
Setelah menghabiskan waktu bercinta di kaki gunung sodoki.Ricard langsung pulang menuju ke vilanya untuk tidur sebentar.
Hari ini Ricard benar benar sudah kelelahan.Pemasangan Artifak jiwa saja sudah menghabiskan setengah tenaganya ditambah lagi bercinta dengan Mei'er.
"Jam 11:00 siang nanti ada kelas dikampus,setelah itu mengajak Clara jalan jalan.Aku masih punya waktu 2 jam untuk rebahan"pikir Ricard saat ia sudah tiba di vilanya.
Divila Ricard hanya ada Paman Fei dan ibunya Mita,Tante Viola.Bella dan Ling'er pergi ke Perusahaan Hotela Com.Mita dan paman Fai pergi ke perusahaan Pele Compeny.
Mereka saat ini sedang sibuk mengurusi beberapa kendala kecil diperusahaan dan membahas tentang kemajuan perusahaan Ricard.
Paman Fei bertugas sebagai penjaga pos keamanan sekarang,sedangkan ibunya Mita sekarang hanya membersihkan vila Ricard dan memasak.
"Hoamm......waktunya untuk tidur"ucap Ricard yang baru saja sampai dikamarnya dan langsung tidur.
-
-
-
(pukul 09::30 pagi)
-
-
Setelah bangun dari tidurnya,Ricard melirik kearah jam dinding.
"Jam 09:30 bentar lagi waktunya kekampus"ucap Ricard yang langsung pergi kearah kamar mandi.
Divilanya Ricard,ia memiliki 7 kamar mandi.Dua ada disamping vila dan 5 ada didalam Vila.Yang disamping Vila biasanya digunakan oleh paman Fai dan Fei.Dan untuk yang didalam digunakan oleh Ricard dan wanitanya.
Tapi saat ia melewati salah satu kamar mandi yang ada didalam Vila,Ricard tak sengaja mengaktifkan Skil Mata Cahaya dan melihat ibunya Mita atau Tante Viola yang sedang mandi.
Posisinya saat ini sedang membasuh seluruh tubuhnya dengan sabun.
Ricard pun mendekat kearah pintu kamar mandi supaya bisa melihat dengan jelas bentuk tubuh Tante Viola dengan skil mata cahayanya.
"Sial..........Anak sama Ibu sama saja,sama sama menggoda iman"ucap Ricard sambil membelai tongkatnya dengan tangannya.
Tapi saat tante viola sedang menyirami tubuhnya dengan sower.Ia duduk dibahroom sambil membelai Lembah surganya dan mencoloknya dengan satu jari.
Mungkin karena efek tidak memiliki suami selama 10 tahun.Jadi tante viola membutuhkan sedikit sentuhan nuklir.
"ohhhhh...."
"iya....emm....ahhh..."
"ahhhh......ahhh...."
Suara tante Viola menikmati sentuhan tangannya sendiri pun terdengar sampai ke telinga Ricard.
"Siall.......aku harus membatunya"ucap Ricard dengan tongkat yang sudah mulai mengeras.
__ADS_1
Ricard yang sudah tidak tahan pun mulai membuka kunci kamar mandi dengan kunci cadangan yang ada dimeja samping.
Ceklek!
Pintu dibuka dan Ricard langsung masuk kedalam lalu menguncinya kembali.
Ricard mulai membuka seluruh pakaiannya dan berjalan pelan kearah bahroom tempat tante viola berendam dan mengelus sela sela lembah surganya.
Saat ia sudah berdiri didepan bahroom tante viola.Ricard langsung terpana dengan bentuk keindahan tubuh tante viola.
Diumurnya yang sudah menginjak 45 tahun.Ia masih tetap cantik dan memiliki bentuh tubuh yang sangat seksi layaknya seorang milf.
Buah kenyal yang sedang menggantung, dengan ukuran yang lumayan besar dan sedikit kendur.Tonjolan yang masih pink dan besar ditambah lagi dengan lembah surga yang ditumbuhi lebatnya hutan amazon.Ini baru milf yang lumayan mantap.
"Mungkin karena biasanya ia memakai daster yang tertutup,jadi ia tidak terlihat hot"pikir Ricard dalam hatinya.
