
Paman Fei pun langsung menjawab dari Pertanyaan Ricard.
"Dari Informasi yang saya dapat Tuan Muda,Pemilik Hotel SuiteFull itu adalah orang terkaya No 2 Dibeijing ini....."
"Selain memiliki Hotel SuiteFull,ia juga memiliki Perusahaan besar Lainnya Tuan Muda.....
"Ia bernama Rimark Stive dan Istrinya bernama Mary Card.Mereka memiliki seorang putri Yang bernama Carissa Stive berumur 24 tahun.Tapi karena putri mereka mengalami kecelakaan Mobil...."
"Putri mereka pun mengalami kelumpuhan Total dibagian kaki kanan dan kehilangan penglihatannya....."
"Semua dokter sudah menyerah untuk mengobati Putri mereka,luka yang dialami Carissa benar benar parah dan sangat sulit mengobatinya......."
"Rimark Stive sudah menyelidiki pristiwa ini,dan ia menemukan kalau kejadian ini benar benar murni karena sebuah Kecelakaan.Bukan karena musuh atau orang yang tak menyukainya..."
"Itulah kenapa saya bilang kalau Tuan Muda hanya perlu membayar dengan Pil Pembentuk Tubuh saja"ucap paman Fei dengan bangga akan penjelasannya.
Tapi Ricard,ia mengkerutkan keningnya dengan sedikit pusing akan penjelasan dari Paman Fei.
"Kenapa Nama Belakang mereka sama dengan nama belakangku...."
"Apa itu hanya sebuah kebetulan"pikir Ricard dalam hatinya.
"Apa paman sudah 100% yakin dengan penjelasan Paman,apa tidak ada infomasi lain tentang mereka"Tanya Ricard.
Mendengar pertanyaan Ricard,Paman Fei pun menjelaskan ada 1 infomasi tentang mereka yang belum dikonfirmasi 100% karena kurangnya bukti.
"Ada 1 lagi Tuan Muda,tapi saya belum yakin 100% tentang kebenarannya Tuan Muda"ucap Paman Fei.
"Apa itu paman,coba jelaskan saja dulu"ucap Ricard dengan tidak sabaran.
Melihat Ricard yang tidak sabaran begitu,Paman Fei pun mulai menjelaskan secara Rinci tentang informasi ini.
"Sekitar 17 tahun yang lalu,mereka kehilangan seorang anak laki laki Tuan Muda.Tapi karena kurang bukti yang valid,saya belum berani menjelaskan ketuan Muda...."
"Pristiwa itu sangat ditutup rapat oleh berbagai pihak Tuan Muda"ucap Paman Fei.
Ricard yang mendengar penjelasan Paman Fei lagi pun bertambah pusing dibuatnya.
"Hufttt...Apanya yang secara rinci.......Tapi apa ini memang sebuah kebetulan...."
"aku juga sedikit bingung dengan kedua orang tuaku......Golongan darahku O,tapi mereka berdua A-......"
"Lebih baik aku mencoba untuk bertemu mereka saja.Pasti Paman Begal Linu berteman baik dengan mereka,aku coba telpon paman saja dulu"ucap Ricard dalam hatinya dengan kebingungan tingkat tinggi.
Ricard pun mengambil Handphonenya dan menelepon Paman Begal Linu.
Tuut.....
"Hallo Paman......"sapa Ricard ditelepon.
"Hallo Ricard,ada apa menelepon paman.Apakah ada seseutu yang penting"Tanya Begal Linu
"Coba paman telepon Pak Rimark Stive,kalau paman mengenal seorang dokter yang bisa menyembuhkan anak mereka"Ucap Ricard.
"Apa kau mau menambah keindahan lagi hahahah,kudengar putri mereka juga cantik"ucap Begal linu dengan becanda.
__ADS_1
Ricard yang menengar candaan Begal Linu pun mulai menjelaskan situasinya.
Mulai dari ingin membeli Hotel SuiteFull hingga kesamaan Nama belakang mereka.
"Baiklah Tunggu sebentar Ricard...."ucap begal Linu yang mulai menelepon Rimark Stive,tapi ia tak menjelaskan tentang persamaan nama belakang mereka berdua.
Setelah itu...
"Ricard,ia setuju akan bertemu dengannmu diHotel SuiteFull,tepatnya diruang Bisnis A.01 pukul 11:00 siang"ucap Begal linu.
Ricard yang mendengar itu pun langsung berterima kasih dan mematikan teleponnya.
"Paman kita akan pergi Ke Hotel SuiteFull pukul 11:00 bersama Sheila"ucap Ricard.
"Baik Tuan Muda"Jawab Paman Fei dengan cepat,ia pun pergi menyiapkan mobil dan mencucinya terlebih dahulu.
"Pukul 10:00,aku harus menyuruh Sheila bersiap siap"pikir Ricard.
Ia pun memanggil Sheila dan menyuruh nya bersiap siap untuk menemani Dirinya Ke Hotel SuiteFull bersama Paman Fei.
