
Melihat sebuah pedang tajam digenggaman tangan Ricard.Sara benar benar ketakutan saat ini,ia menangis dengan tersedu sedu dihadapan Ricard.
Tapi,disisi lain ia masih bimbang untuk memberi tau Ricard tentang keadaannya.
Tak lama kemudian,ia pun berniat memberi tau Ricard tentang sebuah kebenaran yang selama ini ia pendam.
"Hiks....Tuan..Sebenarnya adikku dan ibuku ditangkap oleh para Mafia yang ada diprovinsi Shanghai Tuan....."
"Hiks.......Mereka memaksaku untuk memberikan data data penting Perusahaan ini Tuan,kalau aku tidak menuruti permintaan mereka,ibu dan adikku akan dibunuh oleh mereka....."
"Dan aku juga tak boleh memberi tau siapapun tentang mereka......."
"Hiks......Aku terpaksa mengikuti ucapan mereka Tuan....Aku juga tak ingin berkhianat karena mengingat semua kebaikan Nona Bella dan Perusahaan Tuan"Ucap Sara dengan tangis yang tersedu sedu.
Ricard terdiam mendengar penjelasan dari Sara.Ia juga tak menyangka kalau Sara mendapatkan tekanan dari pihak Lain.Ia juga tak merasakan tanda tanda kebohongan dari penjelasan Sara tadi.
Ricard pun mulai menyimpan kembali pedangnya dan mengangkat bahu Sara agar duduk disampingnya.
Ia membawa kepala Sara kebahunya dan berusaha untuk menenangkannya.
Ricard secara perlahan lahan mengelusnya kepalanya dengan lembut, tapi dalam hatinya ia ingin membantai mereka yang telah berani membuat kekasihnya tersiksa secara mental.
Ricard hanya tau kalau Diprovinsi Shanghai hanya punya 1 Genk Mafia,mereka adalah Mafia Kertas Tipis.
Tapi Ricard tidak tau mereka bekerja dengan siapa,karena disana terdapat 3 Perusahaan besar juga
"Lupakan....Karena mereka ingin bermain denganku,maka kematian mereka adalah bayarannya"Pikir Ricard.
Tapi Ricard juga tak mau menyerang sendiri,karena kalau ia yang maju sendiri pasti rata dengan mudah.
Jadi ia pun memikirkan tentang Perusahaan BodyStellnya.Ia mengingat kalau Perusahaan bekas mafianya itu dalam tahap pembangunan.
"Gedung Perusahaan masih direnovasi mereka juga lagi menganggur.Lebih baik mereka saja yang aku bawa untuk membantai Para Mafia sialan itu......"
"Lagi pula aku sudah memberikan 100 Pil Penguat Tubuh untuk mereka,jadi anggap aja ini latihan untuk mereka mengeluarkan keringat......"
"Lagi pula,apa gunanya mereka kalau bos yang maju"Pikir Ricard.
Tak lama kemudian,Sara mikela juga perlahan mulai tenang karena mendapat perlakuan lembut Ricard.
"Kau tenanglah dulu,besok kita akan berangkat bersama anak buahku untuk menyelamatkan ibumu di Shanghai"ucap Ricard sambil mengelus kepala Sara.
Sara pun langsung mengangkat kepalanya saat mendengar ucapan Ricard.
"Tapi Tuan,Mereka sangat kejam dan........"
"Aku juga bisa berlaku kejam,aku memiliki semuanya.Jadi untuk berurusan dengan hal kecil itu.Itu bukan masalah besar untukku"Ucap Ricard dengan santai.
Sara pun hanya menganggukkan kepalanya,ia mempercayai ucapan Ricard.Apa lagi ia mengingat bagaimana cara Ricard menghancurkan sebuah Meja dengan sekali pukul.
__ADS_1
"Aku akan mempercayai Tuan......Tapi apa Tuan sudah memaafkan Aku"Tanya Sara dengan ragu ragu.
"Untuk memaafkanmu aku belum bisa,tapi kau harus mendapatkan hukuman"Ucap Ricard dengan sedikit serius.
"Baik Tuan....."ucap Sara dengan kepala yang menunduk sedih,sepertinya ia belum paham hukuman apa yang ia dapatkan dari Ricard.
Mungkin kalau ia tau,sara pasti akan ketagihan dengan hukuman itu.Karena ia sudah pernah mendapatkan hukuman itu dari Ricard sebelumnya.
"Kau istirahatlah dulu,aku akan segera mengunjungi anak buahku"ucap Ricard yang mulai siap siap untuk pergi.
Sara juga mengangguk patuh saja,ia berfikir kalau Ricard masih marah padanya.
Karena Ruangan Pribadi Ricard juga terdapat tempat tidur,ia menyuruh Sara untuk bermalam diruangan pribadinya.
Saat keluar dari Ruangan,ia menemukan Mei'er dan Ling'er sedang duduk disebuah sofa sambil meminum teh.
