
Pria paruh baya itu adalah Ketua dari kelima bersaudara yang dihadapi Paman Fei tadi siang.
Ia sangat marah karena 3 orang anak buahnya telah tewas,apa lagi salah satunya tewas dengan menggunakan kekuatan Pengorbanan Darah.
Dirinya yakin kalau ketiga anak buahnya itu menghadapi seseorang yang cukup kuat.
Ia cukup bersabar karena 1 orang anak buahnya tewas dan satunya lagi hilang entah kemana waktu itu.
Tapi sekarang ia tak akan terima lagi anak buanya tewas,ia juga memiliki keyakinan kalau Keluarga Linu lah yang membunuh ketiga anak buahnya barusan.
Karena 3 tahun yang lalu,anak buahnya juga tewas dibuat Begal Linu,namun ia tak tau dimana anak buahnya tewas dan bertemu dengan Begal Linu.
Pria paruh baya itu bisa mengetahui anak buahnya tewas atau tidak dari batu pendeteksi jiwa.
Batu itu akan pecah jika orang yang menaruh Qi kedalam batu itu telah tewas.
Tapi batu itu tidak akan bisa menunjukkan dimana letak tewasnya sipemilik Batu.
Jadi,karena kedua orang ini berlutut dengan membawa berita ketiga anak buahnya tewas.Ia pun yakin keluarga Linu lah penyebabnya,dan ia juga yakin kalau anak buahnya yang selamat ini pasti tau dimana keberadaan sisa dari Keluarga Linu.
Sedangkan kedua orang yang berlutut itu sedang gemetar ketakutan,mereka berdua bingung mau menjelaskan bagaimana tewasnya ketiga saudaranya itu.
Kebingungan kedua orang itu disebabkan karena mereka tidak tau siapa yang mereka lawan tadi siang.
Ketua mereka pun marah karena saudara ke8 dan ke7 hanya diam saja.
"Sialan....Kenapa kalian hanya diam saja bodoh,cepat katakan siapa dan dimana orang yang membunuh ketiga saudara kalian idiot"Bentak Ketua mereka sambil mengalirkan aura yang begitu dahsyat.
Kedua orang yang berlutut itu pun menjadi ketakutan dan sedikit sesak akibat aura yang dipancarkan oleh Ketua mereka.
Tidak hanya itu saja,ketiga orang yang lagi memandangi kedua saudara mereka pun juga ketakutan dan sedikit sesak.
"i..tuu....ka...mmii berdua benar benar tak tau siapa yang kami lawan Ketua,tapi yang jelas dia seorang kultivator kuat Ketua dan dia juga sepertinya bukan dari Keluarga Linu"Jawab Saudara ke7 dengan gemetar ketakutan.
Mendengar itu,Ketua mereka pun menjadi bingung.Ia memikirkan siapa yang bisa menghadapi anak buahnya bahkan sampai membunuh mereka.
Karena menurutnya,untuk membunuh anak buahnya sangat mustahil dilakukan oleh orang orang bumi ini.
__ADS_1
"Kecuali ia berasal dari dunia Kultivator sama seperti kami,tapi apa tujuannya datang kedunia ini.Apa ia juga mencari Batu yang dipegang oleh Keluarga linu juga"Pikir Ketua dengan sangat bingung.
Ia juga mempercayai ucapan anak buahnya,karena ia yakin 100% kalau anak buahnya tak akan berbohong kepadanya.
"Apa kalian bisa menggambarkan sketsa wajah orang itu,dan apa kalian juga tau ditingkat apa orang itu"Tanya Ketua sambil menghilangkan aura ganasnya.
Kelima orang yang berada didalam rumah itu pun menjadi lega karena Ketua mereka telah menghilangkan aura penekanannya.
"Kami masih mengingat dengan jelas wajahnya ketua.Tapi,untuk mengukur kekuatan orang itu kami sedikit tak yakin bisa Ketua"Jawab Saudara ke7 dengan ragu ragu.
Ketua pun mengkerutkan keningnya dengan bingung.
