Sang Pemandu

Sang Pemandu
Hukuman tapi enak


__ADS_3

Melihat buah kenyal Sara sudah terpampang jelas dihadapannya.


Ricard mulai melahap tonjolan pink yang ada disebelah kanan,sedangkan yang ada disebelah kiri Ricard pencet sambil memutarnya dengan sedikit tekanan.


Sara berusaha untuk menahan suaranya agar tidak terdengar saat Ricard sedang bermain dibuah kenyal.


Tapi usahanya sia sia,Sara ntah kenapa begitu menikmati Hukuman yang Ricard berikan kepadanya.


"emmmm......ahhh.."


"Tu.....annnn.....muda......jangan ditekan aaahhh"erang Sara dengan merdu.


Ricard akhirnya menyudahi kegiatannya dibuah kenyal Sara.Ia mulai Mengangkat tuhuh Sara dan menaruhnya disofa.


Ricard secara perlahan melepaskan rok Sara dan Celana dal*mnya.


Ia secara perlahan membuka kaki Sara secara lebar lebar dan melihat dengan jelas lembah surganya Sara dengan ditumbuhi tanaman hitam.


"Ini begitu lebat"ucap Ricard sambil mengelus Lembah surga Sara.


Mendengar ucapan Ricard,wajah Sara tiba tiba saja langsung memerah.Ia benar benar malu apa yang dikatakan Ricard.


"Ini hukuman tapi kok enak ya"pikir Sara dengan polosnya.


Ricard secara perlahan mulai menjilati lembah surga Sara sambil menekan tonjolan pink dibuah kenyalnya Sara.


"emmmm.....ahhhh...."


"aaahhhh....."


"ahhh.....enak...Tuan...."


Sara langsung mengerang saat Ricard menjilmek dilembah surganya dengan lihai.


"Ahhh...Tuan....aku tidak tahan..lagi.....aku mau pipis Tu....annn....."ucap Sara dengan suara yang kenikmatan.


"Tu...ann...ahhhhh...."


Setelah mengerang tak karuan tapi dengan merdu.Sara langsung mengeluarkan pelepasan pertamanya dimuka Ricard sampai memenuhi seluruh wajah Ricard.


Cairan yang keluar cukup banyak dan semuanya dilahap habis oleh Ricard tanpa setetes pun.


"Baru 5 menit dijilmek,udah keluar..."ucap Ricard dalam hatinya


Setelah pelepasannya yang pertama,Sara merasakan kaki nya sangat lemas dan aliran darahnya semakin meningkat setelah merasakan nikmat duniawi yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.


Ricard mulai membuka celananya dan duduk disamping Sara.

__ADS_1


"Apa kamu hanya diam saja tanpa melakukan sesuatu"Tanya Ricard sambil menunjukkan tongkat panjang dan tebalnya yang sudah berdiri dengan kokoh.


Sara awalnya bingung,tapi setelah melihat kalau tongkat panjang Ricard sudah terlepas dari celananya.


Sara sudah langsung paham apa yang Ricard mau.


Ia berjongkok dihadapan Tongkat Ricard sambil memeganya.


"Ini lebih panjang dan tebal dari yang aku lihat dividio telegram...,apa ini akan muat saat masuk kemulut dan lubang kecilku nanti"pikir Sara setelah melihat tongkat Ricard.


Karena Sara masih amatir,Sara mulai mencium terlebih dahulu ujung tongkat panjang dan tebal Ricard.


Setelah itu ia mulai melahap Tongkat Ricard dengan mulutnya,dan itu sukses masuk setengah Tongkat Ricard dimulutnya.


Sara mulai mengaduk tongkat Ricard dimulutnya sambil memegang dua bola naganya Ricard.


Setelah 10 menit melahap tongkat Ricard,Ricard mulai merasakan tanda tanda akan keluar.


Ricard secara perlahan memegang kepala Sara sambil mengayun pelan.Setelah mau keluar Ricard mulai menekan kepala Sara.


crooott!


crootttt!


Tongkat Ricard langsung mengeluarkan Cairan hangat dan kentalnya ditenggorokannya Sara.


Air matanya terlihat jelas dipelupuk mata Sara karena harus menahan tongkat Ricard ditenggorokannya.


Setelah beberapa saat,Ricard mulai mengeluarkan tongkatnya dari mulut Sara.


Sara langsung saja mengatur nafasnya yang tersengal karena tadi ia harus menahan nafas.


Tapi Ricard tidak membiarkan Sara mengatur nafas,ia membaringkannya Disofa panjang.


Ricard langsung menindih tubuhnya sambil mengarahkan tongkatnya dilembah surga Sara yang masih sempit,lalu menghentaknya dengan cepat.


Sara benar benar terkejut dengan tindakan Ricard,ia mulai merasakan perih dibagian sela sela kakinya.


Sara tidak bisa lagi menahan air matanya saat mahkotanya kini sudah diambil oleh Ricard.


Ricard mulai menggerakkan pinggulnya dengan cepat sambil menjilati leher Sara.


Sara yang yang awalnya merasakan perih,sekarang ia mulai merasakan nikmat duniawi lagi.


"Emmm......ahh...Tuan....enak.."


"La.....gi....lebih dalam.....Tuan...ahhhh"

__ADS_1


"Ahhh....Tuan....."


Sara langsung mengerang dengan penuh kenikmatan.Ia sudah melupakan rasa perih saat Ricard memasukkan tongkat dilembahnya tadi.


Tak lama kemuadian Ricard langsung mengeluarkan cairan kentalnya dilembah surga Sara.


******!


croottt!


Ricard perlahan mencabut tongkat panjang dan tebalnya dari lembah surga Sara.Kini terlihat jelas air terjun yang mengalir sangat deras disela sela lembah surganya.


"Sekarang gantian,kau yang diatas"ucap Ricard yang langsung duduk disofa.


Sara secara perlahan bangun dari baringnya.


ia mulai berjongkok diatas tongkat panjang dan tebal Ricard sambil mengarahkannya ke lembah surganya.


"aaahhhh......"erang Sara saat tongkat Ricard sudah masuk sepenuhnya di lembah surganya.


Sara mulai menggerakkan pinggulnya naik turun secara perlahan sambil mencium bibir Ricard dengan lembut dan dalam.


Ricard membalas ciuman Sara sambil memukul pantat Sara dengan keras.


Plak!


Plak!


Plak!


Mereka berdua pun melakukan kegiatan panas mereka selama 1 setengah jam tanpa henti.Mereka bahkan hampir melupakan waktu rapat yang sebentar lagi akan dimulai.


~


~


~


( Bersambung )


~


~


~


Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰

__ADS_1


Dukungan kalian semangatku😘


__ADS_2