
Memikirkan itu saja sudah membuat dirinya merinding dan ketakutan.
Begal Linu dan Paman Fei pun langsung menyadari akan ketakutan dari Lholo.
"Kenapa kau ketakutan begitu"Tanya Begal Linu kearah Lholo.
Lholo pun melirik kearah Begal Linu.
"I..tuu...Aku baru ingat kalau ketua kami dulu pernah melepaskan Monster Beast tingkat 5 didalam lautan ini,ia menyuruh Beast itu untuk menyerang orang orang yang dinilai mencurigakan...."
"Karena kita semua seorang Kultivator pasti Beast itu merasakan aura kita dan membuatnya menuju kearah kita......"
"Tapi aku juga tak menyangka kalau Beast itu bisa merasakan Aura kita dalam jarak yang sangat jauh.Karena jarak dari pulau itu dan kita masih cukup jauh,mungkin kita akan sampai 2 jam lagi disana"ucap Lholo dengan ketakutan.
Begal Linu dan Paman Fei yang mendengarnya pun sangat terkejut,mereka berdua tak menyangka kalau mantan ketua Lholo memiliki hewan Peliharaan yang sangat kuat dan menakutkan.
Apa lagi Monster Beast hanya ada didunia Kultivator,dan untuk tingkatannya dibagi menjadi tingkat 1 sampai 6.
Tapi Begal Linu dan Paman Fei sangat bingung,bagaimana Ketua itu membuat kontrak darah dengan Beast.Karena untuk mengalahkan Beast itu sangat sulit,apa lagi sampai bisa mengontraknya.
Untuk mengalahkan Kontrak Beast tingkah 5 harus seorang Kultivator tingkat Qi Langit atau Kultivator puncak dunia Kultivasi,dan tidak mungkin juga Ketua itu berada ditingkat Qi Langit.
Namun,masih ada cara lain untuk mengalahkannya,yaitu jika Beast nya sedang terluka.Maka itu akan sangat mudah untuk membuat Kontrak darah dengan Beast itu.
"Beast yang sangat kuat,itu artinya kita harus menghadapinya bersama jika bertemu nanti"ucap Begal Linu dengan serius.
Karena tingkatan kultivasi Begal Linu berada di Qi Alam,apa lagi Kultivasinya juga ditekan hingga Qi Awal.Itu pun membuat dirinya tak yakin 100% untuk melawan Beast ketua Lholo dulu.
"Tapi,apa Beast itu juga akan terkena Prinsip dunia ini,yaitu penurunan tingkat Kekuatan"Tanya Paman Fei dengan bingung.
Begal Linu dan Lholo pun memikirkan ucapan Paman Fei.
"Kurasa dia juga terkena Prinsip Dunia ini,soalnya saat aku melihat dia dilepaskan kelautan.Aura Tingkatannya tak terlalu besar waktu itu"Jawab Lholo.
Paman Fei dan Begal Linu pun mengangguk.
Tapi,saat mereka sedang melakukan pembicaraan tentang Beast,mereka bertiga pun mendengar raungan ganas dari arah utara.
Groaaarrŕr.........
Ketiga Pria paruh baya itu pun langsung memasang sikap waspada dan pergi menuju ketempat Ricard.
Saat ini,Ricard sedang memandang kedepan sambil melihat Seekor Paus yang sangat menyeramkan sedang bergerak kearah Kapal Pesiarnya.
Bentuknya sebesar 2 kali lipat dari paus pada umumnya.Apa lagi ia memiliki warna hitam kemerahan dan gigi taring yang keluar dari mulutnya.
Disisi kiri dan kanannya juga terlihat sirip runcing sebesar anak Hiu dan ada 1 tanduk diatas kepalanya
__ADS_1
Ricard terus melihat kearah paus itu dengan bingung,ia memikirkan dari mana Paus sebesar itu berasal.
"Tak mungkin Paus itu dari bumi ini,pasti Paus itu berasal dari dunia Kultivator,dan itu juga pasti milik Ketua Lholo"Pikir Ricard.
Sambil memandangi Paus yang sedang menuju kearah kapalnya,Begal Linu Paman Fei dan Lholo pun tiba disamping Ricard.
Mereka bertiga juga melihat kearah Paus itu,tapi Lholo memandangi Paus itu dengan ketakutan.
