
Saat ini,Ricard dan Mei'er sedang menyusuri kawasan kaki gunung sodoki.
Mereka Menyusuri kawasan tersebut sampai ke dasar jurang yang sangat terjal.
Dengan bermodalkan Pedang yang ada dipunggung mereka berdua dan senter guna untuk menerangi jalan mereka.
Mereka menyusuri Kawasan jurang terjal itu tanpa rasa takut sedikit pun.
"Hati hati Tuan jurang ini terjal sangat sekali"ucap Mei'er yang penuh perhatian.
"Iya,kau juga harus berhati hati"ucap Ricard.
"Sistem apa kau belum mengetahui dimana tempat barang tersebut,jujur lututku sudah pegal sekali"gerutu Ricard dengan Sistem dalam pikirannya.
"Makanya Tuan jangan keseringan melakukan kegiatan croot,lihat lutut Tuan sekarang sudah kopong"ucap Sistem dengan mengejek.
"Iya iya.....Hina saja aku ini"ucap Ricard dengan cemberut.
"Hihihi apa Tuanku sekarang sedang merajuk"ucap Sistem dengan tertawa kecil.
"Ntahlah aku tidak tau"Gerutu Ricard lagi.
"Hihihi Tuan jangan cemberut begitu,nanti pesona Tuan berkurang.Lagi pula sebentar lagi Tuan akan sampai ditempat barang tersebut.Tuan hanya perlu berjalan ke bawah jurang dan didepannya ada Goa"ucap Sistem.
"Apa barang tersebut ada didalam goa itu"tanya Ricard dengan semangat.
"Yap benar sekali Tuan"ucap Sistem.
"Mei'er kita harus cepat turun kebawah jurang ini,nanti disitu ada goa dan barang yang kita cari ada didalam goa itu"ucap Ricard pada Mei'er.
"Baik Tuan"Ucap Mei'er dengan semangat.
Mei'er semangat bukan karena mendapatkan barang yang Ricard cari.
Tapi ia semangat karena akan semakin cepat barang itu didapatkan semakin cepat pula ia dan Ricard melakukan kegiatan panas mereka kembali.
"Aku tidak sabar melakukan itu dengan Tuan"Pikir Mei'er dengan senyum senyum sendiri.
__ADS_1
Setelah mereka menuruni jurang terjal itu,kini tampaklah sebuah goa yang amat gelap didepan mereka.
"Sepertinya ini tempatnya.Apa goa ini memang kecil"pikir Ricard.
"Mei'er ayo kita masuk"ucap Ricard.
"Baik Tuan".ucap Mei'er yang mulai memegang pedangnya.
Ricard dan Mei'er mulai masuk tanpa ragu kedalam goa itu.
Tapi anehnya goa itu memiliki lorong yang amat panjang dan luas bahkan didalamnya lumayan agak terang.
"Kenapa lorong goa ini sangat terang"ucap Ricard yang sangat kebingungan.
"Ntahlah Tuan saya juga kurang mengerti"ucap Mei'er.
"Sistem apa kau tau apa penyebab goa ini sangat terang"Tanya Ricard ke Sistem lewat Pikirannya.
"Sistem tau Tuan dan Sistem juga sudah tau apa barang tersebut"Ucap Sistem dengan kegirangan.
"Huftt.....Baiklah"Jawab Ricard sambil menghela nafasnya.
Perlahan mereka mulai menyusuri setiap lorong goa,Ricard dan Mei'er juga tidak menurunkan kewaspadaan mereka.
"Semakin kita masuk kedalam lorong ini,ntah kenapa lorong ini semakin pengap dan panas"ucap Ricard yang sudah keringatan dengan udara lorong tersebut.
"Tuan benar,saya juga merasakan ada aura kehidupan yang sangat panas diujung sana"ucap Mei'er sambil menujuk kearah depan.
Karena penasaran dengan keadaan udara yang semakin panas.
Mereka mulai mempercepat langkah mereka menuju kearah yang ditunjuk Mei'er.
Namun,setelah sampai kearah yang ditunjuk Mei'er.Tiba tiba saja mereka melihat seekor beruang yang sedang berdiri sambil menatap mereka dengan kemarahan.
Beruang tersebut sangat aneh,ia memiliki wajah dengan bulu bewarna merah darah dan badannya bewarna merah hitam.
"Sistem beruang apa ini"Tanya Ricard dalam pikirannya.
__ADS_1
Ricard juga merasakan kalau kekuatan beruang tersebut setara dengannya.
"Ini adalah Beast penjaga Tuan.Namanya ialah Beruang Api darah.Untuk meningkatkan kekuatannya,ia harus meminum darah Tuan.Tapi karena ia sudah didalam goa ini cukup lama dan tidak pernah lagi meminum darah.Kekuatannya menurun sampai Qi tubuh*9 atau setara dengan Tuan"ucap Sistem.
"Kenapa bisa ia ada disini?memangnya apa yang ia jaga?"tanya Ricard yang kebingungan.
"Hadehhh......Tentu saja yang ia jaga adalah barang yang kita cari.Lagi pula beruang tersebut bisa ada disini karena disuruh oleh pemilik barang tersebut"ucap Sistem dengan nada cemberut.
"Hehehe akukan hanya bertanya sayangku.Kau jangan cemberut gitu dong"ucap Ricard yang mulai lagi menggoda Sistem.
"Lagi pula kenapa pemilik barang itu menyuruh seekor beruang untuk menjaga barang tersebut"Tanya Ricard lagi.
"Pemiliknya sudah mati Tuan,itulah kenapa ia menyuruh beruang itu untuk menjaganya.Lagipula pemiliknya tidak tau menggunakannya"Ucap Sistem.
"Sudahlah Tuan,nanti Sistem jelaskan lagi.Tuan harus membunuh Beruang Api Darah itu.Baru bisa mengambil barang itu"ucap Sistem lagi.
"Mei'er bersiap siap,kita harus membunuh Beruang jelek itu"ucap Ricard yang mulai memegang pedangnya.
"Baik Tuan"ucap Mei'er dengan semangat.
~
~
~
( Bersambung )
~
~
~
Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman temanš„°
Dukungan kalian semangatkuš
__ADS_1