
Melihat Anton yang sudah tertidur pulas disofa,Ricard pun tersenyum kecil.
"Waktunya beraksi...Dan terima kasih paman dengan hidangan ini nantinya hehehe"ucap Ricard dalam hatinya sambil terkekeh kecil.
Ricard pun memandangi wajah indah Citra kong yang sudah mulai sedikit mabuk.
"Aku belum terbiasa minum ini...padahal baru 3 gelas...."ucap Citra kong dalam hatinya sambil memijit sedikit keningnya.
Dengan mata yang sedikit kabur,ia pun menoleh kedepan guna melihat keadaan Ricard.Tapi hasilnya,tatapan mereka berdua yang bertemu.
Citra kong melihat kalau Ricard sedang menatapnya dengan sedikit tersenyum.
"Senyumannya menambah pesona ketampanannya"ucap Citra kong dalam hatinya dengan sedikit tersenyum.
Namum,Citra mulai tersadar dari perbuatannya konyolnya itu.
"Astaga.....lagi lagi otakku memikirkan dia astaga.....astaga...otak ku sudah rusak dan sedikit bodoh..."ucap Citra dengan bergelut dalam hatinya sambil mengalihkan pandangannya kesamping.
Ricard yang melihat tindakan Citra kong yang sangat lucu menurutnya pun mulai menyeringai kecil.
"Sepertinya Bibi sedikit menyukaiku"pikir Ricard dalam hatinya.
Ia pun berdiri sambil berjalan kearah tempat duduk Citra kong.Ricard lalu menghempaskan pantatnya disofa lalu duduk disampingnya.
Ricard menatap wajah Citra kong yang mulai sedikit salah tingkah akan kehadiran dirinya disampingnya.
"Tuan muda apa yang anda lakukan"ucap Citra kong sambil melihat Ricard disampingnya.
"Bibi anda sangat cantik...."ucap Ricard sambil membelai wajah Citra kong.
Awalnya Citra menyukai ucapan dari Ricard dan belaian tangannya diwajahnya.Tapi lagi lagi pikiran normalnya muncul dan itu membuat otaknya sadar.
"Tuan muda sepertinya anda mabuk,saya akan membangunkan suami saya untuk mengantar anda pulang"ucap Citra kong sambil melepaskan tangan Ricard dari wajahnya.
Melihat tindakan Citra kong,Ricard pun tersenyum kecut.Ia akhirnya mulai memikirkan beberapa tindakan keras yang belum pernah ia lakukan selama ini.
"Lembut tidak bisa.....Secara kasar pasti enak....."pikir Ricard dalam hatinya.
Ricard pun menarik tangan Citra kong dan membaringkan dirinya di lantai yang beralaskan matras empuk.
Ricard mulai menindih tubuh Citra kong dan Kedua tangannya ditahannya oleh tangan kiri Ricard diatas kepalanya.
"Lepaskan aku sialan.....Apa yang ingin kau lakukan.hah!"ucap Citra kong dengan marah,tapi sedikit ketakutan dengan tindakan Ricard.
"Bibi ini cukup besar ya....."ucap Ricard tersenyum sambil membelai dan meremas buah kenyal Citra dengan tangan kanannya.
Citra kong yang melihat tindakan Ricard yang sudah mulai kurang ajar.Akhirnya ia pun menangis tersedu,ia ingin melawan cengkraman tangan Ricard tapi tak bisa.
Ia hanyalah manusia biasa yang tidak akan mungkin melawan Ricard yang memiliki tenaga yang kuat.
"Hiks....lepaskan aku,aku sudah bersuami kumohon.Seharusnya kau tak melakukan ini terhadap istri orang..."ucap Citra kong dengan menangis tersedu sedu.
__ADS_1
Ricard yang mendengar ucapan Citra kong bukannya kasihan tapi ia malah tersenyum.
"Bibi,keindahan wajah dan tubuhmu ini membuat ku tak berdaya"ucap Ricard yang masih membelai buah kenyalnya.
Sroeeekkk.....
Ricard pun menyobek baju yang menutupi buah kenyal Citra dan menarik bra hitam nya kebawah.
"aaaa....tolong jangan hiks..hiks...."teriak Citra kong dengan tangisnya.
Tapi Ricard tak menghiraukan teriakan Citra kong,Ricard sangat tefokus dengan mengigit dan menyedot tonjolan pink milik Citra kong.
Karena air susunya tak kunjung keluar juga,Ricard mulai meremas kedua buah kenyal itu dengan kedua tangannya.
Ia meremas dengan cukup kuat sambil menyedot dengan keras tonjolan pink tersebut.
"Hiks..emm...ahhh...lepaskan"ucap Citra tapi sedikit menikmati perbuatan Ricard.
