Sang Pemandu

Sang Pemandu
Para Penjahat dan Gadis Pelayan


__ADS_3

Setelah melihat kejadian itu,pemimpin penjahat kelamin itu mulai bertindak.


"Kalian bertiga bunuh dia"ucap Pemimpin itu sambil menunjuk ketiga anak buahnya.


"Emang sialan,belum juga ngencr0t udah diganggu"ucap Pemimpin penjahat itu dengan kesal.


Padahal ia berniat memper.kosa gadis tersebut baru memberikannya kebawahannya untuk dinikmati.Tapi,baru juga buka celana Ricard datang dan mengganggu mereka.


Mendengar ucapan pemimpinnya,anak buahnya mulai bersiap untuk bertarung dengan Ricard.


"Baik bos..."ucap ketiga anak buahnya dengan serempak.


Mereka bertiga masing masing mengeluarkan Pisau dari balik jaketnya.


Namun Ricard tak mau menunggu lama,ia maju dan menendang mereka bertiga secara bergantian.


Bukk....


Bukk....


Bukk.....


ketiga orang itu pun langsung tersungkur dan pingsan ditanah.


Pemimpin penjahat Kela.min itu sudah tak bisa lagi berkata kata dan sedikit ketakutan melihat bagaimana Ricard melumpuhkan anak buahnya.Tapi ia mencoba untuk tenang dulu.


"Nak apa kau berani men......"


Bukk.......


Belum sempat ucapan pemimpin itu selesai,Ricard maju dan langsung menendang biji kema.luannya.


Pemimpin itu hanya bisa membulatkan matanya dan pingsan ditanah.


"Kupecahkan biji kau kalau berteriak lagi"ucap Ricard dengan sinis kearah pemimpin itu.


Padahal Pemimpin itu sudah pingsan,tentu saja ia tak akan bisa mendengar ucapan Ricard.


Setelah selesai membereskan para Penjahat Kela.min itu,Ricard berjalan kearah gadis tersebut.


Namun,saat ia melihat wajah gadis tersebut ia pun langsung terkejut.


"Bukankah kau pelayan yang menghina ku di Mall tadi"ucap Ricard sambil melihat kearah gadis tersebut.


Ternyata gadis yang ditolong Ricard adalah pelayan yang menghina dirinya saat belanja perhiasan bersama Meysa.


Gadis tersebut juga merasa bersalah,ia sudah menghina Ricard tadi di Mall,sekarang malah ia yang menyelamatkan kehormatan dirinya.


Tapi Ricard juga kasihan melihat kondisi gadis tersebut.Bajunya kotor,wajahnya terlihat lebam,dan ia juga memegang perutnya seperti sedang menahan sakit.

__ADS_1


"Hukk....Maafkan saya Tuan,saya memang bodoh karena sudah memandang rendah anda"ucap gadis pelayan itu sambil menahan sakit diperutnya.


Ricard pun semakin tak tega dengan gadis tersebut.Sebenarnya ia memiliki wajah yang cukup Cantik dan buah kenyal yang cukup besar.Apalagi pantatnya yang sangat montok.


Hal seperti itu tidak bisa terlepas dari pandangan Ricard.Ia pun berjongkok dan membantunya untuk duduk disebuah kursi disekitar gank itu.


"Kau sebenarnya cukup cantik.....Apa kau bisa menyetir mobil"Tanya Ricard.


Sedangkan Gadis pelayan itu sedikit bingung dengan pertanyaan Ricard.


"Apa hubungannya..."Pikir Gadis tersebut


"Saya bisa menyetir mobil Tuan"Ucap Gadis tersebut.


Mendengar ucapan Gadis tersebut,Ricard sedikit terseyum.Ia pun meminta sebuah Pil Penyembuhan dari Cang'yi dan memberikannya ke Gadis tersebut.


"Kau telanlah Pil ini"ucap Ricard sambil menyodorkan Pil penyembuhan kearah Gadis tersebut.


Gadis tersebut pun menerima dan langsung menelannya.Ia berfikir Ricard pasti tidak akan memberikannya racun.


Setelah beberapa saat,rasa sakit yang dialami gadis tersebut pun menghilang.Ia sangat terkejut dengan pil ajaib yang diberikan oleh Ricard.


"Ini Pil........."


"Kau ku angkat menjadi supirku,aku tak menerima penolakan"ucap Ricard dengan memotong ucapan Gadis tersebut.


Gadis tersebut tentu saja bahagia,ia sudah dipecat dari Mall,dan ia sangat butuh pekerjaan.Apalagi ia hanya tinggal dikos kosan Putri selama ini.


