Sang Pemandu

Sang Pemandu
Kemunculan Cang'yi


__ADS_3

Sebenarnya untuk menyerap Khasiat dari semua Pil itu,para Kultivator harus menyerapnya Pil Itu dengan satu satu.


Jika tidak,tubuh mereka akan meledak karena masuknya Energi yang besar kedalam Tubuh mereka.


Tapi Ricard berbeda,ia langsung menelan Ke 5 Pil itu sekaligus dan menyerapnya.


Tidak ada yang tau kenapa Ricard bisa melakukan itu.Ricard sendiri juga tak tau kenapa dirinya bisa begitu.


Bahkan Xiao Ting yang sedang mengawasinya dari kejauhan juga terkejut sambil mengeleng gelengkan kepalanya.


"Sebenarnya apa rahasianya bisa meningkatkan kekuatan dengan sangat cepat begitu,bahkan ia juga menyerap ke 5 Pil itu sekaligus tanpa merasakan adanya efek samping"Pikir Xiao Ting dengan bingung.


Namun ditengah kebingungannya,ia juga mulai memikirkan ucapannya tentang hadiah yang diinginkan olehnya nanti.


"Apa nanti dia bisa menembus Qi Langit selama 1 bulan kedepan.......Kurasa itu tidak akan mungkin,dan hadiah itu pasti tak akan terjadi"pikir Xiao Ting.


Ia sangat percaya jika Ricard pasti tidak akan bisa menembus Qi langit selama satu bulan kedepan karena untuk menuju ketingkat itu sangatlah sulit.


Bahkan para Kultivator menghabiskan waktu paling lama selama 500 tahun dan paling cepat 100 tahun untuk menembus ketingkat itu.


Apa lagi Sumber daya yang diberikan olehnya tidak akan cukup mampu untuk membuatnya menembus ketahap itu.Ia cukup yakin jika Ricard nantinya hanya bisa menembus sampai ketingkat Qi Bumi tahap 2 ataupun 3.


Itulah yang membuat Xiao Ting berani menawarkan hadiah kepada Ricard tadi.


Setelah cukup lama ia mengawasi Ricard dibalik pohon.Xiao Ting langsung mengangkat kedua tangannya keatas untuk membuat Array Formasi seluruh area tempat Ricard berlatih.


Dirinya membuat Array Formasi itu karena khawatir jika Ricard pergi meninggalkannya saat ia tak ada disitu.


Entah kenapa ia sedikit takut dan tak rela jika Ricard meninggalkannya sendirian.


"Dengan ini aku yakin kau tak akan bisa kemana mana....Selanjutnya untuk membasmi beberapa tikus dulu"ucap Xiao Ting dengan tersenyum iblis.


Tak tau kemana Xiao Ting pergi dan kemana tujuannya,yang jelas ia sepertinya telah menemukan sebuah kesenangan.


Disisi Ricard,ia masihlah fokus meditasi sambil menyerep Khasiat Pil yang ditelannya tadi.


Aura disekitar Ricard juga mulai stabil dan tenang,namun Aura dinginnya tetap menakutkan bagi orang yang ingin mendekati area itu.


Bomm....


Bomm....


Setelah 3 jam lamanya,Ricard langsung naik tingkat ke Qi Alam tahap 3.Kecepatan naiknya Ricard dalam kultivasi pasti akan membuat beberapa orang syok setengah mati.

__ADS_1


Siapa saja pasti tau kalau meningkatkan Kultivasi sangatlah sulit,tapi Ricard meningkatkan Kultivasi semudah naik tangga.


Ricard mulai menstabilkan pondasinya agar tetap Kokoh dan stabil.


Tak berselang lama,ia mulai membuka kedua matanya.


"Huft...Akhirnya sampai ketahap Qi Alam hahaha....Tak lama lagi Qi Langit"ucap Ricard dengan senang.


Ia juga tak sabar menanti hadiah yang akan dimintanya ke Xiao Ting.


Saat ia sedang asik merayakan naiknya tingkat Kultivasi,tiba tiba saja suara Cang'yi terdengar dipikirannya.


"Selamat Tuan telah naik tingkat hehe"ucap Cang'yi sambil terkekeh dengan tiba tiba.


Ricard pun terkejut karena suara Cang'yi yang tiba tiba,tapi sedetik kemudian dia menjadi gembira.


"Sayang akhirnya kau muncul juga,apa aku bisa kedunia Jiwa sekarang"Tanya Ricard dengan kegirangan.


