Sang Pemandu

Sang Pemandu
Menyembuhkan Natalia


__ADS_3

Setelah memberikan Pil tingkat rendah ke Fleer,Ricard pun mengajak Natalia keruangan Pribadinya yang biasa dipakai pemimpin Mafia Bayisek dulu sebelum kematiannya.


Ricard mengajak Natalia untuk memenuhi janjinya tentang mengobati wajah Natalia yang mengalami luka bakar parah diwajahnya.


"Natalia ayo keruangan Pribadiku"ajak Ricard kearah Natalia.


"Baik Tuan mari....."ucap Natalia dengan gembira karena sebentar lagi wajahnya akan sembuh.


Mereka berdua pun melangkahkan kakinya keruangan Pribadi Ricard.


Setelah berada didalam ruangan pribadinya,Ricard pun langsung berbicara ke Natalia.


"Kau duduklah disofa itu dan luruskan kakimu disofa"ucap Ricard.


Tapi Natalia yang mendengar ucapan Ricard pun mengira kalau Ricard akan berbuat yang tidak tidak terhadap dirinya.Tapi ia langsung menggelengkan kepalanya dengan tidak percaya.


"Tidak mungkin Bos tertarik dengan wajahku saat ini"pikir Nafalia,tapi ia langsung menuruti apa yang Ricard ucapkan.


Setelah Ricard melihat Natalia duduk dengan meluruskan kakinya.Ia langsung berjongkok disampingnya sambil memegang paha putih dan mulusnya yang dilapisi gaun biru muda.


"Buah kenyal yang lumayan besar,lembah surga yang sangat kecil dan sempit ditambah lagi kulitnya yang mulus.Aku tidak sabar ingin menikmati ini hehe.Tapi aku harus menyembuhkan racun dan luka wajahnya dulu "pikirRicard dengan cabul.


Tapi tidak dengan Natalia,ia sekarang ketakutan karena Ricard berjongkok disampngnya sambil memegang pahanya.


"Bos.. a...pa yang anda ingin lakukan"ucap Natalia dengan gemetar.


"Siapa yang menusuk Pahamu ini,Kau lihat ini ada racun yang besarang disini"ucap Ricard sambil menyobek Gaun yang melapisi paha Natalia.


Dan itu terlihat ada sebuah gumpalan biru pekat sebesar kelereng dipahanya.Selama ini Natalia tidak menyadari akan hal itu.


Melihat itu ada luka dipahanya.Natalia pun menyingkirkan pikiran buruknya tentang Ricard.Ia mengingat apa yang terjadi dengan pahanya itu.


Setelah sebentar berfikir,Natalia mulai mengingat apa yang terjadi terhadap pahanya.


"Oh itu aku baru ingat bos.....2 bulan yang lalu,saya berhadapan dengan pemimpin bayisek dulu.Ia melempar sebuah pisau ke arah pahaku lalu pergi begitu saja"ucap Natalia yang mulai mengingat kejadian 2 bulan lalu sebelum tragedi penculikan kedua Putri Charles Bolt.


"Ternyata ia berniat melumpuhkan mu dulu.Untung saja ia sudah mati....."


"Kau tau ini adalah racun yang akan bekerja 1 bulan 15 hari setelah terkena korbannya.Racun ini akan membuat korbannya mengalami kelumpuhan total...."


"Tapi kau tenang saja aku punya obat untuk Racun ini"ucap Ricard.


Ricard pun mempererat pegangannya kearah luka biru itu dan mengalirkan Qi nya untuk mengecek Racun itu sudah sampai dimana.

__ADS_1


Sesaat Ricard mengeceknya,ia melihat kalau racun tersebut ternyata sudah menyebar kesuluruh kakinya,namun tidak sampai ketubuh lainnya.


"Untung saja ini tidak menyebar ke lembah surganya.....Jika ini menyebar ke lembah surganya,itu akan membuatnya tidak bisa buang air kecil selama beberapa bulan"ucap Ricard dalam hatinya.


Ricard pun menghentikan pengecekannya dengan menghela nafas ringan.


"Untung saja racun ini tidak menyebar ke lubang kecilmu.Kalau ini menyebar kau tidak akan bisa buang air kecil selama beberapa bulan......"


"Bukalah semua bajumu lalu aku akan memberikan Pil pembersih racun dan pil perbaikan kulit"ucap Ricard dengan santai.


Natalia yang mendengar ucapan Ricard pun langsung memerah karena malu.


"A....pa itu harus Bos"ucap Natalia dengan gugup.


"Ya....itu harus,karena racunnya akan keluar lewat pori pori kulit dan aku harus melihatnya secara langsung supaya tidak ada keselahan dalam pengobatan yang aku lakukan"ucap Ricard tapi dengan pikiran cabul.