"Kenapa?Apa ia memang sangat kuat sehingga kalian berdua tak bisa mengukur kekuatan orang itu"Tanya Ketua dengan menahan marah.
"Bukan begitu Ketua,saat pertarungan tadi orang itu tak bisa kami semua rasakan auranya.Bahkan kehadirannya saja kami berlima tak tau kapan ia datang"Jawab Saudara ke7 dengan gugup.
Ia sangat takut akan salah bicara dan mengakibatkan kemarahan ketuanya itu.
Ketua pun semakin bingung dengan jawaban yang diberikan saudara ke7.
"Saudara Pertama,apa kau mempunyai pendapat tentang orang ini"Tanya Ketua dengan melirik saudara pertama.
"Menurut saya Ketua,kalau orang yang dihadapi oleh saudara ke7 dan ke8 adalah orang dari dunia kultivator juga.Ia pasti sedang mencari Batu Giok yang kita cari dari keluarga Linu,dan untuk kekuatannya pasti ia diatas kami...."
"Tapi saya tak yakin jika orang itu diatas ketua dalam hal kekuatan,apa lagi jika kita semua yang menyerangnya.Saya benar benar yakin kalau orang itu tak akan memiliki kesempatan untuk menang"Jawab saudara pertama dengan tegas.
Ia juga tak percaya kalau Paman Fei lebih kuat dari ketua mereka.
Apa lagi ketua mereka berada dipuncak dunia dalam segi kultivasi dan kekuatan.
Walaupun dibumi kultivasi Ketua mereka ditekan sampai Qi Awal,tetap saja kekuatan yang dipancarkan akan sangat dahsyat dan kuat.Karena ia berada diatas puncak kekuatan.
Ketua pun mengangguk senang akan jawaban dari saudara pertama.Tapi ia tak yakin jika orang itu mencari Batu Giok yang mereka cari juga.
Karena ia sangat yakin jika tak ada orang yang mengetahui Batu Giok itu selain dirinya.
"Lagi pula aku lah terkuat,tak peduli apa yang ia cari.Jika ia bertemu denganku pasti akan kubunuh"ucap Ketua dalam hatinya dengan sombong.
__ADS_1
"Benar,sekuat apapun orang itu jika dihadapanku tetaplah ia seorang semut yang bisa aku injak kapan saja"ucap Ketua dengan angkuh.
Ia sangat percaya diri jika ia mampu untuk mengalahkan orang yang membunuh ketiga anak buahnya.
"Saudara kedua,kau bawa saudara ke8 untuk mencari orang itu.Jika perlu,bawa orang orang terdekatnya kemari untuk kita tahan"ucap Ketua dengan licik.
Saudara ke2 pun mengangguk dengan patuh.
"Baik Ketua,perintah anda akan saya segera jalankan"ucap saudara kedua,ia pun melesat pergi bersama saudara ke8.
Sebenarnya,saudara ke8 masih takut untuk berhadapan dengan Paman Fei.
Tapi,karena itu adalah perintah dari ketuanya.Ia pun hanya bisa menurutinya dengan berat hati.
Sedangkan saudara ke7,ia gembira karena bukan dia yang disuruh untuk mencari paman Fei.Sama seperti saudara ke8,ia juga trauma untuk berhadapan dengan Paman Fei.
Ia bisa melihat dengan jelas bagaimana ketenangan dan kecepatan Paman Fei lakukan saat berhadapan dengannya,apa lagi saat ia merasakan pukulannya,itu benar benar sangat menyakitkan.
Padahal disitu ia melihat kalau Paman Fei memukul dengan santai.
Saudara ke 8 juga sangat yakin kalau Paman Fei lebih kuat dari ketua,bahkan jika seluruh orang disini menghadapinya itu masih belum cukup.
Tapi saudara ke7 tak berani mengatakan itu secara langsung dengan ketuanya,ia pun hanya diam saja dan membiarkan itu berlalu.
Ia hanya berharap jika Paman Fei tak akan bertemu lagi dengannya.
~
~
~
Bersambung
~
~
__ADS_1
Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman temanš„°
Dukungan kalian semangatkuš