
Lalu Ricard pun membaringkan wanita tersebut diatas tikar yang diadapati dari Sistem.
Sebenarnya Sistem tidak bisa memberikan Ricard tikar dan Skil Bercinta karena Toko Sistem belum bisa diakses.
Tetapi karena Ricard meminta sambil memelas,akhirnya Sistem pun memberikannya dengan pasrah.
"Nona,aku belum mengetahui namamu.Setidaknya beri tau aku namamu supaya aku bisa membantu menghilangkan hasratmu".tanya Ricard dengan lembut.
"ahhhh......namaku Mita.Cepat bantu aku Tuan"Jawab Mita dengan mata yang penuh nafsu.
Kini sekarang terlihat sepasang manusia disemak semak berbaring diatas tikar saling membantu,ntah apa yang dibantu pun tidak tau.Karena hanya mereka lah yang tau
Ricard mencium Mita dengan ganas sambil menjulurkan lidahnya,ia menjelajahi seluruh ruang mulut Mita dengan intens.
Sesekali Ricard menyesap bibirnya dengan lembut.Tangan kanannya juga mulai meremas Payudara Mita sambil membuat gerakan menguleni seperti adonan kue.
Ricard bahkan sampai mencubit pvting Mita yang telah tegak dengan keras.
Tangan kirinya juga tidak berhenti memainkan V nya.Memutari dinding lubang surganya,menambah jari dan melakukan gerakan menggunting.
Sesekali Ricard dengan sengaja membuat gerakan mengaduk dan menambahkan jari ketiga Ricard untuk membuat gerakan mendorong.
"Aahhhh.... dalam. lebih dalam...."
"Hisap puu..tingku...hi..hisap lebih...lebih kuat."
"Aahhh...emmm.iyaa....."
Ricard tersenyum licik,jari-jarinya kembali memukul titik sensitive Mita.
"AHHHH....TI..TIDAKK. TERLALU KERAS!.AAHHH JA...JANGAN. JANGAN BAGIAN ITU."
Mulut Ricard mendekati telinga Mita. Menggodanya dengan lidahnya yang penuh liur.
"Ja..Jangan lagiiihhh. Huik!aahhh...berhentiiihhh memasukannya. Aaaahhh"
"Keluarkan."Bisik Ricard.
Lalu Ricard menarik ujung telinga Mita dengan gigitan kecil sambil menyesapnya.
"A..aku akan keluar. AKU AKAN KELUAR...AAAHHHHHHHHH!!!"
Tidak menunggu Mita menyesuaikan perasaanya.
Ricard segera beralih menjilati ******** Mita.Lidahnya dengan lihai memainkan Lembah surga itu.
Bahkan hidungnya sudah penuh dengan aroma lembah surga Mita.
Aroma itu pun membuat Ricard semakin kuat menghisap dan menjelajah lembah surganya.Menghisap nya secara terus menerus,memikirkan cara lain Ricard menjepit benda mungil itu dan menariknya keras.
"Jangan jilat aahhh...JANGAN! JANGAN JEPIT!!!!JA...JANGAN AAHHHHHHH."
Mita kembali mendapatkan pelepasannya tapi Ricard masih melanjutkan permainan gilanya.Ia menjilati tempat cairan bening itu keluar.Tidak puas hanya itu,ia dengan kencang menyedot jus Cinta milik Mita dengan kuat.
__ADS_1
"AAAHHHHH DATAANGGG!!!!!"
Melihat wajah kepayahan Mita membuat sesuatu didalam diri Ricard bangga.
Tanpa memberi aba-aba lagi,Ricard mengambil tongkat sakti nya dan memasukkannya langsung ke lubang surga Mita.
Dengan kasar langsung menembus bagian terdalam lembah surga Mita.
Rasa sakit dan darah perawan dengan nikmat yang tajam membuat Mita kembali orgasme.
Merasakan Pergerakan Ricard yang tajam dan kasar membuat Mita sedikit kewalahan.Dipikiran nya hanya ada kenikmatan.Matanya menggelijang menunjukkan warna putih.Buah dadanya yang besar memantul berirama dengan naik turun.
"Aaaahhhh....terlalu dalam.Ja...jangan ahhh terlalu dalam."
Mengabaikan teriakan Mita,Ricard memutar tubuh Mita. Membuatnya menungging membelakangi Ricard.
