Sang Pemandu

Sang Pemandu
Perasaan Natalia


__ADS_3

Jam 17:00 sore hari,Ricard terbangun saat merasakan pergerakan dari tubuh yang dipeluknya.


Ricard pun membuka matanya,ia melihat kalau Natalia sudah menunjukkan tanda tanda bangun dari tidur pulasnya.


Natalia pun terbangun dari tidurnya,tapi ia merasakan ada tangan kekar yang sedang memeluknya sambil meremas Buah kenyalnya.


natalia pun langsung berbalik dan melihat siapa yang memeluknya itu.


Tapi saat ia melihat Ricard yang sedang memeluknya,ia pun kaget dan langsung mengingat pertempuran panas yang mereka lakukan tadi.Wajahnya pun langsung memerah saat mengingat itu.


"Kau sudah bangun putir tidur"ucap Ricard dengan tersenyum.


Melihat senyuman Ricard ,Natalia pun langsung terpana dengan wajah yang memerah,bahkan ia tak menjawab ucapan dari Ricard.


Cupp!


Karena Natalia tak menjawab ucapannya dan malah menatap dirinya,Ricard langsung mencium keningnya.


Hal itu pun sukses membuat Natalia malu malu kucing,ia membenamkan wajahnya didada Ricard sambil memeluknya.


"A...pa...yang bos lakuinn"ucap Natalia dengan wajah yang masih terbenam didada Ricard.


"Emang apa yang kita lakuin sampai membuat dirimu kelelahan"bisik Ricard ditelinga Natalia sambil menjilat telinga Natalia.


Mendapat bisikan Ricard dan sensasi lidah Ricard ditelinganya,Natalia pun malah bertambah malu,ia mencubit perut kotak kotak Ricard dengan wajah yang masih terbenam didada Ricard.


Ricard yang merasakan cubitan Natalia bukannya merasakan sakit tapi malah tongkatnya yang berdiri dengan keras.


Tongkat Ricard saat ini sedang berada didepan perut Natalia,apalagi hidungnya berada dirambutnya.Ricard benar benar sudah bergairah lagi akibat aroma rambut Natalia.


Berbeda dengan Natalia,saat ia merasakan ada benda panjang dan keras yang sedang berdenyut diperutnya.


Ia pun penasaran,Natalia melepaskan pelukannya dan menurunkan tangannya untuk meraba benda apa itu.


Tapi saat tangannya menyentuh ujung dari benda itu,ia pun langsung membulatkan matanya.Ia sudah mengetahui benda apa itu.


Natalia pun langsung melepaskan sentuhan tangannya dari benda itu dan langsung memeluk Ricard sambil membenamkan wajahnya didada bidang Ricard dengan erat.


"Bos cabul.....cabul....dasar bos cabul"ucap Natalia tak jelas.


Ia sudah benar benar malu tapi terkadang ia juga tersenyum sendiri didada Ricard saat mengingat ia dan Ricard melakukan kegiatan panas tadi.


Ricard yang mengetahui tindakan Natalia dari awal pun hanya tersenyum tipis.


"Gadis kecil bukannya kau juga menikmati tongkatku ini.Cupp...Cuppp"ucap Ricard sambil mencium pucuk kepala Natalia berkali kali.


Mendapat perlakuan manis dari Ricard,Natalia benar benar bahagia.Ia sangat ingin berlama lama bersama Ricard dalam keadaan seperti ini.


Dengan hati yang sedang berbunga bunga,ia juga terkadang tersenyum sendiri.

__ADS_1


"Bos....i..tu...bisaa aku memanggil anda dengan ucapan sayang"tanya Natalia gugup dengan wajah yang masih didada Ricard.


"Bukannya aku sudah bilang tadi,kau bebas memanggilku apa saja.Bahkan jika kau ingin kita tinggal bersama dengan ku dan lainnya,itu boleh saja"ucap Ricard.


Mendengar itu,Natalia pun mengangkat wajahnya dan menatap mata Ricard sambil tersenyum lebar.


"Benarkah....."ucap Natalia dengan bahagia.


"Ya sayang....cupp"ucap Ricard lalu ia mencium bibir Natalia.


Tak ada penolakan dari Natalia,malahan ia mulai membuka mulutnya dan melilitkan lidahnya dengan lidah Ricard.


Mereka saling ******* satu sama lain dengan waktu yang lumayan lama.Natalia pun menyudahi pertempuran lidah itu dengan nafas yang tersengal.


"Aku mencintai......."ucap Natalia setelah mengatur nafasnya.


Mendengar ucapan Natalia seperti itu,Ricard pun tersenyum.


