Sang Pemandu

Sang Pemandu
Kenikmatan Lan Cang'yi lagi


__ADS_3

Rasa nikmat pun mulai menjalar lagi ditubuh Lan Cang'yi saat Ricard mendorong tongkat panjangnya sampai kerahimnya.


Ricard mendorong dengan kuat sambil menampar dengan keras pantat montok Lan Cang'yi.


Plak!


Plak!


"Ahhh....Tu.....aann...ahhhh....."


"Iya...ahhh....lebih da...lam..."


akhirnya,Lan Cang'yi pun mengerang lagi dengan nyaring.


Tubuh yang awalnya masih merasa lelah pun sudah berganti dengan getaran getaran nikmat lagi.


Lan Cang'yi pun menoleh kebelakang dan melihat Ricard dengan mata lesu saat Ricard mengambil kedua tangan Lan Cang'yi dan menyilangkannya dipinggulnya.


Ricard menahan kedua tangannya agar ia bisa mendengar teriakan keras Lan Cang'yi saat ia akan mendorong lebih dalam lagi.


Setelah 10 menit berlalu,akhirnya Lan Cang'yi pun merasakan rasa nikmat yang menjalar keseluruh tubuhnya dan mengerang dengan lebih keras lagi.


"Ahh.....Tu...ann...ahhh....."


"emmm..ahhh....."


"Lebih.....da....lam....Tuan....ahhh"


Ricard yang sudah mendengar teriakan keras Lan cang'yi pun mulai melepaskan kedua tangannya dan berganti dengan memegang pinggul Lan Cang'yi.


Ricard mendorong tongkatnya dengan kuat sambil menarik pinggul Lan Cang'yi dengan intens.


Lan Cang'yi berteriak dengan nyaman dan menatap Ricard dengan penuh kasih dan cabul.


Ia sangat bahagia walaupun lembahnya sedang marasa perih,tapi ia juga merasa nikmat yang bercampur aduk.


Sampai akhirnya,ia mulai melupakan rasa perih itu dan hanya mau memikirkan bagaimana kenikmatan ini terus berlanjut.


"ahh Tu....ann...ahhhh..."


"ini...nikmat ahhhh.."


Setelah beberapa saat,Ricard pun mulai merasakan kalau cairan kentalnya akan keluar lagi.


Ia mulai memegang pinggul Lan Cang'yi dengan erat dan mendorong tongkatnya kelembah surga Lan Cang'yi dengan keras.


Ricard mendorong dengan sangar cepar sampai akhirnya.....


croottttt......


crroookttttt.....


Cairan kental dan hangat Ricard pun sukses keluar dengan banyak,dan itu juga membuat rahim Lan Cang'yi punuh akan cairan kental Ricard.


"Cairan ini benar benar hangat dan nikmat hahh....hahh....."pikir Lan Cang'yi dengan nafas yang tersengal.


Lan Cang'yi pun juga sudah tepar dan berbaring dikasur itu dengan posisi yang masih menungging.Bahkan tongkat Ricard juga masih didalam lembah surganya.

__ADS_1


Tapi Ricard belum juga puas,Ia mengangkat tubuh Lan Cang'yi kekasur membaringkan dengan posisi tengkurap.


Ia sedikit melebarkan kakinya dan tangannya ditaruh diatas kepalanya,sekarang tubuh Lan Cang'yi membentuk huruf Y terbalik.


Lan Cang'yi sebenarnya tau dengan tindakan Ricard,tapi ia diam saja dan pasrah.


Tubuhnya sudah benar benar lelah,tapi hasrat nikmat tongkat Ricard lebih bergairah.Itulah yang ada dipikiran Lan Cang'yi.


"Tidak apa apa lelah asal membuat bergairah.Aku siap saja"pikir Lan Cang'yi dengan cabul.


Ricard mulai menindih tubuh Lan Cang'yi dari belakang dan menghentak tongkatnya dengan kuat.


ia saat ini mau bermain sedikit kasar dari arah belakang,tapi dengan posisi tidur.


"Ahhh.....Tu..an....anda benar benar perkasa"ucap Lan Cang'yi dengan lemah.


Mendengar ucapan Lan Cang'yi,Ricard pun bertambah semangat.


Ia mulai menghentak lembah surganya dengan lebih keras lagi sambil mengigit daun telinganya dengan lembut.


"Kita akan melakukannya sampai besok sayang"bisik Ricard sambil mengigit telinga Lan Cang'yi.


Tapi lan Cang'yi hanya mengabaikan ucapan Ricard.Ia memikirkan tidak mungkin mereka berdua melakukannya sampai satu hari penuh.


Tapi ini adalah Ricard,jika sudah mengatakan akan mengempur sampai besok,maka akan terjadi sampai besok.


"Ahhh....Tu....annn...."