Masih terus bergerak dengan kasar Ricard tiba-tiba Memasukkan tongkat saktinya yang berlumuran pelumas kedalam anus Mita, memainkannya memutari lubang anus.
Tidak sanggup menanggung kenikmatan. Tubuh Mita jatuh menghantam tikar. Ricard masih belum puas,ia ingin melihat batas Mita.
Karena itu dia membuat Mita lemas dan kembali bergerak.Tangan kirinya merusaha menahan tubuh Mita. Memudahkan sulur itu menutupi payudara Mita dan membuat gerakan menghisap.
Mengacaukan mulut Mita hingga mencapai batas maksimal.Lalu yang lainnya memasuki anusnya.Bergulir, mengaduk anusnya dengan bola-bola dan kalung mutiara nya.
Gerakan dan tekanan sulur pada anus dan lubang surga nya terasa sama.Keduanya menumbuk kasar sampai ketitik terjuhnya.Ditambah rasa dari payudara yang diremas serta dihisap kuat, mulutnya yang dimainkn sedemikian rupa. Mita hanya bisa berpikir kosong. Segalanya putih.
Sebuah suara terdengar di telinganya. "Ingat aku sayang! Hanya aku! Hanya aku pemilikmu. Jiwa, tubuh dan hatimu..."
"Siapa pemilikmu?" Ricard memukul pantat Mita dengan kuat.
Plakk! plakk! plakk!
Tubuh Mita tersentak keras. Kenikmatan ini hampir membunuhnya.
"Sayang,siapa pemilikmu?" Tanya Ricard lebih keras.
PLAAKK! PLAAKK!
"Ahh.Ka...kamu! Aku hanyaaaaa....ahhhh mi...milikmuuuu"
"Siapa aku?"
Mata Mita memandang bingung.Raut wajahnya penuh akan ke frustasian dan tersesat.Pikirannya benar-benar sudah kacau.
"Kamu tidak tahu siapa aku?"Tanya Ricard tepat ditelinganya.
"Ka...aahhhh...Kamu. si...siapa aaahhh?"
Ricard melihat tatapan kacau Mita tersenyum puas.Bibirnya mendekati telinga Mita.Berbicara dengan penuh tekanan.
"Aku Ricard. Pemilikmu!"Bisik Ricard dengan intens.
Kata kata Ricard bergema dalam pikiran Mita.Ricard Hanya Ricard.Pemiliknya adalah Ricard!.Itulah yang ada dipikiran Mita saat ini.
__ADS_1
"Kamu adalah milik Ricard,Perintahku adalah mutlak."bisik Ricard lagi.
Kata kata Ricard memenuhi kekosongan dalam pikiran Mita.Mengisi hingga ke bagian terdalam.
"Panggil namaku?" bisik Ricard lembut.
"Riiii...cardddd....aaahhhkk." Mita memekik nikmat.
Setiap Ricard berbicara,dia juga bergerak lebih cepat dan keras Membuatnya hampir orgasme,tapi berhenti di jarak terpenting.
"Panggil namaku dan aku akan membuatmu terbang"ucap Ricard dengan nada menggoda.
"Ricaaaaa aahhh.Riii..Ri..ccard...aahhh....."
"Panggil aku dengan benar. Ayo sebut namaku.Akui aku sebagai pemilikmu."
"Ricarddd ....Rii..Ricardddd....ahhkkk. "
"Rii...Ricardddddd...MILIK RICARD!!!!!"
Bruk...
Setelah berteriak tubuh Mita tidak sadarkan diri karena sudah kelelahan.
Ricard yang juga orgasme menembakan cairannya tujuh kali berturut-turut. Membuat tubuh Mita kembali orgasme dua kali saat pingsan.
Ricard pun tersenyum bahagia saat menikmati momen ini bersama Mita.
Ia pun melirik jam di Sistem dan menunjukkan waktu tengah malam.
"Berarti sudah hampir empat jam aku menikmatinya.Pantas saja Mita sampai runtuh"Pikir Ricard dalam benaknya.
Setelah mereka menghabiskan malam yang begitu nikmat.Mereka pun tertidur dengan beralaskan tikar dipinggir semak semak dan ditemani suara jankrik dibawah cahaya rembulan.
Mereka tidur dengan keadaan telanjang bulat dan saling berpelukan.Jika dilihat orang gak tau dah mau apa.
~
~
~
( Bersambung )
~
~
~
**Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman temanš„°
Dukungan Kalian semangatmuš**
__ADS_1