
Saat ini Ricard sedang berada dikelasnya, ia duduk bersama Clara bersebelahan.
Awalnya Ricard duduk bersama temannya yang laki laki.Walaupun mereka tidak terlalu akrab dan jarang mengobrol bersama.
Ia tidak pernah menghina Ricard yang miskin, tidak seperti generasi kaya lainnya yang sering menghina Ricard.
Tapi sekarang,sudah tidak terdengar lagi mereka menghina Ricard pemuda yang miskin.Tidak hanya tampan,Ricard yang sekarang sudah kaya,ia bahkan mengendarai lamborghini ke kampusnya.
Dipikiran mahasiswa,Ricard sudah mulai membuka usaha,tapi ada juga yang memikirkan kalau Ricard menjadi gigol0 tante tante.Mereka yang memikirkan itu ialah para lelaki yang iri akan ketampanan Ricard.
Ditambah lagi Ricard tadi mengandeng tangan Clara didepan umum,pasti yang iri terhadapnya akan bertambah.
Setelah menunggu beberapa menit akhirnya muncul Dosen nita yang akan mengajar mereka saat ini.
Penampilannya saat ini benar benar sangat cantik,dengan paduan kacamata yang agak turun kebawah.Kameja putih lengan panjang dan rok hitam sampai lutut.
Bibir yang sangat seksi,buah kenyal yang amat besar ditambah lagi warna kulit yang putih dan mulus.
Ia seperti guru milf yang akan mengajar tentang indahnya pengencrotan.
Tapi matanya agak sedikit melirik ke arah Ricard.Ia agak heran kenapa sekarang Clara duduk disebelah Ricard.Padahal Clara duduk disebelah temannya yang bernama Rara uwu.
Ditambah lagi belakangan hari ini Ricard sudah jarang mengabarinya.Padahal ia dan Ricard sudah resmi menjadi sepasang kekasih semenjak direstoran beberapa hari lalu.
Tapi ia tak mau memikirkan tentang itu,ia harus fokus saat ini mengajar baru mengajak Ricard makan bersama setelah pulang kampus.Itulah yang saat ini Bu Dosen pikirkan.
"Siang semuanya"ucap bu dosen nita dengan tersenyum ke arah kesemua murid.
"Pagi Bu Dosen"ucap semua murid dengan antusias.
"Baiklah saya akan mengajar kalian selama 2 jam penuh,mari buka bukunya"ucap Bu Dosen Nita.
Dosen Nita pun mulai menerangkan mata pelajarannya dengan semangat dan bahagia sambil berdiri.Ia bahagia karena Ricard dari tadi memandanginya terus menerus.
"Kenapa kau memandangi ku seperti itu Ricard,kau membuat jantungku bedebar setiap saat"pikir Dosen Nita dalam hatinya yang sedang berbunga bunga.
Tapi yang tidak diketahui Dosen Nita,sebenarnya yang dilihat Ricard ialah bentuk segitiga lembah surganya dan buah kenyal Dosen Nita.
Ricard sengaja mengaktifkan Skil Mata Cahayanya untuk melihat keindahan dari bentuk tubuh Bu Dosen Nita.
"Siall...aku lupa kalau lembah surganya belum aku hajar dengan tongkat ku"
__ADS_1
"Sepertinya ia juga sengaja mencukur habis tumbuhan disekitar lembah surganya.Tapi itu terlihat sangat seksi hehehe........."
"Aku tidak sabar ingin menjilat lembah tanpa tumbuhan itu dan mengigit tonjolan pink besarnya itu"Pikir Ricard dengan cabul yang membara.
Bahkan ia mulai membuka resleting celananya dan menarik tangan Clara ke arah tongkatnya yang sudah diluar celananya.
Ia membimbing tangan Clara untuk mengaduk Tongkatnya sambil melihat bentuk tubuh Dosen Nita dengan Skil Mata Cahayanya.
