Sang Pemandu

Sang Pemandu
Tongkat Yang Perkasa


__ADS_3

Saat tiba didepan pintu kamar mandi pesawat,Ricard berdiri sambil menunggu pintu terbuka dulu baru akan masuk.


Karena kalau dia membuka paksa pintu kamar mandi,itu akan mengakibatkan alarm Pesawat berbunyi.


Ricard pun dengan sabar menunggu pintu terbuka sambil mengaktifkan Skil Mata Cahayanya,ia menunggu sambil melihat pemandangan didalam kamar mandi.


"Cepatlah Yin Shi...."ucap Ricard dalam hatinya dengan tidak sabar.


Ricard benar benar tak sabar,apa lagi ia melihat Yin Shi sedang membasuh lembah surganya dengan air setelah selesai pipis.


Akhirnya,usahanya pun membuahkan hasil.Yin Shi mulai membuka pintu dan keluar.


Ricard dengan sigap mendorong Yin Shi kedalam dan mengunci pintunya.


Yin Shi benar benar ketakutan tadi,tapi saat melihat Ricard yang mendorongnya dirinya,ia pun sedikit merasa lega.


Tapi kelegaannya hanya sebentar karena mengingat dirinya dan Ricard didalam kamar mandi berdua saja.


Apa lagi Ricard mengunci pintunya sambil menatapnya seperti binatang buas.Ia pun mulai sedikit gugup dengan keadaanya.


"Kenapa Tuan menutup pintunya"ucap Yin Shi dengan gugup.


Mendengar pertanyaan Yin Shi,Ricard hanya tersenyum cabul.Ia pun perlahan maju kedepan dan mendorong tubuh Yin Shi ketembok.


"Menurut mu apa yang akan kulakukan dikamar mandi bersamamu"bisik Ricard sambil menjilat telinga Yin Shi.


Tubuh Yin Shi pun sedikit bergetar karena menerima jilatan Ricard ditelingannya.


"Apa Tuan menginginkan itu"Tanya Yin Shi dengan gugup.


Ia paham apa yang Ricard inginkan dengannya,dirinya sudah dewasa dan mengerti akan kebutuhan seorang Pria.


Walaupun ia memang sudah menguatkan tekadnya untuk memberikan tubuhnya ke Ricard.Tetap saja ia akan merasa gugup karena ini akan menjadi pertama kalinya.


Apa lagi pertamanya akan dilakukan didalam kamar mandi pesawat.


"Gadis pintar,kau seperti sudah tau akan kebutuhan Pria...Tapi jika kau menolaknya aku tak akan memaksanya"ucap Ricard sambil memegang kedua pipi Yin Shi.


Tentu saja Ricard mengatakan itu dengan kebohongan.Kalau pun Yin Shi menolak keinginannya,ia tetap akan memaksanya.


Ricard hanya mengatakan itu untuk memberikan kesan baik ke Yin Shi.Dirinya tak mau kalau Yin Shi akan membencinya karena sudah melakukan pemer.kosaan.


Ricard juga berniat akan menjadikan Yin Shi sebagai Kultivator terkuat dimasa depan.


Karena tubuh Yin Shi terdapat Energi Yin yang sangat murni.Sama halnya dengan Natalia dan Natasha,mereka berdua memiliki tubuh dengan energi Yang.


Tapi Yin Shi langsung terpengaruh dengan ucapan Ricard.

__ADS_1


"Tuan sangat baik......Bahkan ia tak akan memaksaku kalau aku menolak keinginannya......Aku akan memberikan tubuhku ke Tuan,dan aku juga akan melayaninya dengan sepenuh hatiku"ucap Yin Shi dalam hatinya.


Yin Shi masihlah gadis yang bodoh karena begitu mudahnya terjerumus kemulutnya para buaya darat.


Kalau ia tau Ricard adalah seorang penjahat kela.min,ia pasti akan muntah darah karena sudah ditipu habis habisan oleh Ricard.


"Tuan mulai sekarang jiwa dan ragaku akan menjadi milikmu,aku akan melayani Tuan dengan sepenuh hatiku"ucap Yin Shi dengan mantap.


Ricard pun tersenyum mendengar ucapan Yin Shi.


"Ternyata sangat mudah,tak sia sia aku terlahir dengan ketampanan tiada banding"Pikir Ricard dengan narsis.


"Mulai sekarang,kau akan menjadi salah satu kekasihku"ucap Ricard sambil membelai pipi Yin Shi.