"ahhh....ini cukup hambar tapi sangat segar ditenggorokanku bibi"ucap Ricard yang sudah puas dengan meminum air susu milik Citra kong.
"Kau sungguh jahat.Sialan!"ucap Citra dengan marah.
"Aku tak peduli dengan ucapanmu bibi"ucap Ricard yang langsung melepaskan Bra hitam Citra kong dan beserta celana panjangnya beserta cdnya dengan paksa.
Citra pun secara refleks mulai menutupi Buah kenyalnya dan lembah surganya dengan kedua tangannya saat ia melihat Ricard berdiri.
Ternyata Ricard juga mulai melepaskan celananya dan menampilkan Tongkat panjang dan tebalnya.
Ricard lalu menyingkirkan tangan Citra kong dari buah kenyalnya dan membaringkan dirinya secara paksa sambil menindihnya.
"Aku akan memasukkannya bibi"ucap Ricard tersenyum.
Melihat tindakan Ricard,Citra kong pun mulai panik lagi.
"Kumohon jangan.hikss..Aku tak mau menghianati suamiku.hikss."ucap Citra kong dengan memelas sambil menangis.
Tapi Ricard tak memperdulikan ucapan Citra kong.Ricard langsung mendorong pinggulnya dan tongkat Ricard pun masuk kelembah surga Citra kong.
"Kumohon jangan lakukan itu ahhh... emm....lepaskan....hiks....hiks...."Citra kong pun menangis tapi sedikit mengeluarkan suara erangan merdunya saat tongkat panjang Ricard masuk dan menembus Rah*mnya.
Ricard pun menggoyankan pinggulnya dengan cepat dan keras.
"Yeaahh...ini nikmat sekali bibi"ucap Ricard sambil pinggulnya menggempur lembah surga citra kong.
Tapi Citra kong tak memperdulikan ucapan Ricard,ia sepertinya sedang menikmati gempuran tongkat panjang Ricard dilembah surganya.
"ahhh..emm...ooahhh..."erangan merdu Citra kong pun keluar juga.
Suara Citra kong pun membuat Ricard tersenyum dengan kemenangan.
"Apa kau menikmatinya bibi"bisik Ricard ditelinga Citra kong.
__ADS_1
Tapi Citra kong hanya diam saja sambil membekap mulutnya dengan tangan kanannya.
Ia juga sedikit mengeluarkan air matanya saat ia melirik ke arah Anton yang sedang tertidur.
"Aku tak menginginkan ini,tapi kenapa tubuhku malah menikmatinya..hiks...aku sudah seperti pelacvr saja...hiks."ucap Citra kong dalam hatinya sambil menangis.
"emm....emmm...ehhh"erang Citra kong dengan kecil karena mulutnya ditutup oleh tangannya sendiri.
"Kenapa ini nikmat sekali....aahhh..."ucap Citra kong dalam hatinya.
"Apa kau belum pernah melakukan senikmat ini bibi"bisik Ricard ditelinga Citra kong lagi.
Tapi Lagi lagi Citra kong hanya diam saja sambil melihat kesamping.
Ternyata selama ini Citra kong tidak pernah merasakan nikmat dari kegiatan panas bersama suaminya.
Itu semua disebabkan karena tongkat suaminya terlalu kecil,jadi ia tak merasakan nikmat saat lembah surganya ditusuk oleh tongkat kecil milik suaminya.
Ricard pun akhirnya mulai meraskan tanda tanda akan keluar.
"Aku akan mengeluarkannya didalam lemabah surgamu bibi"bisik Ricard sambil menjilati telinga Citra kong.
Mendengar bisikan Ricard kali ini,Citra kong pun bersuara.
"emm.....kumohon jangan didalam"ucap Citra kong sambil mengerang nikmat.
Tapi Ricard tak mendengarkan ucapan Citra kong,ia dengan cepat menambah kecepatan pinggulnya dan akhirnya.
Crr○○tt.......
Cr●●ttttt.....
Ricard pun mengeluarkan cairan hangat dan kentalnya didalam lembah surga Citra kong sambil menindih tubuhnya.
"Lembah surgamu sepertinya membuat tongkatku sangat ketagihan bibi"Bisik Ricard.
"Ahhhh.emmmm....hiks....jahat kau sungguh jahat kenapa kau keluarkan didalam"ucap Citra kong dengan sedih tapi merasakan nikmat yang tiada tara.
"Ini sungguh nikmat,apalagi cairannya sangat hangat dan kental...hiks..maafkan aku suami"ucap Citra dalam hatinya yang becampur nikmat dan sedih.
~
~
( Bersambung )
~
~
~
__ADS_1
**Ayo dukung karya ini dengan like dan vote ya teman teman🥰
Dukungan kalian semangatku😘**