
Setelah 1 jam berlalu,Tiara Lee mulai merasakan lelah karena Ricard tidak memberikannya waktu untuk menarik nafas.
Ia terus terusan digempur oleh Ricard sambil berteriak karena nikmat.
"Ahh......ennmm.....Hentikan dulu....aku ingin istirahat sebentar saja"ucap Tiara sambil mengerang kenikmatan.
Tapi Ricard belum juga mempunyai keinginan untuk menyudahinya sekarang.
"Masih terlalu dini untuk menyudahinya sayang"bisik Ricard sambil menggoyang Pinggulnya kebawah.
Posisi mereka saat ini Tiara Lee dibawah dan Ricard diatas.
Tiara Lee pun hanya bisa menuruti pasrah akan kemauan Ricard.Ia memang lelah saat ini,tapi ia juga keenakan sebenarnya.
"Lagi pula bukannya kau menikmatinya sayang"bisik Ricard lagi.
Dibalik rasa lelahnya,wajahnya Tiara Lee pun sedikit memerah.
"Ini tidak benar..emm...ahhh...tapi kenapa tubuh ini menikmatinya"pikir Tiara Lee.
"Ahhh....emm.....Aku tidak menikmati ini"ucap Tiara Lee tapi masih mengerang.
"Kau berbohong sayang...."ucap Ricard.
Karena sudah bosan dengan posisi itu,Ricard pun mengubah posisinya.
Ia mengangkat tubuhnya keatas sambil membalikkan tubuh Tiara Lee.
Tiara Lee yang dibuat berbalik pun hanya bisa pasrah lagi.Ia berbalik dengan cara menungging dibalakang Ricard.
Tapi tanpa disadari oleh Tiara Lee,ia menungging dihadapan kamera yang terhubung langsung dengan kamar Bravo.
Tiara Lee tidak melihat adanya kamera karena Ricard sudah membuat kamera itu transparan.
Ricard pun tersenyum dengan posisi mereka saat ini,ia melihat kearah kamera lalu memukul pantat montok Tiara Lee dengan cukup keras
Plak....
Plak...
"Emmm...emm....itu sakit.."ucap Tiara Lee sambil menggigit bibir bawahnya.
Ricard pun langsung mengambil posisinya,ia berdiri dengan lutut dan memasukkan Tongkatnya lagi.
Ia bergerak dengan pelan sambil menarik rambut Tiara Lee dengan tangan kirinya.
Jadi,posisi Tiara Lee pun menungging dengan menghadap keatas.
Tapi,Tiara Lee ntah kenapa mengeluarkan lidahnya kebawah dengan mata keatas juga.
"Posisi ini sangat enak"Pikir Tiara lee.
ia menyukai posisi ini,apa lagi sambil pantatnya sambil dipukul oleh Ricard dengan keras.
"Ahh....ahhhh....emm....."erang Tiara Lee sambil mengeluarkan liurnya kebawah.
Plak....
Plak.....
"Apa kau menyukainya sayang"Ucap Ricard sambil memukul pantat montok itu.
Ia sedikit menyukai pantat Tiara Lee itu.Apa lagi saat ia memukulnya,itu akan menciptakan gelombang yang bergetar.
__ADS_1
Semua wanita Ricard memang memiliki pantat yang montok,tapi montoknya itu sangat padat.
Berbeda dengan Tiara Lee yang montok berlemak,jadi saat Ricard memukulnya itu akan bergelombang.
Sedangkan Tiara Lee tidak menjawab ucapan Ricard,ia hanya ingin menikmati sensasi panasnya.
Ricard hanya tersenyum.
Plakkk.......
Plakkk.....
Ricard pun memukul pantatnya itu dengan sangat keras.Tiara Lee seketika sedikit kaget.
"ahhh.....Jangan terlalu keras,itu sangat sakit"ucap Tiara Lee dengan mengerang.
Tapi Ricard langsung melaju pinggulnya dengan cepat sambil memukul pantatnya dengan keras.
"Ahhh....emmm.....enakk....ahhh tidak jangan.....sakit...ahhh...."erang Tiara Lee dengan tak karuan.
"Apa kau menikmatinya sayang"ucap Ricard yang mengulang Pertanyaannya.
"Ahh.....Enak....ahhh......"erang Tiara Lee.
Plaaakkkk......
"Aku tidak mendengarnya sayang"ucap Ricard sambil memukul pantatnya dengan lebih keras.
"Ahhhh.....Aku..Emmm....aku menyukai ini ahhhh...."ucap Tiara Lee.
Plakk......
Plakk....
"Lebih keras sayang....."ucap Ricard sambil memukul pantatnya dengan keras lagi.
Tiara Lee pun sedikit merasa sakit,tapi juga sangat nikmat becampur panas.