Setelah berumur 20 tahun,ia sudah tak bisa tinggal lagi disana.Umur segitu sudah cukup untuk bekerja.


Ia juga tak mengeluh dengan peraturan seperti itu,karena tak mungkin juga ia tinggal disana sampai hari tua.


Sebenarnya ia adalah gadis yang baik,namun ia terlahir dari kerasnya keadaan hidup.Apalagi ia kerap melihat lingkungan sekitar yang mewah.


Hati kecilnya ingin sekali merasakan kehidupan seperti itu,ia pun mulai bekerja di Mall terbesar Di China ini.Ia juga sering mendapatkan bonus dari bosnya karena berhasil menjual beberapa barang bagus dan brended.


Dimulai dari situ ia sangat berharap memiliki pelanggan yang kaya supaya sering mendapatkan bonus dari bosnya.


Namun tak jarang juga ia mendapat pelanggan yang hanya melihat lihat saja,Itu juga membuatnya sedikit jengkel.


Ia kerap kali memberi tatapan menghina kepada pelanggan yang seperti itu.Padahal ia juga dari kalangan bawah.


Itu sebenarnya sifat alami manusia,dikasih enak malah keenakan.Hingga membuat dirinya lupa diri.


Sama seperti Ricard,mau enaknya tapi nggak mau anaknya.itu terlihat dari dirinya yang belum mau menikahi semua wanitanya.


Ricard juga sering memberi mereka Pil KB untuk menunda mereka hamil supaya ia bisa merasa kenikmatan saat melakukan pelapasan didalam.


Hingga suatu hari,dihari dimana Ricard muncul di Mall tempat dirinya bekerja.Ia melihat penampilan Ricard yang terkesan biasa saja datang ketoko perhiasan yang ia jaga saat itu.

__ADS_1


Jadi ia mengira kalau Ricard pemuda miskin,ia pun merendahkan Ricard dan berniat mengusirnya.Namun ia salah melihat,rupanya Ricard adalah pemuda yang tak bisa disinggung.


Sang Manager pun sangat marah dengan kesalahan yang dilakukan dirinya,hingga membuat dirinya harus dipecat tanpa pesangon.


Ia sangat menyesal karena melakukan itu,ia berniat ingin meminta maaf,tapi ia melihat wajah dingin Ricard pun hanya bisa pergi dengan pasrah.


Kejadian itu juga sudah merubah sedikit sifatnya,dimana jika ingin bahagia.Tak perlu menampilkan keinginan hati.


Setelah 2 jam kejadian itu,ia berniat untuk mencari pekerjaan lain.Tapi ia tak sengaja melewati jalan yang sepi saat hendak pulang kekosannya.


Hingga muncullah para penjagat kelamin yang tertarik dengan tubuhnya.Ia pun ditarik dengan paksa dan dibawa ke gank sepi.


Disana ia mencoba untuk melawan,namun malah sebuah tamparan dan tendangan yang ia dapat.Ia pun terjatuh ketanah dan mulai meringis kesakitan.


Wajah dan perutnya terasa sangat sakit hingga tak mampu membuat dirinya bergerak.


Ia merasa seperti kehidupannya akan hancur setelah ini.Tapi takdir masih mengasihani dirinya.


Sebelum penjahat itu berhasil menyentuh dirinya,ia melihat pemuda yang ia rendahkan di Mall datang menolong dirinya.Ia pun bahagia dan sedikit berharap kepada Ricard untuk memaafkan kesalahan dirinya.


Setelah masalah kelima penjahat itu selesai,Ricard menawarkan dirinya untuk menjadi supirnya.


Tentu ia bahagia,ia juga berharap selama menjadi supirnya.Ricard perlahan akan memaafkan dirinya.


Ia tak memikirkan hal yang aneh aneh tentang Ricard,tapi jika Ricard mau tubuhnya.Ia akan menyerahkan sepenuhnya kepada Ricard.


Itu dilakukannya karena ingin berterima kasih karena sudah memberi kesempatan dan menolong dirinya dari para penjahat itu.


Ia tau bahwa ia tak akan bisa membalas kebaikan Ricard dengan apapun,jadi ia hanya bisa memberi tubuhnya jika Ricard menginginkannya.


Tapi,apa tujuan Ricard menerimanya sebagai supirnya?


Tidak mungkin hanya untuk membalas dendam.Padahal perbuatan gadis itu hanya sebuah masalah kecil?


~


~


~


( Bersambung )


~


~


~


~

__ADS_1


Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰


Dukungan kalian Semangatku😘


__ADS_2