Sang Pemandu

Sang Pemandu
Kenikmatan


__ADS_3

Setelah puas Ricard memainkan kepala Mei'er ditongkatnya.Kini Ricard langsung menyuruh mei'er untuk membuka bajunya.


Setelah baju Mei'er terbuka sepenuhnya Ricard pun langsung tertegun melihat bentuk tubuh mei'er.


Kulit putih dan mulus ada tonjolan gunung yang benar benar pas di genggam oleh tangan,membuat darah Ricard benar benar mendidih.


Ditambah lagi lubang surga bewarna pink yang tidak ada tumbuhannya dan pantat yang sudah menonjol kebelakang membuat Ricard ingin segera menerkam dirinya.


Mei'er memang berbeda dari keempat wanitanya,ia bisa dikatakan lumayan sempurna jika dibandingkan dengan perbedaan bentuk tubuh.


Kemudian Ricard pun langsung menarik tangan Mei'er dan mendudukkannya di sofa,Ricard mengangkat kakinya dan membuat posisi kaki mei'er membentuk huruf m.


Ricard langsung mengarahkan tongkat panjangnya kelembah surga Mei'er dan menusuknya secara perlahan.


"Ahhhh.......Tu...aannn sakitt heemm ahh...."erangan mei'er menahan sakit pun terdengar.


Karena Ricard langsung menerobos selaput lubang surga mei'er dengan perlahan,itu membuat darah mengalir lumayan banyak.


Mei'er benar benar menahan sakit karena ia masih perawan dan belum sama sekali terjamah oleh pria.


Tapi Ricard tidak mempedulikan Suara mei'er yang menahan sakit.Ricard terus saja menusuk lubang surga mei'er yang kecil itu dengan tongkat panjang Ricard.


"Tahan sayang......ini benar benar nikmat"ucap Ricard yang sudah merasakan nikmat dilubang surga mei'er yang masih sempit dan ketat.


Setelah 5 menit ditusuk Ricard dengan Tongkat super panjang dan tebal.Mei'er pun merasakan kenikmatan yang belum pernah ia rasakan sama sekali.


Mei'er mulai mengeluarkan erangan kerasnya dengan penuh kenikmatan.


"ahhhhh iyaaa"


"iyaaa ahhhh lagi......"


"aaahhhhh lebih keras Tuan......ahhhh Tuannn.....tuannn....aku mau pipisss ahhhhhhh"baru 10 menit ditusuk tongkat Ricard.


Mei'er pun melakukan pelepasannya pertamanya selama menjadi wanita.


Mei'er yang sudah kelelahan karena pelepasan pertamanya tidak membuat Ricard berhenti.


Ricard masih saja menusuk Lubang surga itu dengan keras.Ricard benar benar menikmati sensasi ini.


Mungkin karena sudah 1 tahun didunia kultivator,itu membuat Ricard benar benar haus akan lubangnya para wanita.

__ADS_1


"Sayang berbalik"ucap Ricard dengan tidak sabar.


Mei'er yang mendengar permintaan Ricard pun mengangguk.Ia tidak memperdulikan rasa lelahnya.


Dipikirannya,ia harus melayani Ricard dengan semua kemampuannya.


Mei'er pun langsung berbalik dan memposisikan tubuhnya dengan sedikit membungkuk sambil memegang sofa.


Melihat posisi mei'er seperti dogi setail.Ricard segera mengarahkan tongkatnya ke arah lubang surga mei'er dan menusuknya secara perlahan.


"aaahhh......oooooo.....Tuannn ini nikmat"erangan pelan mei'er pun sudah terdengar.


Plak!


Plak!


Plak!


Ricard yang kenikmatan pun menampar pantatnya Mei'er sambil memacu laju tongkatnya dengan perlahan.


"Ahhhh Tuannn lebih keras"ucap mei'er dengan memohon.


Kemudian mulai lah terdengar erangan mei'er yang penuh kenikmatan.Mereka melakukan kegiatan yang penuh dengan sensasi nikmat itu selama 5 nonstop.


Setelah waktu menunjukan jam 5 sore,mereka akhirnya menyudahi kegiatan panas mereka.


Mereka duduk disofa dengan posisi Mei'er duduk dipangkuan Ricard sambil berpelukan,Tapi tongkat Ricard masih didalam lubang Surga kecil mei'er.


Sebenarnya Ricard masih sanggup untuk melakukannya lagi.Tapi tubuh mei'er sudah kelelahan dan berakhir pingsan dengan memeluk Ricard sambil tersenyum bahagia.


Setelah 1 jam dengan posisi seperti itu.Mei'er akhirnya mulai terbangun.


"Kau sudah bangun sayang"ucap Ricard sambil mengelus kepala Mei'er.


Mei'er pun mengangguk sambil tersenyum bahagia.Ia mencoba turun dari pangkuan Ricard karena mau mandi.


Tapi ternyata tongkat Ricard masih didalam lubang surga kecilnya dan itu membuat rasa sakit lagi karena mereka habis melakukan kegiatan panas dengan keras.


"auu...."


"Kau mau kemana?"Tanya Ricard.

__ADS_1


"Aku mau mandi Tuan,tubuhku penuh cairanmu"ucap mei'er dengan malu malu.


"Aku gendong"ucap Ricard yang langsung saja menggendong tubuh mei'er.


Didalam kamar mandi ternyata Ricard mulai lagi menusuk lubang kecil mei'er dengan tongkat panjang Ricard.


Mei'er hanya pasrah saja,karena ia juga sudah ketagihan dengan tongkat panjang Ricard yang perkasa itu.


"Ini benar benar nikmat"ucap Ricard yang mulai menciumi dada Mei'er.


Mereka melakukan dengan posisi Mei'er baring didalam bathup kamar mandi.


Tangan kanan Ricard mulai mencubit tonjolan kecil yang ada digunung Mei'er dengan keras,dan gunung sebelah kiri mulai Ricard sedot dan sekali kali Ricard menggigitnya.


Setelah 1 jam Ricard menyudahinya dengan Mengeluarkan Cairan hangatnya didalam lubang sempit mei'er.Ia menyudahinga karena mei'er benar benar sudah kelelahan.


Kegiatan panas sebelumnya sudah membuat mei'er kehabisan tenaga.


Kini Ricard mencabut tongkat panjangnya dari lubang surga Mei'er dan terlihat ada cairan hangat yang mengalir keluar dengan perlahan.


"Ini benar benar mahakarya yang sangat indah"pikir Ricard.


Akhirnya mereka mandi dan mulai untuk makan malam yang sudah dipesan oleh Ricard dari pengantar makanan.


~


~


~


( Bersambung )


~


~


~


Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰


Dukungan kalian semangatku😘

__ADS_1


__ADS_2