Sang Pemandu

Sang Pemandu
Chika Lauren


__ADS_3

Ricard yang berada diruangan Bisnis itu pun mulai merasa bosan.Mereka dari tadi hanya bertukar cerita tentang bisnis saja.


sedangkan Ricard yang mendengarkan daritadi pun sudah sangat panas kupingnya.Sebenarnya ia terlalu malas untuk mengurus hal hal yang merepotkan itu,Perusahaannya saja yang mengurus Bella dan Mita.


"Ayah... aku ingin pamit jalan jalan sekitar Hotel SuiteFull saja.Aku sudah sangat bosan"ucap Ricard dengan Ayahnya,atau Rimark Stive.


"Baiklah......Tapi kau harus ditemani wakil Manager disini,ayah tidak mau kau tersesat"ucap Rimark Stive.


Ricard pun hanya mengangguk saja,tidak mungkin juga ia tersesat disini.Rimark Stive pun menelepon wakil Manager Hotel SuiteFull dan menyuruhnya keruangan Bisnis A.01.


Tak Lama kemudian,muncullah wanita cantik dengan setelan kameja putih panjang dan rok selutut.


"Chika...Kau temanin putraku jalan jalan sekitar sini,dan juga perkenalkan setiap area ini kepadanya"ucap Rimark Stive yang langsung menguruh perintah kepadanya.


"Ricard Ini wakil Manager disini,ia bernama Chika Lauren.......Chika ini putraku,namanya Ricard Stive"ucap Rimark Stive dengan memperkenalkan mereka berdua.


Ricard pun hanya mengangguk paham saja,Sedangkan Wakil Manager atau Chika,ia menjawabnya dengan cepat.


"Baik pak...."ucap Chika,tapi ia sebenarnya sangat bingung dengan ucapan Rimark Stive.


"Sejak kapan Carissa punya kakak,ia bahkan tak pernah bercerita kepadaku sebelum ia sakit"pikir Chika dengan penasaran.


Tapi ia tak mau terlalu memikirkan itu,ia pun mengajak Ricard berkeliling.


Chika lauren adalah sahabat dekat Carissa Stive waktu disma dan dikampus.Ia berumur 24 tahun,sama dengan Carissa yang berumur 24 tahun.


Chika Lauren adalah anak yang baik dan ramah,ia juga terlahir dari keluarga yang cukup kaya dan berpengaruh dikota Beijing ini,walaupun tidak sekaya Rimark Stive dan Begal Linu.


Saat mereka berdua telah lulus kuliah diumur 22 tahun.Carissa diberi kepercayaan menjadi Manager di Hotela SuiteFull.Carissa pun mengajak teman dekatnya Chika Lauren untuk menjadi wakilnya.


Chika juga sangat senang dengan penawarannya Carissa itu.Mereka berdua pun mulai bekerja diHotel SuiteFull Milik ayah Carissa.


Mereka telah bekerja dan membangun Bisnis ini selama 2 tahun,hingga suatu musibah menimpa Carissa sebulan yang lalu.Ia mengalami kecelakaan saat pulang dari Hotel SuiteFull sore hari.


Chika Lauren sangat bersedih dengan apa yang sudah menimpa sahabatnya itu,ia juga terkadang menjenguk sahabatnya itu dan memberinya semangat.


Rimark Stive dan Mary Card juga tak melarang Chika Lauren untuk datang,mereka tau kalau Chika adalah sahabat dekat putrinya.Tapi jika itu orang lain,Rimark Stive akan melarangnya untuk menjenguk putrinya.(Kembali Ke Ricard)


Diperjalanan,Ricard dan Chika hanya diam saja tanpa adanya pembicaraan.Chika juga sedikit canggung berjalan bersama Ricard.


Ricard saat ini hanya menampilkan wajah dinginnya tanpa ekspresi,dan tangannya berada dikedua saku celananya.Ia juga terkadang hanya melirik beberapa hal hal menarik disekitar Hotel SuiteFull.


"Dia sangat tampan,tapi kenapa dia cuek sekali.....Lagi pula,kenapa dia hanya memakai pakaian murah,kaos Oblong dan jeans pendek........"


"Padahal ia anak orang kaya.Apa Kakak Carissa ini ada dipengasingan keluarga,itulah kenapa Carissa tidak pernah bercerita kepadaku kalau ia punya kakak"Pikir Chika Lauren dalam hatinya.


Melihat belum ada yang berbicara,Chika pun berinisiatif untuk memulainya.


"Apa kau memang kakak kandung Carissa"tanya Chika dengan agak canggung,ia juga bingung mau nanya apa.

__ADS_1


Tapi,jawaban yang diberi Ricard sungguh membuat ia diam dan tak berkutik.


"Kau hanya seorang pelayan,dan aku bossnya.Kau harus bisa menjaga sikap dan ucapanmu.Apa kau paham"ucap Ricard dengan dingin.


