Sang Pemandu

Sang Pemandu
Rumah Mita


__ADS_3

Setelah pembicaraan mereka berdua selesai.Ricard pun membawa Bella kerumahnya untuk menunjukkan tempat tinggalnya sekarang.


Ricard pun langsung mengendarai mobilnya.Tapi yang anehnya,Ricard malah membawa mobilnya kewasan pinggir hutan yang sepi orang lewat.


"Kenapa kita menepi Disini"Tanya Bella yang bingung karena kawasan tersebut tidak ada orang yang lewat sama sekali.


"Kau tau ada tugas utama dari seorang Asisten pribadi kan"Tanya Ricard tersenyum sambil mengusap kepala gadis polos dan lugu itu.


"aaa...kuuu Sungguh tidak tau"Jawab Bella dengan gugup dan malu malu.


"Apa ia ingin melakukan seperti orang lakukan saat didalam kamar".Pikir Bella sambil malu malu.


Sepertinya Ricard tau apa yang dipikirkan Bella.


"Aku ingin melakukannya bersamamu cantik"Jawab Ricard sambil membelai pipi Bella.


Dan itu pun sukses membuat Bella menjadi salah tinggkah dan malu malu kucing.


Bella pun menganggukkan kepala dan berkata sambil gugup soalnya ini adalah pengalaman pertamanya bersama seorang Pria"Baa.....Ikk.....lahh"


Kemudian Ricard pun melepaskan celananya secara perlahan.


Setelah celana Ricard terlepas,seekor binatang buas yang besar berdiri dengan kokoh dari dalam celananya.


"Ini sangat besar dan panjang,Apakah itu bisa masuk kepunya ku nanti"Pikir Bella dengan polos dan sedikit gugup.


Ricard pun menyuruh Bella untuk meraihnya dan menggosokkan dengan lembut.


Setelah itu Ricard pun menyuruhnya untuk memasukkan kedalam mulutnya.


"Gadis polos ini belum tau apa apa,ia sering sekali melakukan kesalahan"Pikir Ricard.


"Usahakan jangan terkena gigimu sayang,jilat dengan lembut seperti kau menjilat ice cream"Ucap Ricard sambil membelai kepala Bella.


"Sudah,biar aku yang sekarang bergerak"ucap Ricard dengan lembut


Kemudian Ricard pun melepaskan celananya.


"Tolong pelan pelan,ini adalah pertama kalinya untukku"ucap Bella dengan gugup.


"Santai saja sayang"ucap Ricard sambil melepaskan celana Bella.


Ricard pun memasukkan Tongkat ajaibnya kedalam lubang baut Bella.


Awalnya Ricard tidak menyangka bahwa Bella masih perawan.Ia mengira Bella pernah melakukannya bersama orang lain,karena ia tidak menolak saat Ricard memintanya.


"Itu artinya ia memang menyukaiku"Pikir Ricard sambil menciumi leher Bella.


"Aaahhhh Ricard pelan pelan ahhhh"


2 jam berlalu........


Mereka pun melakukannya sampai 2 jam penuh.Setelah selesai mereka pun merapikan baju masing masing dan langsung menuju pergi menuju Villa Ricard.


Sesampainya Divilla Ricard mengendong Bella menuju kekamarnya untuk mengistirahatkan Bella.

__ADS_1


Karena,akibat pertempuran mereka, Bella menjadi kelelahan dan tertidur didalam Mobil Ricard.


...----------------...


Sore harinya Ricard pun bersiap siap untuk bertemu Mita.


"Kau mau kemana"Tanya Bella.


"Aku mau bertemu seserorang"Jawab Ricard.


"Apa itu kekasihmu"Tanya Bella.


"Apa kau marah,jika aku punya wanita lain selainmu"ucap Ricard sambil membelai kepala Bella dengan lembut.


"Aku tidak akan marah jika kau punya wanita selain ku.Tapi bagaimana dengan dia?"Tanya Bella sambil menatap lekat lekat kearah Ricard.


"Dia tidak akan marah, aku akan mencoba untuk menjelaskan situasinya"Ucap Ricard dengan lembut.


Bella hanya manganggukkan kepala.


"Jika kau ingin menjemput beberapa barang dikotsan mu,kau bisa menggunakkan Lamborghini ku yang ada digarasi"Ucap Ricard sambil memberikan Kunci Mobil Lamborghininya.


"Taa...pi akuu takut mobilmu rusak"ucap Bella yang gugup,karna ia baru pertama kali mengemudikan mobil mahal.