"ahhhh...iya....ahh....."


Erangan Lan Cang'yi pum terdengar lagi sampai ditelinga Ricard.


~


~


Posisi mereka saat ini sedang berbaring dengan berhadapan dan juga tongkat Ricard masih tenggelam didalam lembah surga Lan Cang'yi.


Karena adanya perbedaan waktu didunia Jiwa.Mereka hanya menghabiskan waktu setengah hari didunia luar.Karena 2 hari didunia Jiwa sama dengan 1 hari didunia luar.


Saat ini,Ricard sudah menyelesaikan kegiatan panasnya bersama Lan Cang'yi dari 3 jam lalu.


Tapi ia juga ikut tidur karena sudah merasa lelah akibat gempuran mereka yang sangat hebat.


Ia mulai mencabut tongkat panjangnya dari lembah surga Lan Cang'yi.


Terlihat disana kalau Lembah Surga Lan Cang'yi yang awalnya tembem bewarna pink,sekarang sudah memerah.


"emmmm......"erang Lan Cang'yi dengan mata terpejam saat ia merasakan ada benda besar yang keluar dari lembah surganya.


Dan juga Cairan kental Ricard sudah menetes keluar dari sela sela lembah surga Lan Cang'yi dengan banyak.


Ricard pun berbaring lagi disamping Lan Cang'yi sambil memeluknya.


Tak lama kemudian,Lan Cang'yi pun sudah merasakan akan terbangun.


Ia mulai membuka matanya dan melihat Ricard sedang menatapnya dengan tersenyum.

__ADS_1


Melihat Itu,Lan Cang'yi pun tersenyum juga.Tapi setelah ia mengingat gempuran Ricard dilembah surganya yang sangat keras selama seharian.


Ia pun berubah menjadi cemberut dan membalikkan tubuhnya.


Ricard yang melihat perubahan Lan Cang'yi pun bertanya.


"Ada apa sayang"ucap Ricard sambil memeluknya dari belakang.


Mendengar pertanyaan Ricard,Lan Cang'yi pun membalikkan tubuhnya lagi dan menatap Ricard dengan cemberut.


"Tuan jahat...Jika dengan para wanita Tuan.....Tuan hanya akan melakukan kegiatan panas itu dengan waktu 5 jam paling lama......"


"Tapi dengan saya....Tuan menghabiskan waktu 1 hari penuh tanpa henti,itu membuat lembah surga saya merasa teramat perih"ucap Lan Cang'yi dengan wajah cemberut.


Ricard yang mendengar itu pun hanya tersenyum dan berkata.


"Tapi bukannya kau keenakan juga"ucap Ricard sambil mengelus kepala Lan Cang'yi dengan lembut.


Mendengar jawaban Ricard,Lan Cang'yi pun menjadi malu dan menyembunyikan wajahnya didada Ricard.


"Tapi tetap saja perih Tuan"ucap Lan Cang'yi didada Ricard.


Ricard pun semakin tersenyum mendengarnya,ia tak menyangka kalau Lan Cang'yi atau Sistemnya ini punya tingkah yang gampang merajuk.


"Sayang aku tidak bisa menolak keindahan wajahmu yang tiada bandingannya ini......"


"Apalagi rasa lembah surgamu yang lenbut dan menjepit tongkatku.Itu membuatku sangat ketagihan"ucap Ricard dengan lenbut.


Lan Cang'yi yang mendengar jawaban Ricard pun menjadi bahagia dan melupakan rasa perih disela sela lembah surganya.


"Terima Kasih Tuan....."ucap Lan Cang'yi dengan memeluk Ricard erat.


Ricard pun membalas pelukannya,Setelah 10 menit.Ia pun pamit untuk keluar dulu karena sudah setengah hari dirinya meninggalkan mereka.


Ricard tak enak karena meninggalkan Paman Fei dan Sheila diMassion dunia luar dengan sangat lama.


"Iya tak apa Tuan,lagi pula aku harus mengembalikan setengah kekuatanku yang hilang dengan cairan kental Tuan dirahimku"ucap Lan Cang'yi dengan malu malu.


Ricard yang mendengar itu pun bingung,ia ingin bertanya tapi Lan Cang'yi sudah memotongnya dulu.


"Jika waktunya udah tepat,saya akan memberi tau Setengah Rahasia tersembunyi Tuan.Sekarang lebih baik Tuan Kembali lah dulu"ucap Lan Cang'yi.


Ricard pun hanya mengangguk saja,ia pun kemudian meninggalkan Lan Cang'yi didunia Jiwa dan kembali kedalam kamar Massion tempat semula ia pergi kedunia jiwa tadi.


~


~


~


( Bersambung )


~


~


~

__ADS_1


**Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰


Dukungan kalian semangatku😘**


__ADS_2