
Setelah Ricard mengeluarkan cairan kental dan hangatnya.Clara pun berdiri perlahan dan langsung duduk.
Ia juga memasang wajah kesal dan cemberut.Ia bahkan hanya diam dan langsung melihat kedepan.
"Sayang maaf kan aku ya..Aku tadi benar benar keenakan dibuat mu"ucap Ricard dengan suara kecil sambil mengelus paha putih Clara yang dilapisi gaun panjangnya.
"Aku kesal denganmu"ucap Clara yang cemberut tapi dengan suara yang kecil.
"Maaf ya...Aku tidak akan mengulanginya lagi"Bisik Ricard.
Ricard mengira kalau Clara kesal dengan nya karena ia menahan kepalanya sehingga membuatnya ia tidak bisa bernafas.
Tapi Clara hanya diam dan tidak menjawab nya.ia sebenarnya tidak kesal dengan perlakuan Ricard.Tapi ia kesal karena Ricard melakukannya didalam kelas.
Melihat Clara tak menjawabnya,Ricard pun hanya menghela nafas dan kembali fokus kepelajaran.
Sampai jam pelajaran sudah tiba,Clara hanya diam dan langsung mengajak Rara untuk pulang bersama.
Ricard pun ingin mengejarnya Clara,tapi ponselnya berbunyi yang menandakan ada pesan masuk.
*Kita bertemu dicave samping kampus ya sayang*by Dosen Nita.
Melihat Dosen Nita mengajaknya bertemu dicave, Ricard pun langsung menyetujuinya.
Ia juga sudah jarang berkomunikasi dengan kekasihnya yang ini,mungkin ia rindu.Itulah yang dipikirkan oleh Ricard.
*Oke sayang,aku akan segera kesana*by Ricard.
"Nanti saja aku menelepon Clara dan meminta maaf.Sekarang dia mungkin ingin sendiri dulu"Pikir Ricard.
Setelah itu Ricard pun keluar dari kelas dan langsung pergi ke Cave samping kampus.
Namun saat diperjalanan keluar kelas,ia tidak sengaja menabrak seorang wanita.
Brukk!!
Suara tabrakan terdengar.
"Aduh.......aiss"suara wanita itu.
"Kalau jalan hati hati sia......."ucapan wanita itu pun terhenti saat ia memandangi wajah tampan Ricard.
"Maaf maaf lain kali aku akan berjalan lebih hati hati"ucap Ricard.
Tapi wanita itu hanya diam tanpa menjawab ucapan Ricard.Ia terpaku bahkan sampai terpesona dengan wajah tampan Ricard.
Ricard yang melihat wanita itu hanya diam dan memandangi wajahnya pun hanya menghela nafas.
__ADS_1
Ricard saat ini ntah kenapa tidak ingin berurusan dengan wanita lain selain kekasihnya dulu.
Mungkin karena efek Clara merajuk dengan dirinya,jadinya Ricard menampilkan wajah dingin dulu terhadap wanita Cantik ini.
"Hey nona......Aku minta maaf,lain kali aku akan lebih berhati hati"ucap Ricard dengan suara agak keras.
"Ehh...iyaa..tidak apa apa"ucap wanita itu yang baru tersadar karena memandangi wajah Ricard.
"Emmm.......kalau begitu aku permisi dulu"ucap Ricard yang mau pergi.
Tapi baru mau melaju selangkah wanita cantik itu memanggilnya.
"Tunggu dulu......"ucap wanita cantik itu.
"ya....Apa ada perlu lagi"ucap Ricard.
"Apa dia emang sedingin ini"pikir wanita itu.
"Tidak ada,aku hanya ingin berkenalan denganmu saja"ucap wanita itu.
"Ooo....Namaku Ricard.Ricard Stive"ucap Ricard sambil mengulurkan tangannya.
"Namaku Sasa Chaper,kau bisa memanggilku Sasa"ucap sasa sambil membalas uluran tangannya.
"Sangat halus dan lembut"ucap sasa dalam hatinya saat ia menyentuh tangan Ricard.
Setelah itu Ricard pun melepaskan tangannya dari tangan Sasa.
"Apa ada lagi yang kau butuhkan"ucap Ricard.
"i....tuuu.....boleh bertukaran no telepon"ucap sasa dengan gugup.
"boleh....."ucap Ricard yang langsung menyerahkan Handphonenya,ia terlalu malas untuk menyalin no handphone wanita ini.
"Terima kasih......Nanti malam aku akan menghubungi mu ya"ucap Sasa gembira.
"Oke......"ucap Ricard dengan singkat lalu ia pergi meninggalkan wanita itu.
Setelah Ricard pergi,wanita itu senyum senyum sendiri.Ia begitu bahagia karena bisa mendapatkan no telepon Ricard.
"Aaaaaaa........senangnya"ucap wanita itu dengan gembira.
~
"Apa sudah lama menungguku"ucap Ricard yang sudah sampai di cave samping kampus.
"Tidak baru saja sayang......."Ucap Dosen Nita.
__ADS_1
"Sini aku sudah memesan makanan"ucap Dosen Nita lagi.
"Siapp.....Kau makanlah yang banyak,aku akan membayarnya"ucap Ricard sambil duduk disebelah Dosen Nita.
"Oke...."ucap Dosen Nita dengan antusias.
"Oh iya,tadi aku melihat Clara denganmu begitu dekat.Apa kau dengannya ada hubungan khusus"ucap Dosen Nita.
"Clara salah satu kekasih ku"ucap Ricard dengan santai.
Tapi tak lama kemudian,Ricard baru menyadari satu hal.
Kalau Dosen Nita adalah satu satunya kekasih Ricard yang belum mengetahui kalau ia memiliki banyak wanita lain.
Ricard pun menoleh ke arah Dosen Nita,ia melihat kalau Dosen Nita mulai menangis tersedu sedu.
"Hiks...hiks...Aku kira kau pria yang setia,ternyata dugaan ku salah.Kau sama saja dengan pria buaya lainnya"Ucap Dosen Nita sambil terisak.
"Sayang...Aku bisa jelasin semuanya"ucap Ricard panik.
Plak!!
Dosen Nita pun menampar pipi Ricard sengan keras.
"Hiks...Hiks....kita putus.Aku tidak mau mendengar penjelasanmu lagi"ucap Dosen Nita yang langsung pergi begitu saja.
Melihat kepergian Dosen Nita,Ricard tidak mengejarnya.Ia duduk sambil merenungi semuanya.
"Hari ini begitu sial"ucap Ricard dengan kesal.
"Sistem lagi cuti.....Clara Merajuk.....Dosen milf minta putus.........Andai Sistem tidak cuti,mungkin dia bisa memberiku sedikit solusi"ucap Ricard dengan frustasi.
~
~
~
( Bersambung )
~
~
~
Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman temanš„°
__ADS_1
Dukungan kalian semangatkuš