Sang Pemandu

Sang Pemandu
Ricard Balikan Dengan Clara


__ADS_3

Didalam kelasnya,Ricard duduk dengan santai sambil menunggu kehadiran Bu Dosen yang akan mengajar.


Tapi ia sedikit merasa heran kenapa Clara belum hadir juga,padahal jam pelajaran akan segera dimulai.


"Ngapain juga aku mikirin Clara,ia juga sudah punya kekasih"Pikir Ricard dengan mengeleng gelengkan kepalanya.


Ia masih kesal saat mengetahui Clara selingkuh darinya,padahal waktu itu ia dan Clara hanya ribut kecil.


Tapi ia tak menyangka kalau Clara akan berselingkuh.


Tak berselang lama,Bu Dosen Nita masuk kedalam kelas sambil diikuti oleh Clara dibelakangnya.Ia sedikit terlambat karena bangun kesiangan.


Clara pun bergegas untuk duduk dibangku samping Ricard.


Padahal banyak bangku yang kosong tapi Clara lebih memilih duduk disamping Ricard.


Ricard juga tak mau ambil pusing,ia membiarkan Clara duduk disampingnya tanpa ada masalah.


"Sayang kenapa kau tak hadir 2 kali,dan kau juga tak pernah menghubungiku lagi"Tanya Clara dengan wajah tersenyum tanpa dosa.


Ia sepertinya tak tau kalau Ricard sedang marah dan pernah melihatnya bersama seorang pria disebuah restoran mewah.


Namun Ricard tetap membalas pertanyaan Clara,tapi dengan suara yang datar.


"Aku sangat sibuk akhir akhir ini"Jawab Ricard dengan datar.


Clara pun sedikit merasa aneh dengan jawaban Ricard.


"Apa ia masih marah karena waktu itu aku meninggalkannya dikelas ya"pikir Clara dengan lirih.


Padahal Ricard tak marah karena itu.


"Apa kau masih marah denganku karena waktu itu aku meninggalkanmu sendirian dikelas"Tanya Clara dengan mata yang tampak sudah berkaca kaca.


"Tidak,aku tak marah denganmu"Jawab Ricard,tapi ia tetap menunjukkan wajah dinginnya.


Clara pun bertambah sedih,ia ingin mengatakan sesuatu tapi suara Dosen Nita sudah terdengar.


"Baiklah para siswa....buka buku kalian dan saya akan menjelaskan tentang struktur perekonomian dinegara kita China ini"ucap Dosen Nita dengan tegas.


Semua mahasiswa pun mulai terfokus akan penjelasan dari Dosen Nita,termasuk juga dengan Clara.


Ia berniat untuk meminta maaf dengan Ricard tentang kejadian waktu itu setelah kelas berakhir.


2 Jam Berlalu.....


"**Baiklah....Karena waktunya telah habis maka pelajaran akan dilanjutkan esok hari lagi"ucap Dosen Nita sambil merapikan semua bukunya kembali.


Semua Mahasiswa pun bersiap siap untuk pulang dan keluar dari kelas.

__ADS_1


Saat Ricard ingin keluar dari kelas,tangan Clara langsung menarik tangan Ricard.


"Tunggu dulu,aku tau kau pasti masih marah denganku atas kejadian waktu itu,aku benar benar minta maaf....aku tak mau huhungan kita berakhir seperti ini"ucap Clara dengan wajah sedih.


Tapi Ricard tak mau mendengar penjelasan dari Clara,ia langsung menepis tangannya dan berniat untuk pergi.


Baginya,orang yang sudah ketahuan selingkuh tak akan bisa ia maafkan dengan mudah.Karena Ricard sangat membenci yang namanya penghianatan.


Namun,lagi lagi Clara menarik tangan Ricard.Tidak hanya itu saja,ia bahkan memeluknya dengan sangat erat sambil menangis tersedu sedu.


"Hiks...Kumohon maafkan aku,aku benar benar menyesal.....Hiks...aku masih sayang denganmu"ucap Clara dengan lirih.


Ricard tetap diam dan menatap Clara dengan dingin,ia sudah tak berniat lagi kembali bersamanya.


"Tak semudah itu untuk aku memaafkan dirimu"Jawab Ricard.


Mendengar itu,Clara pun bertambah erat memeluk Ricard.tangisannya pun juga bertambah kencang.


