Sang Pemandu

Sang Pemandu
Membuat Kontrak Budak


__ADS_3

Mendengar Pertanyaan Ricard,Pria paruh baya itu pun sedikit bingung untuk menjawabnya.


Dan itupun membuat Ricard sedikit marah.


"Kenapa kau hanya diam sialan"bentak Ricard bersamaan dengan mengeluarkan aura kuatnya.


Pria paruh baya itu pun sontak ketakutan lagi,ia pun mau tak mau menceritakan bagaimana ia bisa sampai disini.


"Ma...aff...Tuann...Saya datang kesini bersama pemimpin saya Tuan sekitar 50 tahun yang lalu"Jawab Pria paruh baya itu dengan ketakutan.


"50 tahun yang lalu?apa ia berasal dari keluarga paman Begal Linu?tapi itu tidak mungkin......."


"Ia datang bersama pemimpinnya,itu artinya ia memang mempunyai sebuah kelompok dan ia pasti ada maksud untuk datang kemari"pikir Ricard.


"Jelaskan secara terperinci bagaimana kau bisa datang dari duni kultivator kedunia ini,dan apa yang kalian cari dari dunia ini"Tanya Ricard dengan dingin.


"I.....tuuu...sebenarnya saya datang bersama pemimpin saya sekitar 50 tahun yang lalu.Kami dan kedelapan teman saya mengikuti pemimpin,karena ia melihat orang yang sedang kami incar untuk dibunuh lagi menggunakan sebuah gerbang teleportasi......"


"Sebelum gerbang teleportasi itu tertutup sepenuhnya,pemimpin menyuruh kami semua untuk masuk kedalam dan mengejarnya.........."


"Tapi saat kami masuk kedalam,kami semua malah terdampar disebuah pulau tak perpenghuni dibagian barat dari dunia ini Tuan......"


"Sementara orang yang kami incar tidak tau kemana perginya.Selama 50 tahun kami mencarinya,tapi sampai sekarang belum berhasil kami temukan orang itu Tuan......"


"Awalnya kami bingung kenapa kami bisa sampai didunia yang tidak adanya Qi ini Tuan,tapi lambat laun kami semua pun mulai terbiasa"Ucap Pria paruh baya itu dengan terperinci.


Ricard pun merenungi ucapan dari Pria paruh baya itu,ia bisa mengambil kesimpulan kalau jumlah mereka semua ada 10 orang,dan mereka semua tak lemah.


Tidak hanya itu saja,Ricard tau kalau mereka semua adalah para pembantai keluarga Paman Begal Linu.


"Apakah jumlah kalian semua hanya 10 orang saja,atau ada yang lain...Dan untuk apa kau mengawasi Mansion ku"Tanya Ricard.


Pria paruh baya itu pun seketika langsung gemetaran sambil menelan ludahnya dengan kasar.


"Itu....jumlah kami hanya 10 orang,tapi 5 orang sudah tersebar keberbagai penjuru dunia untuk mencari orang yang kami incar......."


"Salah satunya saya diprovinsi Shanghai itu Tuan,dan keluarga Thod itu adalah bawahan saya Tuan.Makanya saya mengawasi Mansion Tuan,lalu saat Tuan lengah saya akan membunuh Tuan"Jawab Pria paruh baya itu dengan jujur,ia seperti sudah pasrah akan hidupnya.


Ricard pun mulai mengerti akan konflik dirinya dengan Pria paruh baya itu.


Tapi tak lama kemudian,suara Cang'yi terdengar dipikaran Ricard.


"Tuan jadikan saja ia bawahan Tuan,beri ia segel kontrak budak supaya tidak bisa berkhianat"Ucap Cang'yi dipikiran Ricard.

__ADS_1


"Sialan....dari mana saja kau.Hah!,aku tadi memanggilmu,tapi kau tak mendengar panggilanku.Apa kau sengaja"Ucap Ricard dengan kesal.


"Hehehe....Tadi Cang'yi lagi tidur,makanya saya tidak mendengar ucapan Tuan"ucap Cang'yi dengan terkekeh tanpa dosa.


Sebenarnya Cang'yi sengaja tidak mendengar ucapan Ricard,ia mau Ricard belajar sendiri untuk berurusan bersama orang orang kuat yang nantinya akan ia hadapi.