Bahkan tongkat Ricard sudah berdiri dengan gagah dan berani dihadapan tante viola.
Tapi tante viola belum menyadari kalau saat ini Ricard sudah ada dikamar mandinya sambil melihat kearah tubuhnya.
Saat ini tante viola sedang memejamkan matanya dan masih mengelus sela sela lembah surganya.
Ditambah guyuran air dari sower kearah tubuhnya,tente viola benar benar menikmati sentuhan jarinya sendiri.
Bahkan ia sesekali mengeluarkan suara merdunya dengan lumayan keras.
Ricard yang sudah tidak tahan pun langsung masuk ke bahroom.
Mendapatkan serangan dibibirnya,tante viola pun mulai membuka kedua matanya.Ia pun begitu kaget ternyata orang yang sedang mencium bibirnya adalah Ricard.
Ia ingin memberontak dengan mendorong tubuh Ricard dengan kedua tangannya.
Tapi ia tidak bisa melakukannya karena kalah tenaga.Jadi ia hanya bisa menikmati sentuhan Ricard dengan membuka mulutnya dan mulai penyatuan.
Tapi tiba tiba saja tante viola membulat kan matanya.
"emmmm.........."tante viola pun mengeluarkan suara merdunya saat tongkat Ricard sudah berhasil masuk kelembah surganya.
"Tidak disentuh 10 tahun lamanya,itu membuat Tante menjadi sempit ternyata"ucap Ricard yang merasakan lembah surga tante viola masih ketat.
Ricard masih menggerakkan pinggulnya dengan perlahan lahan.
"ahhh....ki...ta...tidak bisa melakukan ini Ricard"ucap tante viola dengan sedikit erangan.
"Kita nikmati saja tante"ucap Ricard yang mulai menambah ritme goyangannya yang naik turun.
Merasakan Tongkat Ricard yang sudah mulai masuk sepenuhnya.Tante Viola pun mulai merasakan sensasi nikmat dunia.Ia bahkan melingkari kakinya dipinggang Ricard dan memeluk leher nya.
plup!
plup!!
Benturan daging ketemu daging pun terdengar dikamar mandi
__ADS_1
""le....bih....da...lam lagi.....ahhhh"
"Iya....Lebih.....dalam...Ricard.....ohhh....ya.....ini nikmat.....ahh..."erangan tante viola pun mulai terdengar lebih keras.
Ia sudah tidak menikmati sentuhan pria selama 10 tahun lamanya.Itu karena suami atau ayah Mita sudah meninggal.
Tante viola sudah tidak berniat menikah lagi.Ia hanya fokus untuk merawat Mita dari kecil sampai sekarang,itulah sebabnya ia hanya menyenangkan dirinya dengan jarinya saja.
Tapi semuanya sudah berbeda, saat Ricard mulai menyerang habis habisan lembah surganya.
ia mulai menikmati tongkat panjang dan tebal Ricard menerobos lebih dalam lembah surganya.
Sensasi ini belum pernah ia dapatkan sebelumnya atau dari mendiang suaminya.
"ohhh....ahhh...lebih dalam"erangan keras tante viola pun mulai mengisi seluruh kamar mandi.
"A....ku....ma...uuu...keluar Ricard....."ucap tante viola tidak jelas.
"keluarkan saja tante,aku juga mau keluar"ucap Ricard yang masih memaju mundurkan pinggulnya.
"aaahhh......aaaahhhhhh........."
croot!
crooottt!
Ricard pun mengeluarkan cairan kentalnya didalam lembah surganya tante viola saat tante viola mengeluarkan cairan manisnya juga.
Tante viola pun mulai mengatur nafasnya yang tersengal dan menatap Ricard dengan tajam.
"hah...hah...hah....dasar pria cabul"ucap tante viola dengan kesal karena Ricard memperkosanya tapi tangan dan kakinya masih melingkar ditubuh Ricard.
"Tapi enakan......"ucap Ricard dengan tersenyum.
Tante Viola tak menjawab,ia juga sebenarnya menikmati sentuhan Ricard.
~
~
~
( Bersambung )
~
~
~
Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman temanš„°
Dukungan kalian semangatkuš
__ADS_1