Yin Shi pun sangat bahagia mendengar ucapan manis Ricard,tapi ia tetap bertekad akan melayani Ricard layaknya seorang pelayan.


"Menjadi keberapa pun aku akan tetap menerimanya Tuan"ucap Yin Shi dengan bahagia.


Ricard sudah tak mau berlama lama lagi,ia dengan lihai melu.mat bibir Yin Shi dan memasukkan lidahnya kedalam mulut Yin Shi.


Yin Shi juga sudah paham akan pergerakan lidah,ia banyak menonton pilem jav bagaimana menyenangkan pasangan.


Yin Shi menonton Pilem itu awalnya bertujuan untuk melayani pasangannya suatu saat,tapi ia tak menyangka kalau ia akan melayani Ricard sang buaya darat.


Mereka berdua saling bertukar air liur dengan intens.Tangan Ricard juga tak tinggal diam,kedua tangan Ricard meremas pantat montok Yin Shi.


Ia begitu menikmati sensasi yang diberikan Ricard,dirinya juga tak menyangka kalau berciuman akan senikmat ini.


"Hanya sebuah ciuman tapi senikmat ini,aku takut dimasa depan aku akan ketagihan"pikir Yin Shi sambil mengantungkan tangannya dileher Ricard.


Ricard yang sudah puas dengan permainan Lidah pun mulai menyudahinya.Ia manarik lidahnya dari mulut Yin Shi.


Terlihat juga saat Ricard menarik lidahnya,gabungan air liur mereka menbentuk sebuah jembatan yang panjang.


"Kau begitu menikmatinya sayang"ucap Ricard dengan terseyum.


Yin Shi pun menjadi malu malu dibuat Ricard,tapi hatinya juga terpancar kebahagian saat Ricard memanggil dirinya dengan ucapan sayang.


Ricard pun mulai melepaskan ikat pinggangnya sambil menurunkan celananya.Yin Shi juga mulai membuka gaunnya dan menggantungnya disebuah gantungan baju.


Saat Yin Shi telah selesai membuka seluruh banjunya,ia melihat kalau Ricard duduk disebuah closet dengan telan.jang.


Tapi ia juga terkejut sambil membulatkan matanya.Bagaimana tidak,ia melihat Tongkat panjang dan tebal Ricard telah berdiri dengan menantang diselang.kangannya.


"Kenapa tongkat Tuan begitu besar dan panjang,bahkan ketebalan tongkat Tuan diluar akal sehat......"


"Bukannya Ukuran tongkat Pria menurut artikel dewasa hanya sepanjang telapak tangan saja.Tapi ini......"

__ADS_1


"Aku tidak tau apa itu nanti bisa masuk kelubang ku yang kecil ini"Pikir Yin Shi dengan sedikit takut.


Ricard hanya tersenyum melihat Yin Shi sedang menatap tongkatnya sambil berfikir.


"Hehehe......Inilah yang akan kalian dapatkan jika menjadi salah satu kekasihku,aku akan memberikan kalian kenikmatan......"


"Ingatlah.....Semua Pria bisa bikin anak,tapi tidak semua Pria bisa bikin enak"ucap Ricard dalam hatinya dengan narsis.


"Cihh....Dasar Tuan pembual....."ucap Cang'yi yang tiba tiba saja muncul dipikiran Ricard.


"Kau akan mendapatkan giliran nanti Cang'yi"ucap Ricard dalam hatinya.


Tapi lagi lagi Cang'yi tak menjawab ucapan Ricard.


"Sayang kenapa hanya diam,kemarilah dan mulai puaskan aku"ucap Ricard sambil tersenyum.


Yin Shi pun langsung tersadar dari lamunannya,ia berjalan kearah Ricard dengan malu malu.Ia lagi lagi merasa bahagia dipanggil Sayang oleh Ricard.


"Aku akan melayani Tuan...Tak sia sia juga aku menonton pilem tentang menyepong,aku yakin pasti aku bisa menyenangkan Tuan"Pikir Yin Shi dengan bodoh.


Saat ia tiba didepan Ricard,ia pun berjongkok menghadap tongkatnya.


Glukk....


"Ini Benar benar sangat besar dan terlihat perkasa"Pikir Yin Shi saat ia melihat tongkat Ricard tepat didepan wajahnya.


Apa lagi ia menyaksikan urat urat yang ada ditongkat Ricard,itu seperti menambah keperkasaan Ricard.


~


~


~


( Bersambung )


~


~


~


~


Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰


Dukungan Kalian semangatku😘

__ADS_1


__ADS_2