Dan Cang'yi akan mengawasi dari Dunia Jiwa,jika ada hal hal yang diluar batas kenampuan Ricard,Cang'yi pasti akan membantunya.


"Ya sudahlah,Apa itu segel Kontrak budak aku nggak ngerti"Tanya Ricard tapi masih cemberut.


"Segel Kontrak Budak adalah sebuah segel yang akan mengikat jiwa orang tersebut menggunakan Qi Tuan,dan itu tidak akan bisa dihancurkan jika ada orang lain yang lebih kuat untuk menghancurkannya...."


"Untuk menggunakannya tuan hanya perlu melukai jari Tuan,lalu tempelkan darah Tuan didahi orang yang ingin anda kontrak jiwanya....."


"Segel Kontrak sangat Kuat dan itu bisa dijamin kalau pihak yang ingin dikontrak tidak akan berkhianat,dan akan selalu mematuhi perintah Tuan"Jawab Cang'yi.


Ricard pun langsung mengerti dengan ucapan Cang'yi.Ia pun menatap Pria paruh baya itu.


"Aku tidak akan membunuhmu asalkan kau mau menjadi bawahanku,kau tenang saja aku pasti membuatmu bertambah kuat juga.Tapi dengan syarat kau akan kuberi Kontrak Budak"Ucap Ricard.


Mendengar masih ada harapan untuk hidup,pria paruh baya itupun mulai bahagia.


"Aku mau menjadi bawahan Tuan,tidak apa apa menjadi budak Tuan"Jawabnya tanpa ragu.


Ricard pun tak berlama lama,ia melukai jari jempolnya hingga mengeluarkan darah.


Swosss.......


Cahaya emas dan angin berhembus pun seketika tercipta disekitar mereka berdua.


Hanya bekisar 30 detik,cahaya emas dan hembusa angin itu pun langsung hilang dalam sekejab.


Tidak hanya itu saja,didahi Pria paruh baya itu pun langsung membentuk sebuah Tato lingkaran yang ditengahnya ada simbol bintang.


Sedetik kemudian simbol itu langsung hilang atau bisa juga disebut masuk kedalam jiwa Pria paruh baya itu.



( Simbol Tato kontrak jiwa )


Setelah pemasangan Kontrak Jiwa,semua luka pria paruh baya itu langsung hilang dan ia tampak sangat bugar.


Ia pun berlutut didepan Ricard.

__ADS_1


"Budak telah melihat Tuan"ucap Pria paruh baya itu dengan hormat.


"Tugas utamamu adalah memata matai pergerakan pemimpin kalian,setelah itu laporkan kepadaku.Sekarang aku akan memanggilmu dengan Lolo"Ucap Ricard dengan tegas.


"Mengerti Tuan....Terima kasih atas namanya Tuan"ucap Lolo.


"Baguslah,sekarang mulailah bekerja dan cari informasi penting darinya"ucap Ricard.


Pria paruh baya itupun langsung melesat untuk mengerjakan tugasnya.


Walaupun jiwanya telah dikontrak,ia masih bisa untuk melakukan kegiatan sehari harinya dan bertindak bebas.


Hanya saja itu akan selalu diawasi oleh Ricard,jadi ia tak akan punya kesempatan untuk bertindak yang aneh aneh.


Dan Ricard juga bisa membunuhnya dengan cara meledakkan jiwa Pria paruh baya itu jika ketahuan ingin berkhianat.


Sementara disisi Ricard,ia langsung menepuk jidatnya karena melupakan sesuatu.


"Astaga,aku lupa bertanya dimana saja kelima teman bodohnya itu tersebar,dan aku juga lupa menanyakan seberapa kuat pemimpin mereka"ucap Ricard dengan kesal.


"Cihh.....Makanya jangan kebanyakan melakukan adegan Crr00ttt,lihat Tuan sekarang telah menjadi pelupa....Seperti kakek kakek Pikun"ucap Cang'yi dipikiran Ricard sambil tertawa mengejek.


Ricard pun seketika kesal,ia langsung masuk kedunia Jiwa dan berniat untuk menghukum Cang'yi.


"Masuk....."ucap Ricard dengan menyebut kode untuk masuk kedunia Jiwa.


Swoss.....


Ricard pun langsung menghilang dari taman itu.


~


~


~


( Bersambung )


~


~


~

__ADS_1


Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰


Dukungan kalian semangatku😘


__ADS_2