Sang Pemandu

Sang Pemandu
Wanita Dikamar Mandi


__ADS_3

Setelah menanyakan beberapa hal dengan paman Fei,Ricard kini memandangi semua orang yang ada diruangan itu.


"Kenapa dengan wajah kalian itu"tanya Ricard ke arah Bella dan Mita dengan bodoh.


"Seharusnya kami yang bertanya,kenapa kau menyuruh Paman Fei membunuh orang"ucap Mita dengan syok saat melihat pembunuhan tadi.


Sedangkan Bella,ia masih gerogi saat melihat tadi.Jadi ia hanya diam saja.


Untuk Charles Bolt dan Jhon Bekil mereka bersikap biasanya saja,Mereka sudah biasa jika melihat orang mati.


Tapi mereka baru pertama kali melihat orang mati secara langsung.


"Orang yang dibunuh Paman Fei tadi adalah orang yang berasal dari Mafia Akatsulap......."


"Mereka juga tidak akan melapor kepihak kepolisian.Pertama mereka tidak memiliki bukti nyata.Kedua mereka berasal dari Geng Mafia."ucap Ricard dengan santai.


Mendengar ucapan Ricard,kedua wanita tersebut pun mulai menghela nafas lega.


"Sudahlah kalian berdua istirahat saja dulu.Aku akan memeriksa kondisi Perusahaan"Ucap Ricard lagi lalu ia mencium kening Bella dan Mita bergantian.


Ricard pun keluar dari Ruangan Rapat,ia berjalan jalan disekeliling Perusahaanya.


Banyak wanita yang memandangi Ricard dengan takjub dan terpesona.Tapi Ricard tak mengubris padangan mereka terhadap dirinya,ia hanya berjalan dengan wajah yang dingin dan datarnya.


Ia begitu kaya dan sangat tampan,itulah yang mungkin sedang dipikirkan oleh semua wanita.


Asik sedang berjalan jalan,tiba tiba saja Ricard mendengar suara erangan seseorang dari kamar mandi wanita.


Ricard bisa mendengar suara dari jarak jauh karena ia sudah belajar tentang presepsi Didunia Jiwa bersama Sistem.


"Apa ada orang yang sedang bercinta disini....Sialan bukannya bekerja malah bercinta"Pikir Ricard dengan kesal.


Ia pun mendekati Kamar mandi wanita dan mengaktifkan Skil Mata Cahayanya untuk melihat didalamnya.


Baru saja melihat,Ricard terkejut dengan pandangannya.Ia melihat seorang wanita sedang memuaskan nafsunya dengan jari tengahnya.


Ricard mulai menjilati bibirnya,ia berjalan kearah papan Tanda yang bertuliskan Wc Rusak.


Ricard mulai masuk dan mengunci pintu lobi kamar mandi.


"Hari keberuntungan hehehe........ketemu wanita yang sedang sang*k........sendirian lagi hehehe"Ucap Ricard dengan Cabul sambil tertawa kecil.

__ADS_1


Ia pun membuka pintu kamar mandi dan masuk.


"Tu.....an muda sedang apa anda disini"ucap wanita itu dengan gugup lalu menutupi lembah surganya dengan kedua tangannya.


Wanita itu gugup karena ketahuan sedang colmek oleh Ricard.Ditambah Lagi Ricard masuk kemar mandi wanita lalu menutupnya.


"Aku akan membantumu sedikit melakukan olahraga panas"ucap Ricard yang langsung menyingkirkan kedua tangan wanita itu dari lembah surganya.


"Tuan muda jan......emm...ahhhh"wanita itu pun menghentikan ucapannya saat ada sensasi nikmat mengalir di dilembahnya.


Ia melihat Ricard sedang menjelati lembah surganya dengan intens dan lihai.


"ahhh....Tuan....ahhh....jan....gan....ahhh"


"ooo...emm....jangan berhenti Tuan....."


"ahhh....."


wanita itu mengerang dengan penuh kenikmatan saat Ricard bermain disela sela lembah surganya.


Ia juga telah lupa bahwa saat ini yang ada dihadapannya adalah Bos besarnya yang biasanya dipanggil Tuan Muda oleh semua karyawan kantornya.


Itu semua dilakukan agar semua karyawan Perusahaannya mengetahui siapa Bos mereka.Tapi Ricard masih belum mau tampil dihadapan publik.


Banyak juga karyawan wanita yang diam diam menyimpan foto Ricard didompet atau ponsel mereka agar bisa berfantasi dengan wajah Ricard.


Mereka semua mengagumi Ricard karena ketampanannya yang tidak masuk akal menurut mereka,ditambah lagi Ricard sangat kaya.


Termasuk juga wanita yang saat ini sedang bersama Ricard dikamar mandi.


Setelah lima menit merasakan nikmat surgawi.Wanita itu langsung melakukan pelepasan pertamanya.


Hah!hah!hah!


Wanita itu pun mulai terengah engah dan kelelahan.Tapi Ricard tidak mau menunggu lama,Ia mulai membuka resleting celananya dan mengeluarkan tongkat panjang dan tebalnya.


Ricard langsung mengangkat kedua kaki wanita itu dan memposisikan tongkatnya kearah lembah surganya.


"Tuan Mu....ahhh.....sakit....."


"hiks....aaahhh...."

__ADS_1


Wanita itu pun mulai merintih kesakitan saat Ricard memasukkan tongkat panjangnya.Darah segar juga mengalir disela sela kakinya.


Tak berselang lama ,wanita itu pun mulai menikmati permainan Ricard.


"ahhhh...emmm.....iya...."


"ahh....Tuan...mu....da...lebih cepat"erang wanita itu dengan penuh kenikmatan


Dengan semangat yang membara Ricard mulai menembakkan cairan hangat kentalnya didalam lembah wanita itu.


"Siapa namamu Nona"ucap Ricard sambil mencabut tongkatnya dari lembah surga wanita itu.


Mereka melakukan kegiatan panas yang melelahkan ini selama 30 menit tanpa henti.Setelah berhenti Ricard malah bertanya nama wanita itu.


"Hah!hah!.....Nama saya.....Dinda long Tuan Muda"Jawab Dinda sambil mengatur nafasnya yang tersengal.


"Baiklah sekarang bersihkan tubuhmu itu lalu kembali bekerja dan jangan lupa.Kau sekarang telah menjadi salah satu kekasih ku"ucap Ricard sambil tersenyum.


Tapi Dinda malah kebingungan mendengar ucapan Ricard.


"Salah satu?Apa Tuan Muda memiliki banyak simpanan kekasih?Aku tak menyangka Tuan Muda seorang peleiboi.Tapi aku malah tetap menyukainya.....Huft...."Pikir Dinda dengan pasrah.


Tapi ia tetap menuruti permintaan Ricard,ia mulai membersihkan tubuhnya dan kembali ke Ruangannya.Ia menjabat dikantor ini sebagai Manager Keuangan.


~


~


~


( Bersambung )


~


~


~


Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰


Dukungan kalian semangatku😘

__ADS_1


__ADS_2