"Aku juga mencintaimu...."ucap Ricard,dan itu membuat Natalia benar benar terharu.


"Hikss.....Terima kasih karena engkau telah hadir dihidupku...terima kasih karena engkau telah mewarnai hidupku lagi.....Terima ka....."


Cupp.....


Sebelum ucapannya selesai,Ricard langsung mencium bibirnya lagi.Tapi ini hanya sebuah ciuman biasa mereka tidak saling melahap.


Ricard mulai melepaskan bibirnya dari bibir Natalia.


natalia pun langsung memeluk Ricard dengan erat dan Ricard pun membalas pulukan Natalia.


"Cihhh dasar buaya darat,mengelabui gadis polos"ucap Sistem ketus yang tiba tiba saja muncul lagi dipikiran Ricard.


Ricard yang mendengar suara Sistem dipikirannya pun menggerutu kesal.


"Nanti aku akan kedunia jiwa,disitu aku akan meremas pantat montok mu itu sambil mencolok lubangnya dengan jari tengahku"ucap Ricard kesal kepada Sistem lewat pikirannya,Tapi Sistem tak mengubris perkataan Ricard.


Setelah tak ada tanda tanda jawaban dari Sistem,Ricard langsung mencium kening Natalia lagi.


"Kita harus menyudahi kegiatan ini,soalnya aku nanti akan ke Perusahaan Pencintra Skin jam 6 malam untuk menandatangani surat perpindahan kepemilikan"ucap Ricard.


"Hah!kau membeli Perusahaan itu?"Tanya Natalia.


"Iya,memangnya ada apa"tanya Ricard.


"Huft...bukannya kau ingin membangun sebuah Perusahaan disini,tapi kenapa kau membeli perusahaan.Bukannya itu membuat pekerjaan mu bertambah nanti"ucap Natalia dengan panjang lebar.


Mendengar ceramahan panjang Natalia,Ricard pun tersenyum.


"Tak apa......Asalkan semua wanita ku bisa makan dan hidup dengan layak,aku akan selalu bekerja keras"ucap Ricard dengan menggoda Natalia.

__ADS_1


Natalia pun tersenyum dengan wajah yang memerah,ia bahkan membenamkan wajahnya lagi didada Ricard.


"Gombal saja..."ucap Natalia sambil mencubit pinggang Ricard.


"Ini bukanlah gombalan doang sayang,ini aku serius ingin membahagiakan kalian nanti"ucap Ricard.


"Asal bersamamu aku tak peduli mau kaya atau tidak.Aku tetap mencintai mu apa adanya bukan ada apanya"ucap Natalia tulus sambil menatap Ricard.


Natalia benar benar sudah dibutakan oleh Ricard,padahal ia tau kalau Ricard itu kaya raya.Tapi karena sudah cinta,ia melupakan kekayaan Ricard.


"Aku juga akan tetap mencintai mu"ucap Ricard tersenyum.


"Ayo kita mandi sekarang,sebentar lagi aku akan pergi perusahaan Pencintra Skin"ucap Ricard.


Natalia pun membalas ucapan Ricard dengan menganggukkan kepalanya.


Mereka berdua mulai berdiri,tapi saat Natalia mulai menurunkan kakinya kebawah sofa.


Ia merasakan sakit dan nyeri dibagian sela sela lembah surganya.


Ricard yang melihat itu pun paham,ia langsung mengendong Natalia dan membawanya ke buthroom atau bak mandi untuk berendam.


Mereka berdua pun berendam bersama sama.Mereka tidak melanjutkan pertempuran panas mereka,karena Natalia masih menahan sakit di sela sela Lembahnya.


Bahkan Natalia berjalan dengan kaki membentuk huruf V.Melihat itu,Ricard membeli 3 Pil dari Sistem dengan cara mengutang.


"Ini telanlah Pil ini dulu nanti baru yang ini"Ucap Ricard sambil menyodorkan 3 pil sambil menjelaskan kegunaanya.


Ia memberikan 1 Pil pemulihan,1 Pil penguat tubuh dan 1 Pil pembersih tubuh.


"Terima kasih sayang"ucap Natalia malu malu dengan menyebutkan kata sayang.


"Iya sayang......"ucap Ricard sambil mengelus puncak kepala Natalia.


Natalia sangat menikmati elusan tangan Ricard dikepalanya.Setelah itu,mereka berdua pun mulai mengenakan pakaian dan makan bersama sebelum Ricard pergi keperusahaan pencitra skin.


~


~


( bersambung )


~


~


~


Ayo dukung karya ini dengan like dan vote ya teman teman🥰😘.

__ADS_1


Dukungan kalian semangatku😊


__ADS_2