Sang Pemandu

Sang Pemandu
2 Orang Tewas


__ADS_3

"Uhukkk....uhhuukkk....."


Saudara ke6 pun langsung memuntahkan seteguk darah segar dari mulutnya,tak lama kemudian.


Ia pun mati dengan keaadaan jantungnya telah hancur akibat terkena tinju dari Paman Fei.


Walaupun kekuatan mereka semua sedang ditekan oleh Prinsip dunia hingga kekuatan mereka seimbang.


Tetap saja mereka akan kalah dengan Paman Fei,karena ia adalah seorang kultivator yang sudah dipuncak kekuatan.


Jadi,kekuatan daya serang dan kecepatan dirinya tentu diatas kelima orang itu.Apa lagi ia juga memiliki energi Qi yang sangat besar,bahkan melebihi mereka semua.


Tentu membunuh kelima orang itu bukanlah hal yang sulit untuk Paman Fei lakukan.


"Siaallaann....beraninya kau membunuh saudara ke6"Teriak saudara ke5 dengan marah.


Ia benar benar marah karena saudaranya telah tewas sekarang,ia pun menjadi gelap mata dan mulai maju menyerang Paman Fei.


Ia melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi sambil tangannya ia aliri energi api yang sebesar ukuran Bola basket.


"Saudara ke5 jangan buang energi Qi mu dengan sia sia"Teriak saudara ke4.


Wajar ia teriak,karena didunia ini tidak ada Qi.Jadi,mereka yang Qi nya habis pun harus kembali kepusat markas untuk mengisinya kembali.


Tapi mengisinya membutuhkan waktu yang sangat lama,bahkan bisa 1 tahun hanya untuk mengisi setengah energi Qi mereka.


Namun teriakan saudara ke4 tidak didengar oleh saudara ke5.Ia benar benar sudah dikuasai oleh kemarahan,jadi ia pun tak bisa lagi berfikiran jernih.


Walaupun saudara ke5 sedang melesat dengan teknik Api ditangannya,Paman Fei masih santai dan maju kedepan.


Saat telah didepan Saudara ke5,ia lalu melepaskan sebuah pukulan kearah kepalanya bersamaan Saudara ke5 mulai mengarahkan bola apinya kedada paman Fei.


Bhukk......


Tapi,pukulan Paman Fei lah yang mendarat duluan dikepalanya,tubuh saudara ke6 terpukul jatuh kebelakang dan api ditangannya juga langsung padam.


Namun,Paman tak berhenti disitu saja,ia lalu melesat lagi kebelakang tubuh Saudara ke6 sambil mengayunkan sebuah pedang kebagian lehernya.


Tak ada yang tau kapan paman Fei mengeluarkan pedang tajam,kecepatan dirinya memang tak bisa dilihat mata telanjang sama sekali.


"Ini bahaya......Awas saudara ke5"teriak saudara ke4 saat melihat sebuah pedang ditangan paman Fei.


Ia berniat maju untuk menahan pedang itu,tapi pedang itu telah menebas sesuatu.


Slasshh....


Buukkk......

__ADS_1


Kepala Saudara ke6 pun terjatuh ditanah dengan darah yang sangat banyak.


Pedang Paman Fei benar benar menebas dengan sempurna dileher Saudara ke5.


"Tiiddakk......"teriak saudara ke4 dengan frustasi.


Ia tak menyangka kalau 2 saudaranya tewas ditangan orang yang sama.


Sedangkan saudara ke8 dan ke7 juga syok melihat pergantian pristiwa ini.Mereka semua benar benar tak menyangka kalau mereka sedang berhadapan dengan dewa kematian saat ini.


Tapi,saudara ke4 telah marah besar.Ia pun secara tiba tiba tubuhnya mulai mengeluarkan aura hitam pekat yang sangat aneh.


Dimana Aura hitam pekat itu adalah sebuah teknik yang berasal dari iblis.


Teknik itu digunakan oleh saudara ke4 untuk menyerap semua darah saudara ke5 dan ke6 kedalam tubuhnya.


"Ini sangat bahaya,saudara ke 4 telah menggunakan tehknik Pengorbanan darah iblis,kita harus pergi sebelum menjadi tumbalnya"ucap Saudara ke8 dengan takut.


