Sang Pemandu

Sang Pemandu
Kenakalan Citra Kong Lagi


__ADS_3

Hingga beberapa saat,Tongkat Ricard pun langsung mulai menghangat.


Saat ini ia mulai merasakan tanda tanda kalau cairan hangatnya mau keluar.


Tangannya pun bergerak cepat untuk memegang kepala Citra Kong,tanpa berlama lama lagi,ia mulai menhentaknya dan....


Cro.ttt......


Cro.ttt.......


Cairan hangat Ricard pun keluar dengan sangat banyak,bahkan ia dengan sempurna menembakkannya tepat didalam tenggorokan Citra Kong.


Kemudian salah satu tangannya melepas selimut yang menutupi area selang.kangannya dan tubuh Citra Kong.


Sedangkan satu tangannya masih menahan kepalanya untuk tetap melahap tongkat panjangnya.


Ia perlahan mengelus kepalanya dan mulai mengangkat kepala Citra Kong.


Uhuk....


Uhukk......


Citra Kong pun terbatuk saat tongkat Ricard berhasil terlepas didalam mulutnya,tapi ia juga tetap menelan semua cairan hangat Ricard.


Nafasnya sedikit tersengal dan menatap Ricard dengan malu malu.


Ia tak menyangka kalau Ricard sudah bangun dan langsung menahan kepalanya untuk melakukan pelepasan.


"Tu..ann Muda anda sudah bangun rupanya ya"Tanya Citra Kong dengan terkekeh malu malu.


Ricard pun tersenyum cabul,ia langsung melepaskan celana yang ada dipahanya dan bajunya,kemudian ia berbaring dengan telentang.


"Bibi kemarilah dan layani aku"Ucap Ricard dengan tersenyum.


Sedangkan Citra Kong,ia sangat tertegun dan terpesona akan bentuk tubuh Ricard itu.


Glukk....


Bahkan ia juga menelan ludahnya dengan sedikit kasar.


Ini adalah pertama kalinya ia melihat Ricard menampilkan bentuk tubuhnya yang sangat sempurna itu,dari tadi Ricard hanya membuka celananya saja tidak dengan bajunya.


Jadi ia pun memandangi tubuh sixpek Ricard dengan sangat kagum.


Citra Kong pun tak mau kalah juga,saat ia mendengar ajakan Ricard untuk segera melayaninya.


Ia pun langsung melepaskan Roknya yang tadi digulung diatas perutnya bersamaan dengan kameja serta baju dalamnya yang sudah sobek itu.


Ia melemparkan kain yang ada diseluruh tubuhnya dengan sembarang tempat.


Setelah itu,tubuh telan.jangnya duduk diatas perut Ricard dan memandangi wajahnya dengan tersenyum.


Tangan lembutnya dengan terampil membelai dan mengelus dada Bidang Ricard dengan terpesona.


Ricard pun terkekeh geli saat melihat reaksi Citra Kong.Ia membiarkannya untuk bermain diatas tubuhnya.


Ricard sangat ingin Citra Kong yang mempimpin jalannya kegiatan panas mereka saat ini.

__ADS_1


"Apa Bibi hanya akan mengelus tubuhku saja"Tanya Ricard dengan sedikit tak sabaran.


Citra Kong pun paham akan keinginan Ricard itu,ia lalu menampilkan senyum menggodanya dan mulai menundukkan tubuhnya.


"Apa Tuan Muda ingin aku yang memimpinnya saat ini"Bisik Citra Kong sambil menjilati telinga Ricard.


Tangan kirinya juga mengelus wajah Ricard dengan lembut.


Tubuhnya saat ini benar benar panas saat melihat bentuk tubuh atletis Ricard.


"Benar Bibi,aku sangat ingin Bibi yang memimpin"Ucap Ricard sambil menepuk pantat montok Citra Kong yang ada diatas perut sixpeknya.


Plakk....


"Ohh...yahhh.....Tuan Mudaa....jangan ditepuk dulu....Aku akan segera melayani Tuan Muda"Bisik Citra Kong.


Tubuhnya tadi sedikit merespon dengan panas akan tepukan Ricard dipantat Montoknya.


Citra Kong langsung memulainya dengan menjilati leher Ricard.


Sesekali ia akan mengecupnya dengan buas sambil meninggalkan tanda bekas bibirnya dileher Ricard.


Lidahnya tak berhenti menjilati seluruh tubuh Ricard,ia bahkan saat ini sedang menjilati dada Bidang Ricard dan terkadang ia akan mengigit pu.ting Ricard.