"Hiks...hiks..Kumohon maafkan diriku,aku tak bisa hidup tanpamu"Ucap Clara dengan tangis yang sangat kencang.


Sedangkan Ricard menjadi tak enak,ia sedikit takut jika ada orang yang mendengar tangisannya,apa lagi ia sedang berdua saja dengan Clara.


Bisa bisa orang akan mengira dirinya sudah berbuat yang tidak tidak dengan Clara.


"Hubungan kita sudah berakhir,kau sudah menghianatiku.Jadi aku tak bisa memaafkan dirimu"ucap Ricard.


Clara pun menjadi bingung,ia merasa tak pernah menghianati Ricard.Ia pun melepaskan pelulannya dan menatap Ricard.


Ricard pun menjadi tak senang,ia mengira kalau Clara sedang membela diri.


"Itu bukan Rumor,itu Fakta kalau aku melihat kau bersama seorang pria disebuah Restoran"Ucap Ricard dengan datar.


Clara pun menjadi bertambah bingung dengan ucapan Ricard.


"Aku berani bersumpah kalau aku tak pernah menghianatimu....Mungkin kau salah melihat orang"Ucap Clara dengan lirih.


"Apa kau mengira kalau aku ini sudah buta atau rabun......Dengar baik baik,apa kau ingat 8 hari yang lalu kau pernah mengujungi Restoran Rasa Enak bersama seorang laki laki"Tanya Ricard dengan serius.


Clara pun mulai mengingat kejadian 8 hari yang lalu.Beberapa saat kemudia,ia pun melebarkan matanya dan bergegas mengeluarkan Handphonenya.


Ia mencari sebuah foto dan menunjukkan kearah Ricard.


"Apa yang kau maksud Pria ini"Tanya Clara sambil menunjukkan sebuah foto.


Difoto itu terlihat kalau dia sedang bersama seorang Pria sambul duduk dibangku halaman Mansionnya.


Ricard pun menatap lekat lekat foto yang ditunjukkan oleh Clara.


"Benar,ini pria yang aku maksud"Jawab Ricard.

__ADS_1


"Ini adalah kakak kandungku,namanya Tipa Bekil....Ia baru pulang dari Kanada karena menyelesaikan sebuah misi dari Organisasi PBB,dan waktu itu ia mengajakku makan disebuah restoran untuk merayakan pertemuan kami berdua"Ucap Clara dengan serius.


Ricard pun menatap Clara,ia ingin melihat apa Clara sedang berbohong atau tidak.


Tapi ia tak menemukan tanda tanda dirinya sedang berbohong.


Ia pun menjadi merasa bersalah karena sudah salah mengira dan menuduhnya yang tidak tidak.


Melihat Ricard terdiam,ia pun mengira kalau Ricard masih belum percaya.


"Apa kau memaafkanku.....kalau kau memang belum bisa percaya.Kita bisa pergi kekediamanku untuk bertemu dengan kakakku.Kebetulan ia masih dimansion saat ini"Ucap Clara.


"Aku percaya denganmu,maaf kalau aku sudah membuatmu bersedih"ucap Ricard dengan tulus sambil memeluknya dengan sangat erat.


Clara pun menjadi bahagia dan sangat terharu,ia membalas pelukan Ricard dengan erat juga.


~


Tapi disebuah Ruangan Dosen Nita,ia saat ini sedang bimbang dengan hatinya.


Ia masih mencintai Ricard juga dan ingin segera baikan dengannya.Tapi ia ragu apa Ricard masih mau menerima dirinya.


Karena diwaktu itu ia menampar Ricard karena ketahuan memiliki banyak kekasih.


"Ia bahkan tak menatapku saat sedang mengajar,biasanya ia selalu melihat kearahku......."


"Seharusnya aku sadar,kalau pria sebaik dia tak mungkin tak ada wanita lain yang menyukainya"pikir Dosen Nita dengan sedih.


Ia juga tadi berniat untuk menghampiri Ricard,tapi itu segera terhenti saat ia melihat tangan Ricard dipegang oleh Clara.


Ia pun mengurungkan niatnya dulu dan kembali keruangannya dengan perasaan sedih.


"Apa yang harus aku lakukan,tak mungkin aku yang meminta balikan,sementara waktu itu aku yang meminta putus dengannya"Pikir Dosen Nita lagi**.


~


~


~


( Bersambung )


~


~


~


Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰

__ADS_1


Dukungan kalian semangatku😘


__ADS_2