
Dipagi harinya,Ricard sedang berbaring di kamar milik Vilanya.
"Huftt sudah lama aku tidak melihat Status ku"Pikir Ricard.
"Tampilakan Status" ucap Ricard dalam Pikirannya.
"STATUS"
(Nama) : Ricard Stive(19)
(Level) : 2/10(10000Ps)
(Job) : -
(Kecerdasan) : 60(2000Ps)
(Kharisma) : 58(2000Ps)
(Skil) : -Skil Beladiri (100)
-Skil bercinta (100)
-Skil mengemudi(100)
-Skil Assasin Super(100)
-Skil Bisnis Super(100)
(Saldo) : Rp 10 juta
(Point sistem) : 55.000 PS
(Pasangan) : - Mita
Bella Olivia
(Aset) : - Vila Elit no1 dikawasan
Gadingan
Motor Honda CBR150R
Audi A8 L
Perusahaan Hotela Com
(Misi) : - Jadikan Dosen nita
pasangan( - )
"Ada satu misi yang belum aku selesaikan.Hemmm,Nanti siang aku ada kelas,berarti nanti aku ada peluang untuk mendekati Bu dosen" Pikir Ricard.
"Oh ya Sistem tukar 10 000 PS dengan uang"Ucap Ricard dalam pikirannya.
"Baik Tuan"Jawab Sistem.
(Ding!penukaran 10 000 PS dengan uang 1 Miliar selesai).
"Baiklah waktunya mandi dan bergegas kekampus"ucap Ricard dalam batinnya.
Dan Tak lupa Ia menelepon Jon bekil untuk Mengatakan bahwa Bella adalah wakil Direktur atau tangan kanannya.Ricard percaya selama Bella memegang kendali.Perusahaanya akan terus maju.
...----------------...
Saat ini,Ricard sedang mengendarai Lamborghininya kekampus.Ia tidak mengendarai Audinya karena Bella memakainya ke perusahaan.Bella takut jika memakai Lamborghini milik Ricard malah akan rusak.
Padahal Ricard tidak masalah mau itu Rusak atau tidak.Selama ada Sistem bersamanya mobil seperti itu bisa ia dapatkan lagi.
"Ding!Misi terdeteksi.Buat Dekan Kampus tunduk kepada Tuan"
( Hadiah Misi )
- mendapatkan Mall Company
- 1 miliar
- sekali ugrade Sistem ke level 5
__ADS_1
- Mendapatkan +2 Kharisma
( Hukuman Misi )
- Tidak ada
Ricard yang masih didalam mobil pun lansung tertawa bahagia.
"Sistem sayang kau sungguh baik......wuhuuu aku mencintaimu Sistem"ucap Ricard senang sambil goyang goyang tidak jelas didalam mobil.
Gimana tidak senang,hadiahnya sungguh akan membuat orang iri setengah mati mendengarnya.Mall company adalah mall terbesar di provisi ngadiang ini.Ditambah uang 1 miliar dan kartu ugrade Ricard sungguh senang hari ini.
"Tuan sadar...Tuan jangan sampai gila"Ucap Sistem yang mulai menyadarkan Ricard yang bergoyang tidak jelas.
Ricard yang mendengar suara Sistem pun langsung menghentikan kegembiraanya.
"Huftt ya ya ya.Baru senang sebentar"Keluh Ricard.
Ricard yang baru turun dari Lamborghininya pun langsung menjadi pusat perhatian mahasiswi kampus.
Dengan setelan kaos dan Lamborghini yang bernilai ratusan miliar.Ia pun berjalan layaknya seorang Tuan muda.
"Lihat itu Lamborghini seharga 500 miliar"Ucap mahasiswi 1.
"Benarkah.....Tampan aku mau pacar keduamu"ucap mahasiswi 2.
"Tampan aku mau jadi penghangat ranjangmu"ucap mahasiswi 3.
"Aku juga mau"ucap mahasiswi 4.
Ricard pun hanya diam dan melewati mereka.
"Huftt.....mereka sudah gila,siapa yang mau mencicipi jalan,g cap babi seperti mereka"Keluh Ricard dalam hati.
"Dulu mereka menghinaku karena miskin sekarang malah memujaku.Uang memang bisa merubah segalanya"pikir Ricard.
