
Disore harinya,Ricard pergi joging ke taman.Setelah berjalan 25 menit Ricard melewati gang kecil.Tapi didepan gang kecil itu,terdapat 5 orang yang sedang menghadang jalan Ricard.
"Siapa kalian dan kenapa menghadang jalanku"ucap Ricard ke pada 5 orang tersebut.
"Kau tak perlu tau siapa kami dan harus kau tau,kau sudah melakukan sesuatu yang salah"Ucap salah seorang dari kelima orang itu yang terlihat memiliki tubuh paling besar.
"Dan kami kesini untuk memberikam mu pelajaran,agar kedepannya kau berhati hati agar tidak membuat masalah yang tidak seharusnya kau buat"ucap orang yang berkepala botak.
"Oh kalau begitu apa yang mau kalian lakukan kepadaku sekarang"ucap Ricard santai.
"Hahaha...apa kau mau tau apa yang akan kami lakukan kepadamu bocah.Tentu saja kami akan memberikanmu pelajaran"ucap yang lain lagi dengan memiliki tubuh pendek.
"Oh,pelajaran apa yang akan kalian berikan padaku?Matematika?Fisika?Kimia?Biologi?Atau pelajaran yang lainnya?".ucap Ricard dengan nada mengejek.
"Kau sungguh berani Bocah,disituasi seperti ini kau masih tenang juga"ucap pria yang badan paling besar.
"Apa yang perlu ditakuti dari semut seperti kalian,kalian maju saja secara bersamaan agar cepat selesai.Aku tidak punya banyak waktu untuk meladeni semut seperti kalian"ucap Ricard dengan malas.
"Sialan,aku tidak tau darimana kepercayaan dirimu itu,tapi sekarang kau akan tau apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh orang seperti mu...."
"Adik keempat adik kelima serang dia secara bersamaan tapi jangan buat dia sampai mati".ucap pria dengan tubuh yang paling besar sambil menunjuk dua orang dari mereka berlima yang terlihat wajah mereka mirip atau kembar.
"Hahaha....kakak pertama tenang saja kami hanya akan memberikan dia sedikit pelajaran yang tidak akan bisa ia lupakan"ucap salah satu dari kedua saudara kembar itu.Yang dipanggil saudara keempat.
"Benar kak,setelah ini ia tidak akan melupakan pelajaran yang kami berikan kepadanya"ucap yang lain dari kedua saudara kembar tersebut.Yang dipanggil saudara kelima.
Tanpa berlama lama salah satu dari pria kembar tersebut melesat kearah Ricard.sedangkan yang lainnya hanya diam karena mereka berfikir tidak perlu ikut menyerang.
Salah satu dari kedua orang itu segera mengarahkan kepalan tinjunya kearah wajah Ricard.
Saat kepalan tangan itu hampir mengenai wajah Ricard,Ricard hanya sedikit bergerak ke samping menghindari pukulan yang mengarah padanya tadi.
__ADS_1
Tanpa ingin berlama lama Ricard langsung mendaratkan pukulannya santai tepat kearah perut orang yang pertama menyerang tadi,yang membuat orang itu termundur beberapa langkah.
Entah apa yang akan terjadi jika Ricard menggunakan seluruh kekuatannya itu.
Melihat kembarannya yang gagal memberikan serangan kearah Ricard,kembaran yang lain langsung melesat berlari kearah belakang Ricard dan mengarahkan pukulannya kearah bagian belakang tubuh Ricard.
Tapi lagi lagi seperti pukulan orang yang pertama tadi,pukulan orang tadi dengan mudah dihindari oleh Ricard dengan sedikit bergeser kesamping.
Lalu Ricard memegang tangan orang itu lalu melemparnya kearah orang yang pertama menyerang tadi.
Tanpa bisa bereaksi atau menghindari tubuh kedua orang itu berbenturan dan membuat kedua orang itu terjatuh dengan posisi saling menindih.
"Hey kalian berdua membereskan satu orang lemah saja tidak bisa,apakah harus aku sendiri yang harus menyelesaikan bodoh"ucap orang dengan badan yang paling besar kesal.
Mendengar suara orang itu keduanya langsung berdiri dan segera bersiap menyerang Ricard sekali lagi.
Tapi kali ini mereka tidak langsung menyerang Ricard terlebih dahulu.Mereka mulai memikirkan strategi untuk melawan Ricard.
"Sialan,ada yang aneh dengan bocah ini,dia bisa dengan mudah menghindari seranganku"ucap orang yang pertama menyerang tadi atau yang dipanggil adik keempat.
"Kalau begitu kita hanya bisa menyerang dirinya secara bersamaan.Kau dari kanan dan aku akan menyerang dari kiri"ucap adik keempat.
"Baik...."Jawab adik kelima.
Lalu mereka berdua segera berlari menuju posisi Ricard yang sedang berdiri dengan santai.
Saat sudah dekat,keduanya langsung mengarahkan tinju kuatnya kearah Ricard berdiri.
Tapi Ricard dengan santai mengangkat keduanya tangannya untuk menahan tinju dari kedua saudara kembar itu dari kiri dan kanan.
Kedua saudara kembar yang melihat itu segera menunjukan senyumnya,mereka berfikir bahwa Ricard tidak bisa menahan serangan mereka berdua.
__ADS_1
Tapi kejadian selanjutnya membuat mereka terkejut.Karena dengan mudah Ricard menangkap dari kedua orang itu,bahkan saat mereka ingin menarik kembari tangannya,usaha mereka sia sia karena mereka tidak bisa melepaskan tangan mereka dari tangan Ricard.
Melihat ekspresi kedua lawannya yang terlihat terkejut.Ricard menunjukan sedikit senyumnya lalu mengeratkan gemgamannya tangannya sampai terdengar.
Krakk....
"Arhgg......" Keduanya berteriak kesakitan karena jari mereka berdua dipatahkan oleh Ricard.
Lalu Ricard sedikit menarik tangannya setelah itu ia membenturlan kedua kepala orang itu,sehingga membuat mereka jatuh secara bersamaan dihadapan Ricard.
Keduanya hanya bisa meringis kesakitan karena jari jari tangan mereka yang patah dan kepala mereka dibenturkan secara bersamaan,itu membuat mereka menambah rasa sakit yang mereka rasakan.
"Bocah tak kusangka kau mempunyai sedikit kemampuan.Tapi kau sudah berani mematahkan jari jari adi keempat dan adik kelimaku"ucap pria dengan badan yang paling besar marah.
Kedua orang yang lain juga sangat marah melihat Ricard mematahkan jari jari adik keempat dan adik kelima mereka.
Mereka tidak mengira kalau Ricard bisa melakukan itu semua.Awalnya mereka berfikir bahsa Ricard hanyalah Pria lemah yang bisa mereka hajar dengan mudah sehingga mereka meremehkan Ricard.
~
~
~
( Bersambung )
~
~
~
__ADS_1
****Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman temanš„°
Dukungan kalian semangatkuš****