"Untukmu itu tidak masalah"Ucap Ricard sambil mencium kening Bella.


"Baiklah........"Jawab Bella dengan patuh.


Malam harinya sekitar jam 6 di rumah Bella Ricard pun mengetuk pintu Rumah Mita.


"Naik motor itu" Jawab Ricard sambil menunjuk motornya.


Mita pun melihat ke arah yang ditunjuk Ricard.


"Wowww bukankah ini motor mahal,kemarin kau bilang kau hanya seorang mahasiswa.Bagaimana kau memiliki Motor ini"Tanya Mita dengan bingung.


"Setiap orang memiliki rahasianya sendiri,sudahlah ayo masuk.Aku sudah tidak tahan lagi"Ucap Ricard sambil berbisik kearah telinga Mita.


Mendengar itu,Wajah Mita segera memerah ketika mengingat kegilaan yang mereka lakukan di semak semak pinggir hutan.


Mereka pun langsung bergegas menuju kekamar Mita.


"Tidak kusangka kamarmu sangat indah dan sederhana,kukira kamar wanita akan penuh dengan aksesoris make up"Puji Ricard.


"Apakah kau menyukainya"Tanya Mita dengan malu malu.


"Tentu saja Aku menyukainya,tapi aku lebih menyukai pemiliknya"Goda Ricard sambil memeluk Mita.


Wajah Mita lansung memerah,ia mengerti apa yang dimaksud dari Ricard.


"Jangan keras keras,Nanti ada tetangga yang lewat mendengarnya"ucap Mita dengan pelan.


Ricard tersenyum tipis dan berkata"Itu tergantung kepadamu,apakah kau bisa menahannya untuk tidak berteriak".


Segera mereka berdua berciuman sambil melepaskan pakaian mereka masing masing.

__ADS_1


Setelah itu kamar mulai bergema dengan suara kenikmatan dari dua orang yang sedang bercinta.


Mereka bercinta dengan gila tanpa memperhatikan lingkungan sekitar.


Bahkan ada seorang gadis muda yang sedang lewat didekat Rumah Mita.Dia tidak sengaja Mendengar suara orang kenikmatan.


"Bukankah itu suara mita?apa ia sedang bercinta?tapi dengan siapa.Ia bahkan tidak pernah dekat dengan lelaki manapun"Pikir Gadis tersebut.


Karena penasaran Ia pun mulai pergi menuju jendela kamar milik mita untuk mengintip.


Setelah melihat apa yang sedang terjadi,ia pun langsung terkejut dan terangsang oleh permainan kasar mereka


Tanpa gadis tersebut sadari,ia mulai menggaruk dan membelai lubang bautnya sambil melihat pertempuran Mita atau bisa disebut sahabatnya.


"Sialll ini semakin nikmat....ahhh"erang gadis tersebut dengan nikmat.


Ternyata suara erangannya tanpa disengaja didengar oleh Ricard dan Mita.Mereka berhenti sebentar,Lalu tancap gas lagi.Dipikiran mereka bodo amatlah siapa yang mengintip.


Beruntungya gadis tersebut segera berlari dan pergi kekamar rumahnya.


Rumah gadis tersebut tepat disebelah Rumah mita paling hanya berjarak 20 meter.


Sementara itu dikamar gadis tersebut,ia sedang membelai lubang bautnya sambil mengerang pelan.Ia takut kalau suaranya didengar oleh orang tuanya.


"Ahhhk....iinniii sung.....guh nikmat ahhhh"Akhirnya gadis tersebut pun melepaskan air terjunnya dan tertidur lelah.


Sementara Ricard dan Mita terus bercinta 3 jam lamanya.Mereka bertempur tanpa henti yang berakhir Mita kelelahan dan sudah tidak kuat lagi untuk melanjutkan.


Ricard pun merapikan pakainnya dan pakaian Mita yang berantakan. Dan Ia juga tidak lupa mentransfer 5 juta ke Rekening Mita.


"Gunakan uang itu untuk kebutuhan mu"ucap Ricard sambil mencium kening Mita


"taa-pii ini"


"Sudah gunakan saja uang itu"Ucap Ricard yang langsung memotong ucapan Mita.


Setelah itu,Ricard pun pamit untuk pulang kerumahnya.


~


~


~


( Bersambung )


~


~


~


**Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰


Dukungan kalian semangatku😘**

__ADS_1


__ADS_2