Tak ada satu inci pun yang tertinggal dari jilatannya.Entah kenapa,tubuhnya sangat panas dan sangat agresif bermain diatas tubuh Ricard.


Setelah puas ia jilatin seluruh dada bidang Ricard.Citra Kong mulai kepermainan selanjutnya,ia langsung berjongkok diatas tongkat Ricard yang sedang berdiri dengan gagah.


Ia mulai menggesek ujung tongkat Ricard disela sela lembah sempitnya sebelum memasukkannya.


Citra Kong mengigit bibir bawahnya sambil menatap Ricard dengan sangat menggoda,tapi ia juga terus menggesek ujung Tongkat Ricard disela lembah sempitnya.


Ricard tersenyum akan provokasi Citra Kong itu.


Ia tak percaya kalau Citra Kong bisa menunjukkan wajah nakal seperti itu,bahkan sampai ingin memprovokasi dirinya.


"Apa Bibi sedang menantang Tongkatku yang perkasa ini"Tanya Ricard dengan tersenyum.


"Apa menurut Tuan Muda aku sedang menantangnya"Tanya Balik Citra Kong sambil menjilat Bibirnya sendiri.


"Bibi akan salah dalam menantang sesuatu,Tongkatku ini sangat perkasa dan belum pernah kalah dalam pertempuran diatas ranjang"Jawab Ricard dengan santai.


Ia cukup senang akan godaan dan wajah nakal Citra Kong.


"Tapi kali ini aku akan mengalahkan Tongkat Tuan yang perkasa ini"Jawab Citra Kong dengan tetap menunjukkan wajah menggodanya.


"Lakukanlah jika Bibi bisa"Ucap Ricard dengan tenang,tapi dalam hatinya ia sudah tak sabar lagi untuk merasakan kelegitan lembah sempit Citra Kong.


Mendengar jawaban Ricard,Citra Kong pun menghentikan gesekan ujung tongkat Ricard disela lembah sempitnya.


Ia menatap Ricard sambil mengigit Bibir bawahnya,setelah itu Citra Kong mulai memasukkan Tongkat Ricard dengan perlahan.


"Iyaa....ini sangat nikmat....ahhh....."


Bersamaan Citra Kong mengeluarkan erangannya,Tangan halusnya langsung memegang perut Sixpek Ricard dan mulai mengayun pantat Montoknya dengan perlahan.


Plupp....

__ADS_1


Pllupp...


Suara Benturan pantat montok Citra Kong dengan paha Ricard pun terdengar.


Ricard tak mau tinggal diam juga,tangan kekarnya langsung menampar pantat montoknya dengan sedikit kuat.


Plakk......


Plakk.....


"Ayo lebih cepat Bibi"Ucap Ricard.


Citra Kong pun mulai mempercepat goyangan pantatnya,hal itu pun langsung membuat Buah Kenyalnya bergoyang dengan naik turun.


"Pantat yang bergoyang,gunung yang berguncang dan mulut mulai mengerang"


Itulah filosofi Ricard saat menikmati keindahan didepan matanya itu.


"Ahhh.....ini be...nar benar sangat perkasa ahh....emmm...aahhh....."Erang Citra Kong dengan merdu.


Citra Kong terus bergoyang dengan terampil sambil tengannya memegang perut Ricard.


Ia mengerang sambil menatap Ricard dengan senyum penuh kenikmatan.


"Ayo lebih cepat Bibi..."Ucap Ricard sambil menepuk pantatnya dengan keras.


Plakk....


Plakk......


"Ahhhh....iyaa...Ahhh...Tu....ann...muda tepuk lebih keras lagi...ahhh...."Erang Citra Kong dengan keras.


Ia sangat bersemangat dan menikmati saat memimpin kegiatan panas itu,apa lagi tangan kekar Ricard dengan terampil menepuk pantat montoknya.


Puas dengan menepuk pantat montok Citra Kong,kedua tangan Ricard dengan cepat ia angkat dan meremas Buah Kenyalnya.


Ia remas dengan kuat hingga tetes demi tetes air susu Citra Kong pun keluar.


Citra Kong pun merasakan nikmat saat remasan Ricard begitu kuat dibuah kenyalnya.


Tangannya pun langsung beralih kepergelangan tangan Ricard.


"Iyaa....ahhh....Lebihh....kuat....Tuan muda lebih kuaatt.....ahhh....ahhh....."erang Citra Kong dengan keras.


~


~


~


Bersambung


~


~


Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰

__ADS_1


Dukungan kalian semangatku😘


__ADS_2