Sang Pemandu

Sang Pemandu
Mengganggu saja


__ADS_3

Clara yang daritadi mendengar suara kakak angkatnya berteriak keenakan pun terbangun dari mabuknya.Ia begitu penasaran kenapa kakak angkatnya mengeluarkan suara seperti itu.


Saat ia membuka matanya,hal pertama kali yang ia lihat adalah dimana kakak angkatnya melakukan kegiatan panas bersama kekasihnya sekaligus orang yang ia suka selama ini.


Clara melihat dimana Ricard memaju mundurkan pinggulnya dilembah surga kakaknya dengan cepat sambil meremas buah kenyal kakaknya.


Walau Clara sudah bangun,ia tidak mengganggu kegiatan panas Kakaknya dengan Ricard.Ia hanya pura pura tidur sambil mendengar suara kakaknya yang penuh kenikmatan.


Setelah mereka selesai dengan kegiatan panasnya.Barulah Clara membuka matanya dan melihat kearah mereka.


"Oh....kau ternyata sudah bangun"Tanya Ricard yang melihat Clara sudah membuka matanya sambil memeluk Amanda dan tangan Amanda megenggam tongkat Ricard yang masih berdiri dengan kokoh.


"Hemm.....bahkan kalau kalian melakukan kegiatan panas tersebut dikuburan,mayat pun akan bangun jika mendengar suara kalian yang begitu keras"jawab Clara dengan ketus.


Tapi saat ia melihat kebawah dimana tangan kakaknya megenggam tongkat Ricard yang masih berdiri dengan kokoh.Wajahnya pun memerah seperti cabe merah yang dipasar.


"Pantas saja kakak sampai berteriak begitu keras.Itu Ricard sangat panjang dan Tebal,berbeda dari film bok*p yang aku lihat selama ini"ucap Clara dalam hatinya.


Bahkan Clara menonton film bok*p sambil menggesekkan jarinya disela sela lembah surganya sambil membayangkan ia dan Ricard melakukan kegiatan panas bersama.


"Apa kalian tidak mau memakai baju lagi"ucap Clara kesal dan malu malu kucing tapi sambil melirik tongkat Ricard yang berdiri dengan kokoh.


Ricard yang melihat gadis mungil tersebut melirik ke arah tongkatnya langsung melepaskan tangan Amanda dari tongkatnya dan berbisik.


"Bantu aku memakan adik mungilmu ini"bisik Ricard ditelinga Amanda.


Mendengar bisikan Ricard yang akan memakan adiknya,ia pun mengangguk dan berdiri.Ia berjalan dengan tertatih dan menarik tangan Clara,Lalu menjongkokkannya didepan tongkat Ricard.


"Apa kau mau merasakannya adik"bisik Amanda ditelinga Clara.


Mendengar bisikan kakak angkatnya,Clara pun langsung malu malu kucing tapi sambil melihat kearah tongkat Ricard.


Clara pun langsung membayangkan dimana ia dan Ricard melakukan kegiatan panas seperti yang ada difilm tersebut.


Tapi saat ia melirik tongkat Ricard,ada tangan yang menarik kepalanya dan mengarahkan mulutnya ke tongkat Ricard.

__ADS_1


"Ayo jilatin sayang"ucap Ricard sambil memegang kepala Clara.


Belum sempat Clara menjawab,Ricard langsung memegang tongkatnya dan mengarahkannya ke mulut Clara.


Tapi belum sempat tongkat Ricard masuk kemulut clara,telpon Ricard pun berbunyi dengan keras beberapa kali.


"Sialan siapa sih yang menganggu waktuku bersama kekasihku"ucap Ricard dengan kesal.


"Sabar sayang angkat saja dulu,mana tau ada yang penting.Lagi pula kami masih berada disini tidak akan kemana mana"ucap Amanda yang menenangkan Ricard.


Ricard pun hanya mengangguk dan mengangkat teleponnya.Tapi saat ia melihat no paman bolt,ia pun mengerutkan keningnya dan bingung.


" tidak biasanya paman bolt meneleponku malam malam begini"pikir Ricard.


"Hallo ada apa paman meneleponku malam malam begini"ucap Ricard yang langaung keintinya.


"................."


"Hah?Baiklah aku akan kesana sekarang"ucap Ricard.


Ricard pun melihat jam tangannya yang menunjukkan pukul 11:00 malam.


"Masih sempat"pikir Ricard.


"Ada apa?kenapa kau tampak kebingungan?"Tanya Clara.


"Maaf untuk sekarang kita tidak bisa melanjutkan kegiatan kita.Ada sedikit masalah penting......"


"Sekarang kita pulang dulu aku akan mengantar kalian.Tapi kau tenang saja besok saat pulang kampus aku akan mengajakmu jalan jalan"ucap Ricard yang membujuk Clara karena ia terlihat sedih.


Awalnya Clara sangat sedih karena ia dan Ricard tidak bisa melanjutkan kegiatan mereka.Tapi saat Ricard mengatakan bahwa ia akan membawanya jalan jalan,ia pun langsung senang dan gembira.


"Janji ya awas saja kau berbohong"ucap clara dengan sedikit mengancam.


"iya sayang aku tidak akan berbohong,kan kau sekarang sudah menjadi kekasihku"ucap Ricard dengan mencium kening Clara.

__ADS_1


Mendengar ucapan Ricard ia begitu bahagia dan gembira karena sudah menjadi kekasih Ricard.


Tapi tiba tiba saja ia teringat dengan kakak angkatnya Amanda.


"Tapi kakak......."ucapan Clara pun langsung dipotong Amanda.


"Kakak tidak masalah jika kau juga menjadi kekasih Ricard.Tapi Ricard juga mempunyai kekasih lainnya,apa kau tidak masalah"tanya Amanda.


"Aku tidak masalah kalau soal itu,menjadi salah satu kekasih Ricard saja aku sudah bahagia"ucap Clara dengan atusias sambil memeluk lengan Ricard.


"Baiklah ayo kita pulang sekarang,kau harus bangun cepat besok supaya kita bisa jalan jalan"ucap Ricard sambil mengelus kepala Clara.


"Aku bagaimana?Apa besok aku juga boleh ikut?"Tanya Amanda dengan cemberut.


"iya iya sayang kau juga boleh ikut"ucap Ricard.


"makasih sayang,Ayo kita pulang sekarang"ucap Amanda dengan gembira.


Setelah itu mereka pun langsung merapikan pakaian mereka yang berantakan.


Tak lupa Ricard juga menyuruh pelayan untuk membeli baju Amanda,karena sebelumnya gaun amanda sudah sobek akibat kegiatan panas mereka berdua.


~


~


~


( Bersambung )


~


~


~

__ADS_1


**Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰


Dukungan kalian semangatku😘**


__ADS_2