Mei'er dan Ling'er langsung berdiri saat Ricard tiba ditempat mereka berdua.
"Mei'er kau ikut aku untuk mengunjungi Perusahaan BodyStell.Dan kau Ling'er berjaga Diperusahaan ini"ucap Ricard.
"Baik Tuan...."ucap Ling'er dan Mei'er secara serempak.
Ricard dan Mei'er pun pergi menuju Mobil Lamborghini Ricard yang sedang terparkir.
Sara langsung mengambil bagian untuk menyetir,sedangkan Ricard duduk dikursi penumpang sampingnya.
Saat sedang melakukan perjalanan,Mei'er bertanya tentang Sara.
"Ibu dan adiknya sedang disandra oleh Mafia KertasTipis....Ia melakukan itu dengan terpaksa....."
"Aku juga tak bisa menyalahkan dirinya sepenuhnya.Jika itu terjadi padaku mungkin aku akan melakukan hal sama"ucap Ricard dengan menghela nafas berat.
Mei'er seketika merasakan kemarahan saat Ricard mengatakan ibu dan adik sara sedang disandra.
"Mereka memang keji......Menghalalkan segala cara untuk mendapatkan yang mereka inginkan,orang seperti itu harus dibunuh saja Tuan"ucap Mei'er dengan marah.
"Kau benar,tapi aku tak akan bergerak sendiri.Aku akan menyuruh orang orang dari perusahaaan BodySteelku...."
"Aku pernah memberikan 100 Pil untuk 100 orang....Jadi aku ingin melihat sampai dimana kemajuan mereka"ucap Ricard.
"Tapi,apa Tuan tau siapa yang menyuruh mereka menyandra ibu dan adik Sara"Tanya Mei'er.
"Aku belum tau.....Tapi aku sedikit mencurigai Perusahaan GaliSumur"Jawab Ricard.
"Kenapa Tuan mencurigai mereka,apa ada alasan khusus?"Tanya Mei'er.
"Diprovinsi Shanghai,tempat itu memiliki 3 Perusahaan besar yang menduduki negeri China ini....."
"Perusahaan Corplang dengan posisi ketiga,Perusahaan Milfed diposisi Keenam dan Perusahaan GaliSumur diposisi Ketujuh........"
__ADS_1
"Perusahaan diposisi ketiga,itu aku sudah pernah menyuruh paman fei untuk menyelidiki beberapa Perusahaan Besar,salah satunya itu.Mereka Perusahaan bersih dan tak pernah bermain kotor......"
"Sedangkan Perusahaan Milfed,itu milik Paman Begal Linu,aku dan Paman Begal Linu berteman baik....."
"Sedangkan Perusahaan Galisumur ini,pemiliknnya adalah pak tua Ken Thod.Ia kerap kali melakukan pemerasan terhadap Perusahaan kecil,ia juga sangat suka bermain dengan wanita muda"Jawab Ricard.
"Pantas saja Paman Fei tak pernah kelihatan 5 hari kebelakang,ternyata Paman Fei ditugaskan Tuan sebagai mata mata......"
"Tapi....bukannya Tuan juga suka bermain dengan banyak wanita muda"ucap Mei'er dengan santai.
Ricard pun langsung tersenyum kecut mendengar ucapan Mei'er yang terang terangan.
"Itu beda Mei'er.....Aku tidak pernah memaksa,kalau pak tua Ken Thod ini sering kali memaksa para wanita.Bahkan sampai memper.kosanya"jawab Ricard dengan tersenyum lebar.
"Bukannya Tuan waktu itu juga memaksa Mei'er"Ucap Mei'er dengan pura pura sedikit cemberut.
"Hehehe.......Tapi enak kan"Ucap Ricard dengan terkekeh cabul.
Mei'er pun menjadi salah tingkah dan malu saat mendengar ucapan cabul Ricard.
"Dasar Tuan cabul,tapi aku suka"Jawab Mei'er dengan malu malu.
Mereka berdua pun akhirnya tiba disebuah gedung yang sedang direnovasi.
Mei'er membawa mobil Ricard kesebuah parkiran dan turun dari mobil.
Karena hari ini telah pukul 06:00 malam,para tukang bangunan sudah pulang dan hanya tinggal beberapa alat berat kontruksi yang tinggal.
Terlihat juga para Bawahan Ricard yang sedang berlatih bertarung disebuah lapangan luas dengan sengit.
gerakan mereka sangat cepat dan kuat,mereka bahkan bisa memecahkan sebuah batu besar dengan sekali pukul tanpa merasakan sakit sama sekali.
Ricard juga tersenyum puas melihat kemajuan mereka.
"Padahal baru 7 hari aku berikan Pil itu,tapi kemajuan mereka cukup memuaskan ditempat yang tidak ada Qi ini"Pikir Ricard dengan senang.
~
~
~
( Bersambung )
~
~
~
__ADS_1
Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman temanš„°
Dukungan kalian semangatkuš