Ricard mengatakan seperti itu karena tidak ingin Chika Lauren menyukainya.(pede tingkat tinggi)


Ricard sudah bertekad untuk tidak menambah wanita lagi,tapi untuk kedua wanita barunya.Ia juga dengan terpaksa menerima Gisel Linu dan Qin Sheila.


"Pa....ham Tuan....."ucap Chika dengan gemetar takut,matanya juga sudah sedikit berkaca kaca.


Chika adalah gadis yang baik dan ramah.Sikapnya juga lemah lembut,ia tidak pernah dimarahi oleh orang lain.


Ricard yang tadi menjawab ucapan Chika dengan begitu pun membuatnya sangat bersedih.


Ricard yang melihat mata Chika berkaca kaca pun mulai merasa bersalah dihatinya.


"Apa aku terlalu kejam ya.....Ahh bodoh amatlah"Pikir Ricard dalam hatinya.


"Kita duduk sebentar disitu"ucap Ricard yang sedikit menuju kesebuah meja kosong.


Sekarang ini,mereka berdua berada diarea tempat para pemuda nongkrong atau disebut juga,Area Cave SuiteFull.


"Baik Tuan....."ucap Chika yang masih sedikit takut.


Ricard pun langsung duduk dan Chika berdiri disamping Ricard.


"Pesan saja minuman dingin"ucap Ricard sambil memainkan permainan handphonenya.


"Baik Tuan....."ucap Chika cepat,ia pun bergegas menuju kesalah satu Resepsionis disana.


"Buatkan satu minuman dingin yang terbaik ya.....Kalau bisa cepat ya"ucap Chika dengan ramah.


Chika juga sangat ramah terhadap semua pekerja disini,tak heran jika Chika sangat populer dan dikenal di Hotel SuiteFull.


"Baik Nona.......Tunggu sebentar"ucap Resepsionis itu.


Resepsionis itu sedikit bingung,kenapa seorang wakil Manager melayani pelanggan.


Setelah 5 menit,minumannya pun telah selesai dibuat.


"Ini Nona minumannya....."ucap Resepsionis tersebut.


"Terima kasih....."ucap Chika.


Chika pun mengantar minuman itu ke Ricard yang sedang duduk disalah satu meja.


"Ini Tuan Minumannya...."ucap Chika,ia pun berdiri lagi disamping Ricard.


Tindakan Chika pun dilihat banyak karyawan Cave termasuk juga Resepsionis tadi.Mereka bingung dan mulai bertanya tanya siapa Ricard.

__ADS_1


"Kenapa Nona Chika menjadi pelayan pemuda itu....Siapa sebenarnya pemuda itu"Tanya salah satu karyawan disana.


"Aku juga tidak tau...Tapi,liat saja penampilan pemuda itu,walaupun wajahnya sangat tampan,tapi ia hanya memakai baju biasa saja.Tidak ada kemewahan sama sekali"ucap karyawan 2.


"Kau benar sekali......Mungkin saja pemuda itu salah satu anak orang kaya dan hanya ingin berpenampilan biasa saja"ucap Karyawan 1.


"Mungkin saja.....Soalnya tidak mungkin juga pemuda itu kekasih Nona.Lihatlah Nona selalu bediri dengan diam layaknya seorang pelayan"ucap karyawan 2.


Namun,saat sedang asik berbincang.Kedua karyawan itu dikejutkan dengan sebuah suara.


"Sudah jangan begosip lagi"ucap Resepsionis itu yang tiba tiba saja mengejutkan kedua karyawan yang sedang bergosip itu.


Kedua karyawan itu pun mulai membubarkan diri.


"Baik Nona,kami permisi"ucap kedua karyawan itu.


Tapi disisi Ricard,saat ini ia secara tidak sengaja mengaktifkan Skil mata cahayanya.Ia sedikit penasaran bagaimana bentuk tubuh gadis yang disampingnya ini.


Namun,saat Ricard membuka mata cahayanya.Ia sangat terkejut,karena pu.ting Chika lumayan besar dengan sedikit kehitaman.Mungkin pu.tingnya sebesar kuku telunjuk orang dewasa.


Tapi yang membuat Ricard sangat terkejut ialah,Dipu.ting Chika,ada benda karet yang membungkus seluruh pu.tingnya


"Sial.....Kenapa Pu.tingnya sebesar itu,dan apa apaan dengan benda itu"pikir Ricard dengan bodoh.


Tapi sialnya,tongkat Ricard sudah berdiri dengan menantang dibalik celananya,dan itupun membuat tongkatnya sedikit sesak.


"Andai tadi aku tidak mengantifkan Skil Mata Cahayaku,mungkin ini tidak akan terjadi......."


"Tidak mungkin juga aku kewc main sama tangan"Gerutu Ricard dalam hatinya.


"Bodo amatlah..."Pikir Ricard lagi,dan ia pun segera berdiri dan menarik tangan Chika agar ikut dengannya.


Ricard mulai mencari sebuah wc wanita terdekat.


~


~


~


( Bersambung )


~


~


~


Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰

__ADS_1


Dukunga kalian semangatku😘


__ADS_2