Sang Pemandu

Sang Pemandu
Guru Ricard,Xiao Ting


__ADS_3

Ricard pun sedikit kesal akan ucapan wanita itu,padahal ia hanya sekedar ingin tau tingkatan Kultivasinya saja.


Tapi,saat Ricard lagi kesal dengan wanita itu,ia sangat terkejut karena kondisi dirinya saat ini tanpa memakai sehelai benang pun ditubuhnya.


Ia lalu menutup tongkatnya dengan kedua tangannya dan menatap wanita itu.


"Apa guru yang melepas semua bajuku tadi"Tanya Ricard dengan malu.


Wanita itu sedikit tersenyum kecil melihat Ricard yang tampak malu.


"Itu benar,aku tadi ingin memeriksa seluruh tubuh dan lukamu,jadi aku harus membukanya.Lagi pula aku tadi tidak menyentuh apa apa,aku hanya sedikit melihatnya saja"Ucap wanita itu dengan santai.


Padahal ia tadi sangat puas membelai tongkat Ricard.


"Lalu mana bajuku,aku mau memakainya sekarang"Ucap Ricard dengan jengkel.


Ia benar benar tak menyangka kalau tongkatnya ternyata sudah ditonton oleh wanita ini tanpa diketahuinya.


"Apa kau tak melihatnya,bajumu ada disampingmu"Jawab Wanita itu.


Tapi,saat Ricard melihat baju yang ada disamping dirinya.Ia menjadi bingung dengan bentuk bajunya.


"Kenapa baju ini terlihat sangat kuno"pikir Ricard dengan kebingungan.


Saat sedang memandangi baju itu,ia pun langsung melebarkan matanya dengan sangat syok.


Ia melihat sekelilingnya hanya ada dinding goa,apa lagi ia melihat kalau wanita itu juga memakai gaun yang sangat kuno dan sebuah pedang yang berada dipunggungnya.


"Apa jangan jangan aku ada didunia Kultivator,tapi bagaimana bisa"pikir Ricard dengan sangat bingung.


"Kenapa kau melamun begitu,cepat pakai bajumu.Setelah itu kita akan latihan diluar"Ucap Wanita itu,lalu ia langsung menghilang dari pandangan Ricard.


Ricard langsung memakai baju yang ada disampingnya dengan cepat,ia juga sangat yakin kalau dirinya berada didunia Kultivator.


Ia baru menyadari kalau Energi Qi yang ada didalam Goa itu sangat padat dan kental.


"Tapi lebih padat buah kenyal guru,aku tak sabar untuk melahapnya"pikir Ricard dengan sangat cabul,dirinya sangat terpesona akan keindahan wajah dan bentuk Buah kenyal Wanita itu.


ia pun bergegas keluar untuk menemui wanita itu.


Setiba diluar Goa,Ricard sangat terpana akan hutan yang cukup lebat ini.Apa lagi ia melihat ada beberapa tumbuhan yang tumbuh sangat aneh,tapi mengeluarkan aura yang sangat kuat.


Ia berjalan sambil memandangi tanaman itu,setelah tiba didepan wanita itu ia langsung menyampainkan perasaan kagumnya.


"Guru,sebenarnya ada dimana kita ini.Aura disini sangat Padat dan Murni,apa lagi banyak tanaman yang mengeluarkan aura yang kuat"Tanya Ricard dengan antusias.

__ADS_1


Ia semangat karena jika dirinya memakan dan menyerap semua tumbuhan itu,maka ia akan cepat naik ketahap Kultivasi selanjutnya.


"Kita berada Ditengah tengah hutan Terlarang Kerajaan Tang,Hutan yang tak boleh dimasuki sembarang orang"Ucap Wanita itu sambil menjelaskan tempat mereka berdua saat ini.


Ricard pun mengangguk saja,ia juga tak tau dimana hutan terlarang atau kerajaan Tang itu.


"Guru,aku belum mengetahui siapa nama guru.Sebagai pembuka perkenalan,aku akan memperkenalkan diriku dulu.....


"Namaku Ricard Stive,siapa nama guru"Tanya Ricard dengan penasaran.


Wanita itu mengangguk dengan tersenyum,entah kenapa dia cukup bahagia berbicara dengan Ricard.


"Selama Ribuan tahun,aku belum pernah memberi tau namaku yang sebenarnya kepada orang lain.Tapi karena kau Murid pertamaku,maka aku akan memberi tau kepadamu........"


"Nama Asli Gurumu ini adalah Xiao Ting.Biasanya orang juga memanggilku dengan sebutan Iblis Pedang........"Ucap Xiao Ting dengan tersenyum,ia ingin melihat reaksi Ricard yang ketakutan terhadap dirinya.


Lagi pula ia sangat yakin jika Ricard pasti mengenal julukan Iblis Pedang terhadap dirinya.