"Setelah itu selesai disitulah tongkat panjang ini menembus dinding sempit mu hehehe"ucap Ricard dalam hatinya sambil terkekeh kecil.


"Ba....iklah Bos....."ucap Natalia dengan malu malu kucing karena ini pertama kali baginya ia menampilkan tubuh polosnya dihadapan Pria.Apalagi Pria itu sangat tampan dan kuat.


"Ayo kita kekamar mandi sambil berendam didalam Buthroom"ucap Ricard sambil menarik tangan Natalia.


Natalia hanya pasrah saat tangannya ditarik kearah kamar mandi.


Ricard pun mengunci pintu kamar mandi dari dalam sambil mengeluarkan Pil pembersih racun dan Pil perbaikan kulit.


"Cepat telanlah Kedua Pil ini sambil berendam dibuthroom itu"ucap Ricard yang tak sabaran ingin melihat tubuh polos Natalia.


Natalia pun hanya mengangguk dan mulai melepaskan semua pakaiannya.


Ia saat ini benar benar polos tanpa sehelai benang pun ditubuhnya.


"Benar benar indah tubuhnya,lembah surganya bahkan sangat kecil dan sempit dengan ditumbuhi bulu bulu halus.Itu terlihat sangar se×si.Apalagi buah kenyal yang kembar itu,sangat pas digemgam oleh kedua tanganku"pikir Ricard dengan cabul sambil terus menatap keindahan tubuh polos Natalia.


Natalia yang menyadari tatapan Ricard pun menutupi buah kenyal dan lembah surganya dengan kedua tangannya.


"Bos a....pa yang anda lihat"ucap Natalia dengan gugup karena menahan malu.


Mendengar suara Natalia,Ricard pun tersadar dari pikiran cabulnya.


"ehh....maaf tubuh mu benar benar indah,apalagi nanti wajahmu akan menjadi cantik seperti adikmu.Aku takut nanti tak bisa menahan diri"ucap Ricard dengan polosnya.


Bahkan tongkat panjanh dan tebalnya sudah mengeras karena ingin menhujami lembah surga Natalia dengan tusukannya.

__ADS_1


"Bos....bi..sa saja menggombalnya"ucap Natalia dengan senyum malunya.


Natalia bahagia karena Ricard sangat menyukai bentuk tubuhnya.Padahal kalau ada pria yang melihat dirinya dengan cabul pasti akan ia hajar.Tapi untuk Ricard ia malah senang dan bahagia.


"Sudahlah telan ini sambil berendam diair itu"ucap Ricard lalu ia menyerahkan kedua Pil itu.


Natalia pun mengangguk lalu ia mengambil Pil itu dan langsung menelannya sambil berendam.


Setelah 5 menit berendam,wajah Natalia yang semulanya sangat mengerikan karena luka bakar yang mengering dibagian sebelah.


Kini luka bakar itu sudah terkelupas dan menggantikan wajah baru yang amat amat bersih dan mulus.Bahkan luka racun yang ada dipahanya pun menghilang dengan bersih.


Tak hanya wajahnya saja yang berubah,bahkan semua kulitnya kini sudah berubah juga.


Bahkan Ricard tak berkedip saat menatap tubuh cantik Natalia yang polos itu.


Natalia sekarang bertambah sangat cantik dengan kulit putih mulusnya.


Perlahan lahan Natalia mulai membuka kedua matanya,ia merasa kalau tubuhnya sekarang sangat segar.Ia berdiri dan menoleh kesamping cermin.


Saat ia melihat wajahnya sudah sembuh bahkan bertambah cantik.Ia pun sangat gembira dan bahagia,ia bahagia karena sebentar lagi ia tidak akan pergi berjalan jalan keluar tanpa bersembunyi sembunyi atau memakai topeng lagi.


Ia pun menoleh kearah Ricard dan memeluknya,Natalia bahkan melupakan Kalau tubuhnya saat ini tidak mengenai sehelai benang pun.


"Terima kasih Bos"ucap Natalia dengan penuh kebahagiaan.


"Ahhh ini sangat nyaman,harum dan juga lembut dengan sedikit empuk"ucap Ricard sambil merasakan buah kenyal Natalia di dadanya.Ia bahkan memeluk sambil mengelus punggung Natalia.


Mendengar ucapan Kecil Ricard dan elusan tangan Ricard dipunggungnya, Natalia pun tersadar kalau dirinya tidak memakai apa apa saat ini.


"aaaaaa..........Bos cabul"teriak Natalia dengan keras yang langsung membuyarkan lamunan cabul Ricard.


-


-


-


( BERSAMBUNG )


-


-

__ADS_1


Dukung karya ini dengan Like dan Voite ya teman teman.Kucinta kalian semua muach😘🥰


__ADS_2