
"Untuk yang ketiga itu disebut dengan istilah Dao Pedang,didunia ini belum ada yang mencapai ketingkat itu,tapi kau beruntung mempunyai guru yang telah mencapai ketingkat Dao Pedang......."
"Tingkatan Dao Pedang,kau tidak hanya bisa menebas musuh dengan mudah,tapi kau juga bisa menebas musuh hanya menggunakan sebuah Ranting kecil yang dialirkan Qi....."
"Bahkan cakupan juga sangat mengerikan jika sudah sampai ketahap ini"ucap Xiao Ting sambil menjelaskan beberapa tingkatan dalam berpedang.
Ricard sangat kagum akan kemapuan Xiao Ting yang sangat hebat itu.Tapi ia juga sedikit menyadari akan ucapannya yang cukup janggal menurutnya.
"Bukannya guru bilang didunia tidak ada yang sampai ketahap Dao Pedang,tapi guru sudah sampai ditahap itu,atau Guru bukan berasal dari dunia ini"Tanya Ricard.
Xiao Ting tersenyum mendengar ucapan Ricard.
"Tampan,berbakat dan juga sangat cerdas dalam menilai situasi,aku ingin melihat apa lagi yang kau punya muridku"Pikir Xiao Ting dengan bangga.
Ia cukup mengagumi akam pemikiran Ricard tentang mengenainya.
"Untuk sekarang kau belum bisa mengetahui tentang Gurumu ini,tapi jika kekuatanmu sudah mencapai ketingkat tertentu.Maka guru akan memberitaumu tentang itu nanti"Jawab Xiao Ting.
Ricard hanya mengangguk saja dan tak bertanya lagi,ia paham akan ucapan gurunya itu,bahkan ia bisa menyimpulkan kalau Xiao Ting bukan berasal dari dunia ini.
Untuk alasan kenapa ia berada didunia ini Ridard tak bertanya,ia yakin jika suatu saat nanti Xiao Ting juga pasti akan memberi taunya.
Saat 10 menit berjalan,mereka berdua tiba disebuah Kolam yang warna airnya bewarna Hitam Pekat,tapi Hawa yang dikeluarkan Kolam itu sangat panas dan kental.
"Kau buka semua bajumu dan berendam disitu selama 1 jam,walaupun Fisikmu sudah ditingkat Berlian.Kolam ini juga masih bisa meningkatkan tubuh Fisikmu dan Kultivasimu"Ucap Xiao Ting.
Ricard mengangguk dan sedikit memikirkan beberapa Pose Cabul.
Ia langsung membuka semua baju dan celananya.Saat tubuhnya telah telan.jang sepenuhnya,ia berdiri didepan Xiao Ting sambil memamerkan bentuk tubuhnya.
"Guru bagaimana bentuk tubuhku ini"ucap Ricard dengan tersenyum bangga.
"Bocah ini......"pikir Xiao Ting dengan kesal.Ia memang sangat mengagumi bentuk tubuh Ricard,tapi tak mungkin ia menatapnya secara terus menerus.
Wabawanya sebagai guru pasti akan jatuh jika terpesona bentuk tubuh muridnya sendiri.
"Apa kau mau aku menebas Tongkat jelek mu itu.Hah!.......Cepat berendam sebelum aku tebas tongkatmu itu"ucap Xiao Ting dengan kesal.
Ricard langsung nyebur kedalam Kolam dengan ketakutan.Ia takut jika Xiao Ting benar benar menebas Tongkatnya.
Tapi saat tiba didalam Kolam,Ricard langsung berteriak kesakitan.
"Arrggghhg.........."
Ia merasakan kalau semua tulangnya seperti dihancurkan dan dibentuk kembali secara terus menerus.Ricard terus merasakan itu hingga satu jam kedepan.
__ADS_1
Sedangkan disisi Xiao Ting,ia sedikit tersenyum dan memikirkan hal hal aneh.
"Nanti aku akan buat Bubuk tidur,setelah itu aku akan memberikannya kepadamu dan memainkan tongkatmu sampai Puas nantinya......Hehehe"Pikir Xiao Ting,entah kenapa ia sangat terpesona akan bentuk tongkat Ricard yang besar dan tampak perkasa itu.
1 Jam Kemudian.....
Ricard saat ini telah berhenti berteriak,ia berdiri dan berjalan keluar dari kolam dengan nafas yanh terengah engah.