"Siapa yang tidak mengenal diriku didunia ini"Pikir Xioa Ting dengan bangga.


"Itu artinya umur Guru udah Ribuan tahun ya.Lalu apa apaan dengan julukan guru itu,bukankah itu terlalu melebihkan kemampuan Guru"ucap Ricard seperti mengejek.


Ia tak percaya dengan julukan Xio Ting yang terlalu membual baginya.


Xiao Ting pun jengkel dan marah dengan ucapan Ricard.Belum ada yang berani menghina dirinya hingga saat ini.


Ricard pun mengangguk dengan santai.


Tapi sedetik kemudian,Ia mulai merasakan kalau hawa disekitarnya sedikit panas.Tak lama kemudian,ia terkejut karena melihat pedang ditangan Xiao Ting telah membentuk kobaran Api yang sangat mengerikan.


Bahkan kobaran Api itu sampai membentuk wajah yang menyerupai Iblis.


"Guu....ruuu apa yang kau lakukan"Tanya Ricard dengan gemetar ketakutan,jelas ia takut.


Dirinya belum sembuh total,jika kobaran api itu mengenai dirinya.Ia tak tau apa akan masih hidup atau tidak.


"Bukannya kau tak mempercayai Julukan Gurumu ini"ucap Xiao Ting sambil menebas kearah Ricard.


Ricard pun terkena tebasan itu dan terpental kebelakang.Beruntung ia masih memiliki Fisik tingkat Berlian,jadi dirinya bisa menahan tebasan itu.


Meskipun tubuhnya bisa menahan tebasan Xiao Ting,tapi ia tetap mendapat luka didadanya.


"Uhukk...Siall sakit sekali....Wanita ini benar benar kejam,tunggu saja jika aku sudah kuat,aku akan menusukmu dengan pedang dibawahku ini nanti"Pikir Ricard sambil menahan sakit.


Xiao Ting pun tiba didepan Ricard dengan sangat terkejut,ia tak menyangka kalau Ricard hanya mendapatkan luka kecil.

__ADS_1


Padahal ia sudah menebak jika Ricard terkena tebasannya pasti akan mengalami luka yang cukup berat.


Sedangkan Ricard,ia juga cukup terkejut karena Xiao Ting menebas kedirinya tanpa menggunakan Qi,atau bisa juga disebut hanya mengandalkan Tebasan Biasa.


"Tapi kenapa bisa mengeluarkan Aura dan Hawa yang sangat mengerikan,bahkan Tubuh Tingkat Berlianku bisa terluka hanya dengan tebasan itu"Pikir Ricard dengan kebingungan.


"Berdiri,jangan jadi Pria manja yang terkena tebasan kecil itu langsung merengek kesakitan.Kita akan langsung berlatih Penguatan Tubuhmu dulu"ucap Xiao Ting dengan menahan kesal karena Ricard hanya mendapatkan Luka kecil.


"Baik Guru..."Ucap Ricard sambil menahan kesal juga,ia baru saja terkena tebasan malah langsung disuruh Berlatih.


"Bagus,ayo kita akan kesana"ucap Xiao Ting sambil berjalan kearah samping Goa.


Ricard juga langsung berlari mengikuti Xiao Ting.


"Guru,tadi aku tak merasakan adanya Qi dalam tebasan Guru,tapi aku merasakan Aura yang dikeluarkan Teknik guru sangat mengerikan.Sebenarnya apa yang Guru gunakan tadi"Tanya Ricard disamping Xiao Ting.


Tapi Xiao Ting sedikit mengkerutkan keningnya.


"Apa kau memang tak tau apa yang Guru gunakan tadi"Tanya Balik Xiao Ting.


Ricard langsung mengangguk dengan cepat.


"Huft...Yang Guru gunakan tadi itu disebut dengan Istilah Niat Pedang,tingkatan diatas Mahir Pedang.Tingkatan dalam berpedang dibagi menjadi 3......"


"Pertama disebut dengan Istilah Mahir Pedang,kebanyakan para pengguna Pedang hanya bisa sampai ketahap ini....."


"Kedua disebut dengan Niat Pedang yang guru gunakan saat tadi.Untuk mencapai ketingkat ini sangat sulit,tapi siapa yang bisa sampai ketahap ini,maka ia akan bisa mengalirkan sebuah tebasan hanya menggunakan Auranya saja....."


"Bahkan lebih hebatnya lagi,cakupan dalam teknik Niat Pedang bisa sampai 50 Km,tergantung Qi yang mereka gunakan"


"Niat Pedang juga bisa bisa digunakan dalam penggabungan Teknik tanpa mengalirkan Qi,itu bisa kau lihat saat guru menebasmu........"


~


~


~


Bersambung


~


~


Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰

__ADS_1


Dukungan kalian semangatku😘


__ADS_2