Sang Pemandu

Sang Pemandu
Clara Bahagia


__ADS_3

Setelah puas menikmati lembah surganya tante viola selama 1 jam penuh.Ricard pun menyudahi kegiatannya panasnya bersama tante viola karena ia teringat sekarang ada jadwal kekampus jam 11 siang nanti.


"Kita lanjuti nanti lagi,aku harus kekampus sekarang"ucap Ricard sambil mencabut tongkatnya dari lembah surga tante viola.


"ahhh.....Dasar lelaki cabul kau kira aku menikmati semua ini hah!"ucap tante viola kesal padahal ia begitu menikmati perlakuan Ricard bahkan sampai memohon untuk memasukkan tongkat Ricard lebih dalam lagi.


Tapi karena egonya yang besar,tante viola tidak mau mengakuinya.


"Hahaha.....mulut mu ini harus disumpal ternyata"ucap Ricard yang mulai berdiri sambil mengarahkan tongkat panjang dan tebalnya kemulut tante viola.


posisi tante viola saat ini sedang berbaring dibahroom dan Ricard berdiri sambil mengarahkan tongkatnya memulutnya.


tapi saat melihat tongkat Ricard,ia pun menelan ludahnya karena terpesona dengan bentuk tongkat Ricard yang panjang dan tebal itu.


"Tante buka mulutmu dan jilatin"ucap Ricard sambil memegang dagu tante viola.


Tante viola pun mulai membuka mulutnya dan memasuki tongkat Ricard.ia mulai menjilati sisa sisa cairan kental Ricard ditongkatnya sampai habis.


"Ahhhh....lidah nakal tante benar benar enak"ucap Ricard sambil mengelus kepala tante viola.


Setelah 10 menit berlalu,Ricard mulai merasakan kalau cairan kentalnya akan segera keluar.


"Aku akan keluar tante..bertahanlah"ucap Ricard sambil memegang dan menekan kepala tante viola.


crooott!


croooottt!!


uhukk....uhukkkk....


gluk.....glukk....


"Sialan.....ini kenapa sangat panas dan banyak sekali,mulutku penuh cairanmu sakarang"ucap tante viola tapi tetap menelan cairan kentalnya Ricard.


Ricard tidak menghiraukan ucapan kesal tante viola,ia saat ini sedang menikmati pelepasannya dimulut tante viola.


"Ahh....ini baru nikmat"ucap Ricard sambil mengelus kepala tente viola seperti anak kecil.

__ADS_1


"Sudahlah aku mau membersihkan tubuhku"ucap tante viola sambil melepaskan tangan Ricard dari atas kepalanya.


"Kita mandi bersama saja"ucap Ricard sambil membasuh tubuhnya dengan air.


~


Setelah pertempurannya selesai dengan tante viola ia saat ini sedang berada didalam mobil Lambhorgini diparkiran kampusnya.


Ia menunggu Clara karena mereka sudah membuat janji untuk bertemu diparkiran kampus.


"Dimana Clara,katanya akan bertemu diparkiran kampus"pikir Ricard sambil memainkan handphonenya dengan bosan.


Tak lama kemudian,ia melihat Clara sedang berjalan menuju mobilnya.


Ricard pun membuka pintu mobilnya lalu menarik tangan Clara untuk masuk kursi belakang mobilnya.


Ricard pun langsung mendudukkan Clara dipangkuannya,ia menatap mata Clara sambil memeluk pinggangnya.


"Kenapa lama sekali"ucap Ricard menatap mata Clara sambil memeluk pinggangnya dengan erat.


"I....tuu...aku tadi kebingungan mencari mobilmu"ucap Clara gemetaran karena ia begitu gugup dengan posisinya saat ini.


Mendengar permintaan Ricard,Clara pun langsung gugup dengan wajah yang memerah.


Cup!


Clara pun langsung mencium bibir Ricard dengan cepat lalu ia menundukkan kepalanya dengan tersenyum lebar dan malu malu kucing.


"A....yo kita kekelas....nanti telat..."ucap Clara dengan gugup.


Melihat tingkah Clara,Ricard benar benar gemas dan sangat ingin melahapnya sekarang.Tapi karena ada jadwal dikelas,ia mengurungkan niatnya dulu.


"Setelah kelas selesai nanti aku akan mengajaknya kekamar mandi wanita saja"pikir Ricard dengan cabul.


Ricard pun membuka pintu mobil dan membawa Clara keluar.Mereka pergi menuju kelas sambil berpegangan tangan.


Diperjalanan mereka menjadi pusat perhatian seluruh penghuni kampus.Gimana tidak,bunga kampus yang terkenal dingin dan cuek terhadap semua laki laki.

__ADS_1


Sekarang malah berpegangan tangan dengan mesra terhadap pria tampan.


Banyak siswa siswi dikampus yang memuji pasangan itu,karena mereka adalah pasangan yang sangat serasi.


Tapi ada juga siswa yang mengejek silaki laki.Mereka iri karena salah satu bunga kampus mereka sudah diambil tapi tidak bisa berbuat apa apa.


"Wahhh......mereka pasangan yang sangat serasi.Satu tampan satunya lagi cantik"ucap siswi 1 dengan mata yang bersinar melihat Ricard dan Clara.


"Kau benar mereka sangat serasi aku jadi iri"ucap sisiwi 2 dengan pura pura lesu.


"Cihh...apa bagusnya pria itu.Lebih baik bunga kampus bersamaku.Tidak hanya tampan aku juga pintar"ucap seorang Siswa jelek dengan narsis.


"Hey sialan...........ibumu melahirkanmu untuk berkaca bukan untuk bermimpi bod0h"ucap Siswi 1 dengan kesal.


"Apa kau bilang sialan"ucap siswa narsis dengan kesal dan marah.


"Kenapa kalian malah ribut,lebih baik kalian diam dan lihat pemandangan ini"ucap siswi 2 dengan kesal.


Sedangkan Clara,ia begitu bahagia mendengar pujian mahasiswa kampus tentang mereka pasangan yang serasi, apalagi saat ini tangannya dipegang Ricard sambil berkeliling itu membuat hatinya berbunga bunga.


"Aaaaa senangnya hari ini"ucap Clara dalam hatinya sambil tersenyum.


"Dipegang tangannya saja sudah bahagia apalagi dipegang itunya"ucap Ricard dengan cabul saat melihat wajah Clara tersenyum bahagia.


~


~


~


( Bersambung )


~


~


~

__ADS_1


Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰


Dukungan kalian semangatku😘


__ADS_2