"Tuan Dunia Jiwa ini milik anda,jadi Tuan bisa kesini sesuka hati Tuan.....Apa Tuan sudah lupa,kalau mau masuk hanya perlu Menyebutkan Kata Masuk"ucap Cang'yi.


Ricard pun merutuki kebodohannya selama ini,dia baru ingat kalau Dunia Jiwa bisa ia masuki sesuka hatinya.


Selama ini ia hanya terus memanggil Cang'yi lewat pikirannya.Karena tak ada jawaban darinya,jadi Ricard mengira kalau Cang'yi sedang tidur.


Tanpa berlama lama lagi,Ricard langsung masuk dan menghilang dari tempat ia bermeditasi.


Tak mau sampai disitu,ia menggendong tubuhnya dan pergi menuju kamar.Ricard membaringkan tubuhnya dan memeluk dirinya dari belakang.


"Katakan,kenapa kau tak pernah menjawab panggilanku dan kenapa aku bisa berada didunia Kultivator.Apa kau yang membawaku kesini"Tanya Ricard sambil membelai Buah kenyalnya.


Bahkan kakinya ia taruh diatas pinggul Cang'yi sambil tongkatnya sedikit ia gesek disela sela Pantat Montoknya.


Cang'yi sedikit teran.sang akan sentuhan nakal dari Ricard.


"Emm....Maaf Tuan,selama ini Cang'yi harus fokus meditasi untuk memulihkan semua kekuatanku......."


"Lalu untuk kenapa Tuan bisa berada didunia ini,Cang'yi yang membawa Tuan waktu itu.Untuk memulihkan semua ingatan Tuan,kekuatan Tuan yang sebenarnya juga akan kembali......."


"Dan Bumi tidak akan mampu menahan semua kekuatan Tuan,malahan Bumi akan hancur jika menahannya.Itulah kenapa saya membawa Tuan kesini,dunia ini bisa menahannnya"ucap Cang'yi sambil tangan kirinya ia pegang tangan Ricard yang berada dibuah kenyalnya.


Ricard pun terkejut mendengar ucapan dari Cang'yi.


"Apa maksudmu dengan kembalinya kekuatanku.Jujur aku belum mengerti akan maksudmu itu"ucap Ricard dengan bingung.

__ADS_1


"Jika kekuatan Cang'yi telah pulih seutuhnya dan kekuatan Tuan Telah berada ditingkat Qi Langit.Maka disitu saya akan memulihkan Ingatan Tuan......"


"Untuk sekarang Tuan hanya perlu Fokus meningkatkan Kekuatan Tuan saja"Jawab Cang'yi dengan lembut.


Ricard pun mengangguk saja,lalu ia membalikkan tubuh Cang'yi agar menghadapnya.


"Tuan anda sangat cabul...."ucap Can'yi dengan malu malu.


Ia juga telah merasakan kalau Tongkat Ricard sudah mengeras dan berdenyut didepan lembah sempitnya.


Ricard hanya tersenyum mendengarnya ucapan Cang'yi,setelah itu ia langsung mencium bibir yang manis itu.


Tak ada penolakan dari Cang'yi,malahan ia mulai membuka mulutnya dan lidahnya langsung melilit lidah Ricard.


Ia juga sangat merindukan suasana panas bersama Ricard,bahkan dirinya langsung berbaring diatas tubuh Ricard sambil menghisap dan melilit lidah Ricard dengan sangat buas..


Tapi ditengah tengah ia menikmati sesi ciuman itu,tiba tiba saja Ricard menghentikannya.


Cang'yi sedikit cemberut karena Ricard melepaskan ciumannya.


"Kenapa Tuan menghentikannya"Tanya Cang'yi sambil duduk disamping Ricard dengan cemberut.


Ricard pun menjadi tak enak hati.


"Maaf,ada yang ingin kutanyankan kepadamu sayang"Jawab Ricard sambil memeluk tubuh Cang'yi dari belakang.


"Apa yang ingin Tuan tanyakan,Cang'yi pasti akan menjawabnya"Tanya Cang'yi.


"Apa kau mengetahui Bola Elemen yang bewarna abu abu didalam Dantianku ini"Tanya Ricard.


Cang'yi pun terseyum mendengar ucapan Ricard.


~


~


~


Bersambung


~


~

__ADS_1


Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰


Dukungan kalian semangatku😘


__ADS_2