Untung saja meja mereka ini tertutup dari depan,kiri dan kanan sampai bawah, dan lebih menguntungkannya lagi,mereka duduk dipojok dinding dibelakang.
Kalau tidak, pasti Dosen Nita bisa melihat apa yang dilakuin Ricard dengan Clara.
"Ricard kita masih didalam kelas"ucap Clara malu malu kucing dengan suara yang kecil,tapi ia juga tidak menolak perlakuan Ricard.
Mendengar ucapan Clara,Ricard pun mulai tersadar dengan aksinya yang konyol itu.
Tapi bukannya berhenti,Ricard malah menarik tubuh Clara kebawah kolong meja dan mengarahkan Tongkatnya yang panjang dan tebal ke mulut Clara.
Ricard mendapatkan ide yang bagus untuk mendapatkan sensasi nikmat disuasana kelas.
"Ini pasti seru"pikir Ricard dengan cabul.
"Sayang aku sudah tidak tahan lagi"ucap Ricard dengan suara kecil,tapi itu masih bisa didengar oleh Clara.
Tongkat Ricard pun masuk kemulut Clara seperempat saja tidak setengah.
Mungkin karena ini pengalaman pertama Clara dan mulutnya juga kecil.Jadi ia belum pandai untuk memasukkan tongkat Ricard kemulutnya dengan benar.
Clara mulai menjilati ujung tongkat Ricard dan sesekali melahap sedikit.
Ricard yang mendapatkan sensasi itu pun mulai memegang kepala Clara dan mendorong pelan.
Ia mendapat nikmat ditongkatnya sambil melihat lembah surganya Dosen Nita.
"Sial.....Ini nikmat sekali oooo yeahh...."ucap Ricard dalam hatinya.
Tapi yang tidak mereka berdua ketahui,ada seseorang yang sudah mengetahui aksi mereka itu.
Ia adalah teman Clara yang biasanya duduk disebelahnya dan teman curhatnya tentang Ricard.
"Sial apa mereka sudah tidak lagi,ini bahkan masih jam pelajaran.....sepertinya mereka memang sudah menjadi sepasang kekasih"Pikir Rara dalam hatinya.
__ADS_1
Ia bisa mengetahui kegiatan mereka karena melihat bayangan di sela sela kolong meja.
Ia juga tidak melihat Clara disebelah Ricard,jadi ia bisa menduga kalau Clara sedang menjilat Ice Cream nya Ricard.Ditambah lagi raut wajah Ricard yang sedang keenakan.
"Huftt mereka ini benar benar sudah gila"pikir Rara lagi.
Setelah 30 menit Pergulatan mulut Clara dengan tongkatnya.Ricard sudah mulai menunjukkan tanda tanda akan keluar.
"Ini akan keluar........"pikir Ricard yang langsung saja memajukan tubuhnya ke meja dan menekan kepala Clara.
Bahkan tongkat Ricard masuk setengah dan ujungnya langsung masuk ke tenggorokan Clara.
Cr0ttr!
Cr00tttt!!
Cr0000tttttr!!!!!
Cairan Kental Ricard pun keluar sangat banyak ditenggorokan Clara.
"Aaaahhhhh.....ini nikmat dunia"ucap Ricard dalam hatinya sambil kepalanya bersandar dimeja,ia begitu menikmati setelah pelepasannya.
Tapi Ricard masih belum melepas tangannya dari kepala Clara.ia masih mempertahankan posisinya dengan menekan kepala Clara sangat kuat.
30 detik berlalu,Ricard pun melepaskan tongkat panjangnya dari mulut Clara.
Ia melakukan itu supaya Clara tidak terbatuk.Akan bahaya kalau Clara terbatuk saat masih dikolong meja.Bisa bisa temannya yang lain curiga termasuk Dosen Nita.
~
~
~
( Bersambung )
~
~
~
__ADS_1
Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman temanš„°
Dukungan kalian semangatkuš