Meysa yang tidak diajak pun bersedih,tapi setelah Ricard mengatakan akan mengajaknya jalan jalan setelah ia pulang ia pun gembira.
"Ayo paman,kita jangan membuang waktu lagi"ucap Ricard dengan tidak sabaran.
Terlihat kalau Ricard hanya memakai pakaian yang sederhana.Ia memakai kaos oblong dipadu dengan celana levis saja.Walaupun begitu,pesona akan ketampanannya tidak akan pudar.
Setelah itu,mereka bertiga pun masuk kedalam mobil dan pergi menuju Hotel SuiteFull.
Karena jaraknya tidak terlalu jauh,mereka hanya menempuh waktu 20 menit.Untuk tiba di Hotel SuiteFull.Paman Fei pun memarkirkan mobilnya ditempat parkiran Khusus bagi Mobil.
"Ini lebih luas dan sangat besar dari yang kupikirkan"ucap Ricard dalam hati saat ia memandangi seluruh area gedung Hotel SuiteFull tersebut.
"Selamat siang,bisa kau tunjukkan dimana area Ruang Bisnis A.01"Tanya Ricard kearah Resepsionis tersebut dengan sedikit datar.
Tapi Resepsionis tersebut tampak bingung mendengar ucapan Ricard.Ia bingung karena Ruangan tersebut adalah ruangan Pribadi Pemilik Hotel SuiteFull ini.
Dan tidak ada yang bisa masuk kesana kecuali keluarga pemilik Hotel SuiteFull ini.
Bahkan Untuk para pemimpin perusahaan besar lain hanya bisa masuk ke Ruangan A.05 hingga A.02.
Ruangan Bisnis tersebut ada beberapa kelas untuk para penyewa tempat itu.
Mulai C.05 yang terendah hingga B.03,itu bisa diisi sebanyak 20 orang.Untuk B.02 hingga A.02 itu hanya bisa dimasuki sebanyak 5 orang saja.
Dan para penyewa juga hanya bisa menyewa selama 12 jam paling lama tidak bisa lebih.
Kelas C.05 hingga C.01 (terendah)
kelas B.05 hingga B.01(menengah)
kelas A.05 hingga A.02(tertinggi)
Untuk A.01 itu Ruangan Pribadi Pemilik Hotel SuiteFull atau Rimark Stive dan keluarganya.
~(Kembali Ke Ricard)
__ADS_1
"Maaf Tuan,apakah anda salah memesan.Ruangan yang anda sebut itu adalah Ruangan Pribadi Pemilik Hotel SuiteFull ini,dan itu hanya bisa dimasuki oleh keluarganya saja"ucap Resepsionis tersebut dengan sopan.
Ricard pun kagum dengan sikap sopan Resepsionis tersebut.Biasanya,para pekerja ditempat sebesar ini pasti akan merendahkan mereka yang memakai pakaian sederhana.Seperti yang Ricard kenakan saat ini.
"Kau bisa menelepon Rimark Stive dan bilang Ricard sudah tiba"ucap Ricard dengan lembut disertai senyuman.
Akibat senyuman Ricard itu,Resepsionis tersebut pun terpana dan linglung dibuatnya.
Ia menatap Ricard dengan lekat lekat sambil tersenyum.
Sedangkan Ricard yang melihat reaksi Resepsionis tersebut pun mengkerutkan keningnya.
"Ehem.....Bisakah kau hubungi Rimark Stive dan bilang Ricard sudah tiba"ucap Ricard dengan datar.
Resepsionis tersebut pun langsung sadar akan lamunan bodohnya itu.
"Maafkan saya Tuan,saya akan segera menghungi Tuan Rimark Stive"ucap Resepsionis itu dengan gugup.
"Apa senyumanku bisa membuat para wanita tergila gila denganku"pikir Ricard dengan bodoh.
Resepsionis itupun menelepon Pemilik Hotel SuiteFull lewat telepon kantor.
Setelah mendapat jawaban dari Tuan Rimark dengan nada marah,ia pun segera meminta maaf karena sudah menahan tamu pentingnya.
Ia pun menghadap Ricard lagi dan meminta maaf.
"Maafkan saya Tuan karena sudah menahan anda disi......"
"Antar saja aku langsung"ucap Ricard datar yang langsung memotong ucapan Resepsionis tersebut.
"Baik Tuan.....Mari"ucap Resepsionis tersebut dengan sedikit takut.
Ia sangat takut dipecat karena sudah menahan tamu penting bos besarnya itu.
Ia sangat membutuhkan pekerjaan ini untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarganya.Karena bekerja disini gajinya sangat tinggi,dan sangat syulit untuk mendapatkan pekerjaan dengan gaji sebesar Hotel SuiteFull.
Ia pun mengantar Ricard dengan gugup dan sedikit takut.
Sedangkan Sheila mengikuti Ricard dari belakang dengan diam dan melotot kearah Resepsionis tersebut.Waalaupun ia hanya diam,tapi ada rasa kesal terhadap Resepsionis tersebut.
~
~
~
( Bersambung )
~
~
~
~
__ADS_1
**Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman temanš„°
Dukungan kalian semangatkuš**