
( Ilustarisi Kapal Pesiar yang dibeli Paman Fei )
Semua orang pun mengagumi bentuk kapal pesiar yang dibeli Paman Fei, termasuk juga Ricard.
"Ini cukup besar dan mewah,tapi kita juga tak perlu membawa beberapa awak.Kita berempat saja yang akan berlayar"ucap Ricard,ia pun berjalan menuju kedalam kapal dan diikuti dengan yang lainnya.
Ricard merasa kalau membawa awak kapal hanya akan menjadi beban dijalan nantinya,karena tujuannya untuk menyelamatkan kakaknya bukan jalan jalan.
Apa lagi ia akan menghadapi sebuah pertempuran disana,dan itu pasti akan membuat dirinya kesulitan jika sewaku waktu awak kapal diserang oleh mereka.
Sementara Paman Fei,ia langsung pergi kearah pemilik Pelabuhan sekaligus mantan dari Pemilik kapal tersebut.
"Hallo Tuan,apa ada perlu yang lain"Tanya Mantan Pemilik kapal dengan sopan saat dirinya melihat Paman Fei berjalan kearahnya.
"Tidak ada,aku hanya mau bilang akan segera berlayar,kau lepaskan seluruh jangkar kapal dan juga kami tak butuh awak kapal"Ucap Paman Fei dengan tegas.
Mantan Pemilik kapal pun mengangguk paham.Ia juga sudah sering mengahadapi pembeli yang membeli kapal Pesiar tanpa membutuhkan awak Kapal.
"Baik Tuan,saya akan segera memberitahu awal kapal untuk mundur dan segera membuka Jangkar"Jawab Mantan Pemilik kapal dengan sopan.
Setelah itu,Paman Fei pun masuk kedalam kapal dan menuju kearah kemudi,ia sudah cukup mahir kalau hanya mengemudikan Kapal Pesiar.
Karena ia seorang kuktivator yang cukup cerdas,maka itu bukan hal yang sulit jika belajar mengemudi kapal.
Melihat awak kapal telah turun dari kapal dan jangkar telah dilepas,Paman Fei pun menghidupkan kapalnya dan segera berlabuh.
Sementara diposisi Ricard,ia sedang duduk diatas kapal sambil merasakan hembusan angin yang menerjang tubuhnya.
"Ternyata asik juga naik kapal Pesiar sambil berlayar,aku merasakan sebuah kebebasan disini......Sepertinya aku akan membawa semua wanitaku jalan jalan diatas lautan jika ada waktu luang"Pikir Ricard sambil tersenyum.
Tapi senyuman itu hanya sesaat,ia kembali mengingat akan kondisi kakaknya saat ini.Apa lagi Ricard khawatir jika kakaknya akan diapa apain oleh mereka.
"Jika itu terjadi,maka akan aku bunuh dengan kejam mereka nanti,dan aku juga akan meratakan dunia mereka.Tak perduli jika mereka menganggap aku seorang iblis nantinya"ucap Ricard dengan sedikit mengeluarkan auranya dengan ganas.
Hal itu pun membuat terbentuknya sebuah ombak besar disekitar kapal,dan Kapal juga mengalami sedikit gunjangan.
Ricard tidak menyadari kalau dirinya tadi mengeluarkan aura yang sangat mengerikan,ia hanya berfikir kalau terbentuknya sebuah ombak itu terjadi karena hembusan angin yang kuat.
Sedangkan disisi Paman Fei,Begal Linu dan Lholo.Mereka gemetar ketakutan terhadap aura mengerikan yang dikeluar kan oleh Ricard tadi.
__ADS_1
"Apa yang terjadi dengan Ricard"Tanya Begal Linu terhadap Paman Fei.
Paman Fei pun melirik kearah Begal Linu sambil memegang kemudi kapal.
"Tuan Muda pasti sedang marah dengan mantan kelompok dia"Jawab Paman Fei sambil menunjuk kearah Lholo.
Lholo pun sedikit jengkel.
"Kau tak perlu menunjuk wajahku dengan begitu Pak Tua,lagi pula mereka hanya Mantan Kelompok saja tidak lebih"Ucap Lholo dengan kesal.
Melihat wajah kesal Lholo,Paman Fei pun sedikit menghilangkan perasaan takutnya tadi.