"Hah.....hah....Kolam sialann.....Tubuhku sangat lelah sekali..."ucap Ricard sambil tidur telentang ditanah.
Namun tanpa disadarinya saat ini,tubuh Ricard telah berubah total.Wajahnya bertambah tampan dan Kulitnya tampak sangat halus.
Bahkan Fisiknya juga bertambah kuat dan keras,dimana tubuhnya telah berada ditingkat Mutiara,selangkah lagi akan ketahap Tubuh Bejana tubuh fisik terkuat.
Kultivasinya juga bertambah 2 Tahap menjadi Qi Tubuh tahap 7.
Disisi Xioa Ting,ia langsung muncul disamping Ricard,ia sedikit melirik kearah Tongkat Ricard yang lagi melemas itu.
Ricard belum menyadari kehadiran Xiao Ting saat ini,ia sedang mengatur nafasnya yang lelah sambil tidur telentang.
"Cepat bangun jangan manja,aku akan melatihmu dalam berpedang"ucap Xiao Ting,ia bangga dengan peningkatan dan kemajuan Ricard.
Bahkan ia juga kagum kalau Ricard saat ini bertambah tampan.
Tapi Ricard langsung kesal,ia baru saja disiksa fisiknya malah disuruh berlatih lagi.
Hasilnya Pun Tongkat dan telur naga Ricard langsung bergoyang kekanan dan kekiri akibat goyangan itu.
Xiao Ting langsung menggenggam pedangnya dan menunjuk kearah tongkat Ricard.
"Apa mau ditebas"Tanya Xiao Ting.
Ricard langsung berdiri dan menutupi tongkatnya dengan kedua tangannya.
"Guruku yang paling cantik dan baik hati kau jangan marah marah begitu,aku akan bersiap siap memakai baju"ucap Ricard sambil memakai bajunya kembali dengan cepat.
Ia tak mau membuat Xiao Ting marah,ia masih takut jika sewaktu waktu Xiao Ting benar benar menebas tongkatnya.
Namun entah kenapa Xiao Ting cukup senang dibilang cantik oleh Ricard.
Setelah Ricard selesai memakai bajunya kembali,ia pun dengan tegap berdiri didepan Xiao Ting.
"Bagus,kita akan berlatih teknik berpedang.Kuharap kau akan ada peningkatan dalam latihan kali ini"ucap Xiao Ting.
"Guru tenang saja,aku ini sangat berbakat dalam berpedang.Jadi apa yang guru ajarkan kepadaku,pasti bisa kupahami dengan mudah"ucap Ricard dengan percaya diri.
__ADS_1
"Kuharap ucapanmu itu sesuai dengan kemampuanmu nanti"Jawab Xiao Ting.
Ricard mengangguk.
"Tapi apa ada hadiah untukku jika aku menguasai semua yang guru berikan nantinya"Tanya Ricard sambil tersenyum.
"Hadiah apa yang kau inginkan,Guru pasti akan memberikannya"Jawab Xiao Ting.
Ricard langsung tersenyum,lalu ia menunjuk kearah Bibirnya.
Tentu Xiao Ting tak paham akan kode dari Ricard,ia belum pernah melakukan hal hal semacam itu.
"Apa yang kau inginkan Bocah,jangan bertele tele"Tanya Xiao Ting.
"Guru aku hanya mau sebuah ciuman dibibir saja sebagai hadiah"Jawab Ricard sambil tersenyum dengan sangat cabul.
Walaupun Xiao Ting masih menunjukkan wajah yang datar.Tapi dalam hatinya ia tersipu malu akan permintaan Ricard.
"Bocah jangan meminta Hadiah yang tak masuk akal,minta yang lain saja kalau tak ada lupakan tentang Hadiah"ucap Xiao Ting dengan pura pura kesal.
Ricard pun menampilkan wajah yang sangat cemberut.
"Huft..Guru,tak bisakah aku mendapatkan hadiah yang seperti itu"Tanya Ricard.
"Tak ada,kalau begitu lupakan sajalah soal hadiah"Jawab Xiao Ting dengan cepat.
"Baiklah baiklah hadiahnya akan dirubah saja,bagaimana dengan Tanaman yang bisa meningkatkan Kultivasiku Guru"Tanya Ricard.
"Baiklah guru akan memberikannya nanti saat latihanmu telah usai"Jawab Xiao Ting.
Ricard tersenyum senang.
~
~
~
Bersambung
~
~
Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman temanš„°
__ADS_1
Dukungan kalian semangatkuš