"Tapi,sepertinya mereka memang tidak menyadari bahwa aku Ricard.Mungkin mereka berfikir aku orang lain."pikir Ricard lagi.
Tak lama kemudian,Bu Dosen Nita menghampiri Ricard.
"Ricard kau dipanggil Dekan"ucap bu Dosen.
"Baiklah....."Jawab Ricard dengan santai.
"Bu dosen yang cantik,anda jangan bersedih,aku memiliki caraku untuk menyelesaikan ini"ucap Ricard dengan senyum menggoda.
Bu Dosen yang melihat senyum Ricard pun sempat terpesona akan ketampanan Ricard,tapi tak lama kemudian ia mulai fokus.
"Huftt Baiklah jika kau bisa menyelesaikan masalah ini,aku akan mentraktirmu makan di cave sebelah kampus"ucap Bu Dosen.
"Oke,mari kita bertukar nomor telepon dulu"ucap Ricard senang.
"Sebenarnya ia anak yang baik,ia menolongku tanpa memikirkan resikonya"pikir Bu Dosen.
"Kalau aku seumuran dengannya aku akan mau jadi pacarnya.Tidak hanya tampan ia juga baik.Tapi aku sudah hampir berumur kepala 3,mana mungkin ia mau bersamaku"keluh Bu Dosen dalam pikirannya.
Setelah bertukar nomor telepon.Ricard langsung pergi ke kantor Dekan.
Sesampainya di kantor dekan ia langsung masuk dan duduk tepat Didepan Dekan.
Dekan tersebut adalah seorang paruh baya yang bernama Toke glatsir,ia berumur sekitar 40 tahunan.
"Apa kau tau kenapa aku memanggilmu kesini"Ucap Dekan Toke dengan Serius.
Ricard Menggeleng dan pura pura tidak tau"Aku tidak tau pak Dekan"
"Apakah kau kemarin menghajar seseorang"Tanya Dekan Toke.
"Ya...."Balas Ricard dengan santai.
"Tahukah kau siapa yang kau hajar itu"Ucap Dekan Toke dengan kesal setelah melihat wajah santai Ricard.
"Aku tau,dia adalah keponakan anda kan Pak Dekan"Jawab Ricard yang masih terlihat santai.
"Kalau kau tau dia adalah keponakanku,kenapa kau masih menghajarnya"Jawab Dekan Toke dengan marah.
Kemarin keponakannya mengadu kepadanya dan mengatakan kalau ada orang yang menghajarnya.
Setelah ia selidiki,ia tau kalau yang menyakitinya adalah Ricard seorang Mahasiswa Miskin.
Dan hari ini ia ingin memberi pelajaran kepada Ricard,karena sudah berani menghajar keponakannya.
"Biarpun dia keponakan anda,tapi yang namanya kesalahan tetaplah kesalahan"ucap Ricard dengan nada yang dingin.
"Memangnya apa kesalahan keponakanku"Tanya Pak Dekan dengan marah.
__ADS_1
Ricard kemudian menjawab"Dia sudah berani mengancam Bu Dosen Nita untuk menjadi pacarnya dan dia juga menggunakan posisimu untuk mengancamnya.
"Apakah kau ada buktinya?jika kau tidak ada bukti,maka aku akan lansung melaporkanmu karena melakukan pencemaran nama baik"ucap Pak Dekan
Menurut Pak Dekan,Ricard tidak mungkin memiliki bukti.Jadi dia memberikan ancaman ke Ricard.
Mendengar ucapan Pak Dekan,Ricard tersenyum sambil mengeluarkan Handphonenya dan memutar rekaman suara keponakan Pak Dekan yang dia dapatin kemarin dari Sistem di ruangan Perpusatakaan.
Setelah mendengar rekaman suara itu,wajah Pak Dekan hitam dan terdiam.
Setelah diam beberapa detik,Pak Dekan kembali berkata dan Tersenyum"Jadi begitu,ini semua hanya kesalapahaman saja.
Pak Dekan tidak berani bertindak gegabah.Kalau rekaman itu sampai ke dinas pendidikan karirnya sebagai dekan pasti hancur.Dan lebih parahnya ia disidang dan asetnya pasti diambil karena telah menyalahgunakan Jabatan.
