lepaskan lah dulu topeng jelekmu itu"jawab Ricard dengan sinis.


"Sialan apa kau tidak tau siapa aku"jawab topeng singa.


"Apa peduliku dengan kau itu apa dan siapa.Jika kau memiliki kemampuan majulah pak tua"ucap Ricard.


Sitopeng singa yang sudah marah pun melesat kedelan dengan mengarahkan kakinya ke kepala Ricard.


Ricard yang melihat sebuah kaki yang akan mendarat dikepalanya pun sangat santai.Karena pergerakan pak tua tersebut begitu lambat bagaikan semut.


Tepat saat kaki pak tua akan sampai,Ricard segera menghilang dan muncul dibelakang semua orang.


"Apa hanya itu pak tua,Kalau hanya itu sebaiknya kau berlatih saja dulu baru menyerang ku lagi"ucap Ricard dengan nada yang meremehkan.


"Dia menghilang dan muncul dibelakang semua orang begitu saja.Apa ia pemuda tingkat 9 yang misterius itu seperti yang dikatakan saudara Tang.Tapi bagaimana Saudara Bolt mengenalnya juga"Pikir semua orang termasuk sitopeng singa.


Kini semua orang sudah mulai menganggap Ricard sebagai master beladiri.Mereka semua tidak mau lagi menyinggung Ricard,apalagi mereka sudah melihat dengan jelas bagaimana kemampuannya.


"Sial...aku tadi malah mengancam orang kuat dengan kebodohanku.Mampuslah aku"pikir wanita yang menjemput Ricard didepan pintu masuk.


"Maafkan pak tua ini yang tidak........."sebelum ucapan topeng mas selesai Ricard langsung memotongnya.


"Tidak apa apa paman,aku tidak akan mengambil hati.Tapi aku akan mengambil wanita ini dan saudara kembarnya.Topeng kelinci putih"ucap Ricard sambil menunjuk wanita yang menjemput Ricard dan topeng putih yang rupanya saudara kembar wanita tersebut.


Mendengar jawaban dari Ricard topeng singa dan beserta yang lainnya tidak tau harus menjawab apa.

__ADS_1


"Mereka berdua adalah pengawal kedua putriku,putriku pasti sangat sulit mengijinkannya.Karena kedua putriku dan mereka sudah sangat dekat dari umur 5 tahun"jawab Paman Bolt dengan lesu.


"Jika anda bisa menyelamatkan Nona Angel dan Nona Agnes saya akan menjadi pelayan Tuan"Jawab Wanita cantik tersebut dengan membungkukkan badan sambil memohon.


"Aku akan menyelamatkannya asal kalian berdua mengikutiku"ucap Ricard sambil duduk dikursi yang sudah tersedia.


"Nak Ricard jika boleh tau,untuk apa kau ingin membawa mereka"Tanya Paman Bolt.


"Hemm.....Anggap saja pertukaran,aku menyelamatkan kedua putrimu dan aku akan membawa kedua orang ini"jawab Ricard.


Tiba tiba saja topeng kelinci putih maju dan langsung membungkuk.


"Tuan aku mohon Selamatkan Nona Angel dan Nona Agnes"ucap topeng putih sambil memohon dan tampak bersedih.


"Sudah aku bilang aku akan menyelamatkan Kedua putri paman bolt asalkan kalian mengikutiku"jawab Ricard.


Mendengar jawaban Ricard topeng putih pun mulai bersedih dan sedikit terisak.


"Tuan pasti mengira kalau aku juga cantik sama sepertinya,itulah Tuan sangat ingin kami mengikuti anda.Tapi membawaku Tuan akan menyesal karena.....hiks hikss"Ucap topeng putih yang mulai terisak.


"Sialan....Apa kau pikir aku lelaki cabul yang hanya ingin wanita cantik saja,aku tau kalau wajahmu 50% telah terbakar itulah mengapa kau selalu memakai topeng.Tapi aku membawa kalian hanya ingin melatih kalian supaya bertambah kuat.Bahkan dalam 1 tahun kekuatan kalian akan menyamaiku"ucap Ricard yang pura pura kesal.


padahal ia ingin segera menikmati mereka berdua.untuk luka bakar itu Ricard bisa mengobatinya dengan membeli pil dari Sistem.


"Berlatih diatas ranjang.......Mulut buaya memang tidak bisa dipercaya"ucap Sistem yang tiba tiba muncul tapi langsung mengejek Ricard.


"Sistemku kau tidak marah lagi padaku kan"ucap Ricard dalam pikirannya dengan lembut tapi Sistem hanya diam saja.


Ricard yang tau Sistem masih kesal kepadanya pun tidak melanjutkan pembicaraan dengan siatem.


"Satu hal lagi,didalam diri kalian berdua itu ada sebuah energi yang sangat bagus untuk kemampuan beladiri kalian berdua"ucap Ricard.


~


~


~


( Bersambung )


~


~


~

__ADS_1


**Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰


Dukungan kalian semangatku😘**


__ADS_2