"Ahhh.....Aku menyukainya sayang.....ahh lebih dalam sayang....ahhh..."ucap Tiara Lee dengan lebih intens.
Ricard pun merasa bangga dengan ucapan Tiara Lee,ia lagi lagi melihat kearah Kamera dan tersenyum.
Namun tak lama kemudian,Ricard mulai merasakan akan keluar.
Ia pun memajukan pinggulnya dengan lebih cepat lagi sambil menarik rambut Tiara Lee.
Hasilnya,Ricard pun menjadi memeluk Tiara Lee dari belakang sambil merangkul lehernya.
Tangan kanannya tidak tinggal diam,ia meremas buah kenyal Tiara Lee dengan sangat keras.
Karena kuatnya remasan Ricard,buah kenyalnya pun meneteskan air susu yang cukup banyak kebawah pusarnya.
"Ahhh....lebih keras...sayang....."erang Tiara Lee.
"Aku akan keluar sayang....Tapi aku akan mengeluarkannya didalam"ucap Ricard sambil mengoyangkan pinggulnya.
"Tidak apa....Ahhh....aku ingin memiliki anak darimu sayang...ahhh...."ucap Tiara Lee dengan keenakan.
Ia juga sudah tergila gila akan belaian dan keperkasaan Ricard.Biasanya ia akan dipuaskan suaminya selama 5 menit saja.
Jadi,saat Ricard menyentuh tubuhnya saat ini,awalnya memang ia tak ingin,tapi lama kelamaan ia pun menjadi kecanduan juga.
Tongkat Ricard seperti lem perekat,ia merasa tak ingin melepaskan Tongkat Ricard itu dalam lembah sempitnya itu.
__ADS_1
"Sayang.....kumohon...ahhh.....didalam saja kau keluarkan ahhh....Ahhh"ucap Tiara Lee sambil menoleh kebelakang.
Karena wajah Ricard berada dilehernya sekarang,Tiara Lee pun menjadi leluasa untuk menjilati pipi Ricard Ricard.
"Cepat sayang...ahhh.....didalam...ahh..iya enak...."erang Tiara Lee lalu menjilati lagi pipi Ricard.
Tapi Ricard tetap diam saja tapi sambil tersenyum,ia ingin menikmati pelepasan dirinya sambil meremas Buah Kenyal Tiara Lee dengan kedua tangannya.
Remasan Ricard tidak main main,ia sekali meremas air susu encer menetes dengan cepat.
Tiara yang melihat Ricard tersenyum menjadi bahagia,ia berfikir kalau Ricard mau membuat dirinya mengandung.
Apa lagi ia juga merasakan sensasi panas dibuah kenyalnya,walaupun remasan Ricard sangat kuat.Tapi ia juga menyukai remasan itu.
"Ini tak akan lama lagi sayang"ucap Ricard lalu melilit lidah Tiara Lee yang dipipinya tadi.
Dan hasilnya pun.......
Crrooott.......
Crroooottttt.....
Ricard pun mengeluarkan Cairan kentalnya dengan banyak,mereka lalu terbaring dengan Ricard menindih tubuh Tiara Lee dibawah.
Ricard juga belum mau mencabut tongkatnya dari lembah Tiara Lee.
Mereka saling menatap,tapi Tiara Lee menatap Ricard dengan penuh kasih.Ia sepertinya sudah sangat mencintai Ricard.
Tiara Lee pun membelai pipi Ricard dengan lembut.
"Cairanmu sangat banyak,bahkan itu sampai masuk kerahimku......"
"Bahkan tongkatmu masih mengeras dilembah sempitku"ucap Tiara Lee dengan lembut.
Ia memang sangat kelelahan saat ini,tapi jika Ricard masih mau dengan tubuhnya lagi.Ia pasti akan melayani Ricard tanpa beban,ia sudah tergila gila akan keperkasaan Ricard.
"Apa kau masih sanggup sayang,aku masih ingin menikmati tubuhmu yang indah ini"Bisik Ricard tepat ditelinga Tiara Lee.
Tiara Lee pun mengerang pelan dan sedikit malu.Ia kemudian melingkarkan tangannya dileher Ricard dan memeluk pinggang Ricard dengan kakinya.
"Aku masih sanggup sayang"ucap Tiara Lee,tapi masih ada sedikit malu terhadap Ricard.
Bagaimana pun juga,ia saat ini sedang berselingkuh dengan orang yang baru ia temuin 2 kali.Dirumah Merry Chai dan dikamarnya.
"Akhirnya kau tunduk juga dibawah ku"ucap Ricard dalam hatinya.
~
~
~
( Bersambung )
~
~
~
Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman temanš„°
Dukungan kalian semangatkuš
__ADS_1