"Aku tidak akan melaporkanmu kedinas pendidikan,asal kau mengurus keponakanmu untuk tidak menganggu Bu Dosen Nita dan kau harus tunduk kepadaku"Ancam Ricard.
"Baiklah.Aku akan mengurus binatang kecil itu"ucap Pak Dekan dengan gemetar.
Setelah itu Ricard pun meminta No Rekening pribadi Pak Dekan dan mentransfer 10 juta.
"Itu uang untuk kerja sama kita,kuharap kau memang mengurus binatang kecil itu"ucap Ricard dengan tersenyum sambil mengulurkan tangannya.
"Baik baik aku akan secepatnya mengurus masalah ini"ucap Pak Dekan tersenyum sambil membalas uluran tangan Ricard.
Setelah Ricard keluar Terdengar Suara notifikasi dari Sistem.
"Ding!Misi telah berhasil diselesaikan"
"Surat surat kepememilikan Mall Company ada di invetoris Sistem dan uang Sudah ditransfer ke No Rekening Tuan.Apakah Tuan akan lansung Meningkatkan level Sistem sekarang"Tanya Sistem.
"Baik langsung tingkatkan level Sistem"Ucap Ricard dalam pikirannya.
"Ding!Sistem akan ditingkatkan selama 2 jam"
Sambil menunggu Sistem selesai,Ricard pergi menuju kelas.
"Kelas hanya 2 jam dan Sistem selesai 2 jam.Pasti akan ada Hadiah yang bagus nanti xixixi"Kekeh Ricard dalam pikirannya.
Sesampainya dikelas,ia langsung duduk dibangku biasanga.Tapi yang tidak Ricard ketahui sudah heboh karena datangnya pemuda tampan.Dan pemuda itu adalah Ricard.
"Hey kau jangan duduk disitu Itu sudah ada orang punya"ucap Bunga kampus yang cantik bernama Clara Bekil.
Ia adalah salah satu anak orang kaya,ayahnya bernama Jon Bekil dan ibunya bernama Sasmi lara.Ayahnya bekerja sebagai seorang manager di perusahaan milik Ricard.
Sebenarnya ia juga sering menghina Ricard dan menyuruhnya untuk membeli makanan.
"Hey Clara dulu kau menyukai Ricard karena tampan sekarang kau menyukai orang lain yang lebih tampan" ucap temannya Clara.
"Diam kau kucing galak"ucap Clara dengan kesal.
"Pantas saja ia selalu menyuruhku untuk membeli makanan dan harus menunggunya menghabiskan makananya baru boleh pergi,caranya itu seperti membuatku untuk tidak berkeliaran dikampus.Rupanya ia takut kalau aku dilirik siswi lain"Pikir Ricard.
Sebenarnya alasan Clara menyuruh Ricard untuk menunggunya karena ia takut kalau Ricard di ejek miskin sama Siswa lainnya.Itulah mengapa ia mengekang Ricard.
Dan ia juga menyesal telah memberitahu kesahabatnya itu kalau ia menyukai Ricard.
Akhirnya Siswa lainnya jadi tau.Ia tidak takut diejek karena menyukai pemuda miskin.Karena ia yakin tidak akan ada yang berani mengejaknya,itu semua karena ayahnya yang seorang manager di perusahaan terbesar no 1 di provinsi ini.
Tapi ia takut Ricard terkena masalah karena banyak Siswa kaya lainnya yang menyukai Clara tapi ditolaknya.
Mereka adalah pemuda sombong tapi Ricard berbeda ia adalah pemuda yang baik,itulah mengapa ia menyukainya.
Ricard pun berdiri dan mengelus kepala Clara sambil tersenyum,dan itu sukses membuat siswi lainnya heboh.
"Kenapa tidak boleh aku biasanya juga duduk disini,atau kau ingin menyuruhku untuk membeli makanan seperti biasanya"ucap Ricard sambil tersenyum.
"Jaa.....diii kau Ricard"ucap Clara yang langsung gugup.
~
~
~
( Bersambung )
~
~
~
**Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman temanš„°
Dukungan kalian semangatkuš**
__ADS_1