"Ti..dakk salah lagi,itu Paus Darah Guana milik Ketua yang ditugaskan menjaga Markas"ucap Lholo dengan gemetar.
Ricard pun sedikit melirik kearah Lholo.
"Bukannya masih cukup jauh jarak kita dengan Markas ketuamu itu,kenapa Paus ini bisa ada disini"Tanya Ricard dengan bingung.
"Dia pasti merasakan Aura kita Tuan Muda.Paus itu juga berada ditingkat 5 jadi Paus itu pasti merasakan aura kita dari jarak yang sangat jauh.Makanya Paus itu bergerak menuju kearah kita Tuan Muda"Jawab Paman Fei dengan serius.
Ricard pun mengangguk paham.
Namun,secara tiba tiba saja Paus Darah Guana berhenti bergerak,hal itu pun membuat mereka berempat kebingungan.
Tapi tak lama kemudian,Paus Darah Guana membuka mulutnya dengan lebar lebar.
Dari mulutnya mulai terbentuk gelembung air yang cukup besar dan siap akan menembak.Gelembung itu sangat mirip dengan Rasengan milik Naruto.
Paman Fei pun menyadari serangan yang akan dilancarakan oleh Paus Darah Guana kearah mereka,ia pun mulai mengangkat dan merentangkan kedua tangannya keatas.
"Dinding Qi......"
Secara tiba tiba saja muncul penghalang tipis yang mengelilingi seluruh badan Kapal.
Boommm......
Paus Darah Guana pun langsung melepaskan gelembung itu dari mulutnya menuju kearah Kapal Ricard.
Duaarrrrr.......
Gelembung air Paus Dara Guana pun langsung berbenturan dengan dinding Qi yang Paman Fei buat.
walaupun kapal tidak menimbulkan kerusakan parah,tapi Gelembung Air itu membuat Kapal Ricard sedikit terguncang hebat.
"Serangan yang sangat Kuat,bahkan Dinding Qi Paman Fei masih bisa dihempaskan olehnya"Pikir Ricard saat melihat Dinding Qi Paman Fei langsung hilang saat benturan Gelembung air terjadi.
"Apa Paman Bisa menghadapi Paus besar itu"Tanya Ricard kearah Paman Fei.
Paman Fei pun mengangguk.
"Saya cukup percaya diri untuk menghadapi ikan ini Tuan Muda"Jawab Paman Fei dengan meremehkan Paus Darah Guana.
__ADS_1
Paman Fei memiliki keyakinan penuh untuk menghadapi Paus itu karena ia berada ditingkat Qi Langit tahap 9.
Jadi wajar ia sangat percaya diri.
Tapi Begal Linu tak percaya,ia pun berniat menawarkan dirinya untuk membantu Paman Fei.
"Aku akan membantumu...."Ucap Begal Linu.
"Itu tak perlu,aku sendiri saja sudah cukup untuk menbakar ikan ini,dan aku juga hendak menebus kesalahanku terhadap Tuan Muda karena kelalaianku menjaga Nona Carissa"Jawab Paman Fei dengan tegas.
Begal Linu pun hanya menghela nafas ringan melihat ketegasan dari Paman Fei.
"Baiklah jika itu keinginanmu"ucap Begal Linu.
Swoshh......
Tanpa berlama lama lagi,Paman Fei pun langsung terbang menuju kearah Paus Darah sambil menyiapkan sebuah Bola api yang cukup besar dari telepak tangannya.
Ia kemudian melemparkan Bola Api itu tepat dikepala Paus Darah Guana.
"Kobaran Api....."
Bomm........
Groaarrr........
Paus Darah Guana tidak sempat untuk menghindar,ia pun akhirnya terkena Bola Api Paman Fei dan membuat tubuhnya terhempas kebelakang,tapi tubuhnya tidak terluka sama sekali.
Paus itu kembali menstabilkan tubuhnya dan menatap kearah Paman Fei,dari tatapannya itu menandakan kalau ia sangat marah tehadap Paman Fei.
Groaarrrr......
"Tubuhnya sangat keras juga,ini mungkin sedikit lama"Pikir Paman Fei saat melihat tubuh Paus Darah Guana tidak terluka.
Bahkan Api Besar Paman Fei tidak bisa menggores kulit dari Paus Darah Guana.
~
~
~
Bersambung
~
~
__ADS_1
Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🥰
Dukungan kalian semangatku😘