Ia berniat untuk mengerjai Lholo dihadapan Begal Linu.
"Apa kau sudah berkenalan dengan Pria yang disebelahmu itu"Tanya Paman Fei sambil menunjuk kearah Begal Linu.
Lholo pun melirik kearah Begal Linu yang sedang berdiri disampingnya.
"Kurasa belum......Kita belum berkenalan sepertinya.Namaku Lholo,siapa namamu Pak Tua"Tanya Lholo dengan nada yang sedikit datar.
Begal Linu pun tersenyum melihat kebodohan dari Lholo.
"Bertahun tahun dia mencariku,tapi rupanya ia tidak mengetahui wajahku dan siapa diriku.Padahal orang yang ia cari dulu berada dihadapannya saat ini"Pikir Begal Linu dengan mengeleng gelengkan kepalanya.
Lholo pun menjadi jengkel lagi,ia tak habis pikir kenapa semua orang sangat senang membuat dirinya kesal.
"Tentu saja Pak Tua,kenapa kau malah bertanya seperti itu"Jawab Lholo dengan kesal.
Begal Linu tersenyum.
"Namaku Begal Linu,dari Keluarga Linu salam kenal"Ucap Begal Linu.
Namun,mendengar suara Begal Linu yang cukup jelas ditelinganya.Lholo langsung melebarkan matanya karena terkejut.
Sedetik kemudian,ia pun menjadi gemetar dan ketakutan sekarang,ia takut kalau Begal Linu membalaskan dendam keluarga yang telah dibunuh kepada dirinya saat ini.
Tanpa berlama lama lagi,ia pun langsung berlutut dikaki Begal Linu sambil menangis keras.
"Too.....longg....kasihanilah diriku ini,aku sudah berubah menjadi baik sekarang dan aku juga tak ada berniat untuk memburu dirimu waktu itu...."ucap Lholo ketakutan.
Ia memang dari dulu tak ada berniat untuk memburu Begal Linu,selama datang kedunia ini,ia hanya menikmati hidup sambil berfoya foya saja.
__ADS_1
Itulah kenapa ia tak pernah menemukan Begal Linu,padahal dirinya ada di China dan nama Begal Linu juga telah terkenal dikalangan keluarga Atas.
Begal Linu juga sedikit membenarkan ucapan Lholo,ia memang telah curiga kenapa dia tak pernah ditemukan oleh Lholo,padahal mereka berdua telah tinggal di China dalam waktu yang lama.
Tapi,saat mendengarkan ucapan menyedihkan dari Lholo,ia pun paham sekarang.
"Aku tidak akan membunuhmu,tapi kau harus setia dibawah Ricard.Kalau aku tau kau berniat untuk menghianatinya,maka aku akan membunuhmu"Ucap Begal Linu.
Lholo pun gembira dan mulai bernafas lega,ia bahagia karena nyawanya masih diampuni oleh Begal Linu.
"Terima kasih telah mengampuni nyawa ku saat ini,dan aku juga bersumpah akan tunduk dibawah Tuan Ricard"Jawab Lholo dengan air mata kebahagiaan.
Begal Linu pun mengangguk saja,setelah itu ia fokus kearah depan.
Padahal mereka baru 3 jam berlayar,dan itu juga belum sampai ditempat tujuan mereka.
Tapi,ntah kenapa Begal Linu sedikit merasakan perasaan bahaya,apa lagi ia juga merasakan kalau dibawah lautan ini ada mahkluk yang mengerikan sedang mengintai mereka.
"Apa itu hanya perasaanku saja"Pikir Begal Linu dengan kebingungan.
"Apa kalian merasakan sesuatu"Tanya Begal Linu kearah Paman Fei dan Lholo.
Paman Fei langsung mengangguk.
"Ya,aku merasakan seperti ada bahaya didalam lautan ini"ucap Paman Fei.
Sedangkan Lholo,ia melebarkan matanya karena teringat sesuatu saat mendengar ucapan Begal Linu.
"Apa jangan jangan itu adalah hewan Monster dari Ketua"Pikir Lholo dengan terkejut.
~
~
~
Bersambung
~
~
__ADS_1
Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman temanš„°
Dukungan kalian semangatkuš