"Itu benar,lebih baik kita pergi"jawab saudara ke7.


Kedua orang itu pun langsung pergi meninggalkan Paman Fei dan Suadara ke 4 yang lagi menggunakan teknik Pengorbanan darah iblis.


Teknik perngorbana darah iblis darah sebuah teknik yang menghisap darah seseorang yang sedang terluka,atau tubuh mereka sedang mengeluarkan darah.


Siapapun yang berada disekitar sipengguna teknik ini,secara otomatis darah mereka akan tersedot masuk kedalam tubuh sipenggunanya.


Efek samping dari teknik itu adalah sipengguna akan terluka parah saat waktu menggunakannya telah habis,apa lagi mereka juga akan mendapat penurunan kultivasi.


Jadi mereka yang menggunakan teknik ini hanya sebagai kartu as saja kalau mereka dalam keadaan terdesak.


Tapi,karena saudara ke4 hanya berhasil menyerap darah saudara ke5 dan ke6.Ia pun hanya menggunakan teknik itu selama 30 menit saja.


Ia lalu menatap kearah paman Fei dengan kemarahan dan kebencian,ia sangat ingin membunuh Paman Fei.


"Ternyata ada pengguna teknik Iblis disini rupanya"Ucap Paman Fei dengan nada yang mengejek.


Ia tetap santai walaupun musuhnya sudah menggunakan kartu as nya.


Paman Fei juga tau teknik apa yang digunakan oleh Saudara ke6,karena didunia kultivator banyak juga yang menggunakan teknik yang seperti saudara ke4 lakukan.


Namun Paman Fei masih memiliki kepercayaan diri untuk menghabisi saudara ke4.


"Maju lah iblis,biarkan pedang ini yang akan memenggal kepalamu"ucap Paman Fei dengan tersenyum.


Mendapat hinaan seperti itu,kemarahan saudara ke4 pun sudah tak terbendung lagi saat ini.


Ia maju dengan tangan memegang sebuah pedang darah.Pedang itu terbentuk dari darah kedua saudaranya.

__ADS_1


Trangg.....


pedang mereka berdua berbenturan dengan tanda menyilang.


"Aku akan membunuh siaalaan.."Teriak saudara ke4.


Ia pun mengangkat kakinya untuk menendang perut paman Fei,tapi itu bisa dihindari dengan sangat mudah.


"Ayo iblis,keluarkan kemampuanmu seluruhnya.Jangan buat aku kecewa dengan teknik sampahmu"ucap Paman Fei yang terus mengejek saudara ke4.


Saudara ke4 pun bertambah marah,ia maju kedahapan paman Fei sambil mengayunkan pedang darahnya.


Ia menyerang secara membabi buta dan brutal,dirinya juga tak memperdulikan keadaan sekitar yang terkena efek dari tebasannya.


Dimana keadaan taman itu sedikit rusak hancur,banyak pohon yang tumbang dan kursi terbelah menjadi dua.Apa lagi tak sedikit tanah yang rusak parah.


"Sepertinya aku harus mengakhiri sampai disini saja,kalau tidak taman ini pasti hancur lebur"pikir Paman Fei,ia terus menghindar dari tebasan brutal saudara ke4 dengan mundur kebelakang.


Namun,secara tiba tiba juga saudara ke4 berhenti menyerang.Ia berlutut dan wajahnya juga tampak sangat kelelahan.


Bahkan mulutnya sudah mengeluarkan seteguk darah.


"Uhukkk...uhukk...sial waktunya telah habis"ucap Saudara ke4 dengan kesal.


Ia belum berhasil membunuh paman Fei tapi waktu perngorbanan darah telah habis.


Hal itu pun membuat tubuhnga sangat lemah dan kekuatannya sudah turun drastis.


"Ternyata kau hanya dapat menggunakan teknik itu dengan10 menit.Apa ada kata kata terakhir"Tanya paman Fei berdiri didepan saudara ke4 sambil mengarahkan pedangnya dilehernya.


"uhukk....Aku ada pertanyaan untukmu uhukkk"Tanya Saudara ke4 dengan menahan sakit ditubuhnya.


"Apa itu...."Jawab Paman Fei.


~


~


~


Bersambung


~


~


Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰

__ADS_1


Dukungan kalian semangatku😘


__ADS_2