
Setelah Kakek Sambo menceritakan kisah keluarganya,Ricard pun memikirkan satu hal dari tragedi pembantaian klan mereka.
menurutnya ada yang janggal dari pristiwa Klan mereka.
"Kakek,siapa yang memberi tau Klan Cung atas kematian putra mereka dan juga kenapa aku tak bisa merasakan aura kakek sedangkan paman dan bibi aku bisa merasakannya walaupun samar samar"Tanya Ricard.
"Setiap Klan Besar mempunyai batu giok yang tertanam sedikit Qi mereka,itu penanda jika pemiliknya masih hidup.Jika batu giok itu pecah,sudah dipastikan kalau pemiliknya mati......"
"Batu giok juga bisa merekam sedikit aura musuh yang mereka hadapi terakhir kali....."
"Mungkin dari situlah mereka mengetahui kalau Peniz Cung sudah tewas ditangan anakku,Begal Linu......"
"Lalu bagaimana kami bisa menyamarkan aura,itu semua berkat Cincin putih beku.Mereka menggunakan Cincin putih beku tingkat menengah dan aku tingkat tinggi..."
"Itulah mengapa kau sama sekali tak bisa merasakan Qi yang ada dalam diriku sedangkan mereka kau bisa merasakan nya walaupun samar samar"ucap Kakek sambo sambil menunjukkan cincin putih bekunya dijarinya.
Ricard pun mengangguk dan tak berniat bertanya lagi,menurutnya jawabannya Kakek Sambo sudah cukup menghilangkan kecurigaan dirinya tentang keluarga mereka.
"Dan ini juga cucuku,Gisel linu.Ia tak bisa berbicara karena adanya kecacatan ditenggorokannya"ucap Kakek sambo yang memperkenalkan cucunya.
Gisel Linu pun berdiri,ia menyapa Ricard dengan sedikit membungkuk sambil tersenyum.
Gisel Linu putri dari Begal Linu dan Wati Hong saat ini berusia 40 tahun.Walau usianya sudah tua didunia ini,tapi wajahnya masih terlihat seorang yang berusia 22 tahunan.
Ia memiliki perawakan yang cantik dengan kulit yang putih dan sangat halus.Ukuran dadanya juga cukup besar ditambah pantat yang montok.
Ia juga seorang kultivator,walaupun dirinya berada ditingkat Qi tubuh*2.Itu tetap sebuah prestasi besar.Karena ia hanya mengandalkan Artefek yang ada Qi sisa dan juga sumber daya yang terbatas dari keluarganya.
Tapi,walaupun Qi disini tidak ada lagi,ia akan tetap berlatih beladiri ataupun gerakan berpedang dari kakeknya.
Terkadang juga Gisel Linu akan murung dan bersedij dimassion,ia sangat sedih akibat kecacatan tubuhnya yang membuat dirinnya tak bisa berbicara.
Jauh dilubuk hatinya,ia ingin sekali berjalan keluar dan mencari teman,tapi ia terlalu minder karena tak bisa berbicara.
Jadi,ia hanya bisa menghabiskan waktu dengan berlatih bertarung.Terkadang juga ayah dan ibunya membawa ia jalan jalan keluar.
Hal itu dilakukan untuk mengurangi rasa sedih dan bosan Gisel Linu.
~
Tak waktu lama,Ricard pun ingin sedikit menawarkan bantuan terhadap Keluarga mereka dan Gisel Linu.
__ADS_1
"Kakek,apa kau tak berniat membalas perbuatan mereka?"Tanya Ricard.
Mendengar ucapan Ricard,Kakek sambo Linu pun menjadi sedikit memikirkannya.
Jauh silubuk hatinya,ia ingin sekali membalas dendam akan kematian keluarga dan teman temannya dari keluarga Hong.
Tapi ia takut malah membahayakan anak dan menantunya,apalagi ia memiliki cucu yang sudah besar sekarang.
Rasa takut itu membuat dirinya tak berdaya.Tapi jika ia tak membalasnya,ia sangat merasa bersalah.
Karena penyebab pembantaian kedua Klan ini adalah perselisihan anaknya,dan ia melindungi anaknya.
Melihat ayahnya yang diam seperti memikirkan sesuatu,Begal Linu pun angkat suara.
"Ayah,aku ingin sekali membalas dendam dengan mereka,perbuatan mereka itu sudah tak manusiawi dan binatangwi..."
"Banyak orang orang dan para ternak yang tak bersalah,tapi mereka bantai habis tak bersisa"ucap Begal Linu dengan kemarahan.
Kakek sambo juga memikirkan itu,tapi kekuatan mereka juga sangat kuat,apalagi mereka bersatu dengan Organisasi Gelap.
itu membuat mereka sangat kuat.Jadi Kakek sambo ingin memikirkan hal ini matang matang dulu.
"Kekuatan mereka tak bisa kita anggap remeh.....Kita harus bertambah kuat dulu baru bisa membalas dendam kita nak"ucap Kakek sambo yang seperti pasrah akan keadaan mereka.
Ayah dan ibu Wati Hong terbunuh atas insiden itu,sudah pasti dihatinya menyimpan dendam terhadap mereka.
Sedangkan Kakek sambo yang mendengar kemarahan Anak dan matunya juga tak bisa berkata apa apa.
Ricard yang melihat perdebatan mereka yang tak ada habisnya pun menjadi pusing.
"Kakek,paman,bibi.....aku memiliki niat yang kuat untuk menjelajahi dunia kultivator......"
"Tapi aku tidak pergi sekarang.....Aku harus menunggu waktu yang tepat untuk kesana.Jika kalian ingin ikut,kita bisa pergi bersama sama"ucap Ricard yang memotong perdebatan mereka.
"Menjelajahi dunia kultivator?itu artinya ia bukan berasal dari sana....."
"Jika ia benar benar dari dunia ini,bagaimana dirinya bisa menjadi kultivator?"Pikir Kakek sambo dengan bingung.
Sedangkan Begal Linu yang mendengar ucapan Ricard pun menjadi semangat.
"Sudah kuputuskan,kita akan pergi bersama sama saja.....Tapi bagaimana kita akan kesana.Kita tidak ada ahli Formasi untuk membuka gerbang teleportasi, disini juga tak ada Qi......."
__ADS_1
"Artefak kuno yang dimiliki Ayah saja sudah tidak ada lagi,karena Artefak itu hanya sekali pakai"Ucap Begal Linu dengan lesu.
"Masalah itu tak usah dipikirkan Paman,aku punya cara untuk kesana.Aku juga punya Pil yang bisa menyembuhkan Suara Gisel Linu"ucap Ricard dengan tersenyum bangga.
Mereka semua yang mendengar ucapan Ricard pun langsung saja merubah wajah mereka menjadi bahagia.
"Benar benar pemuda yang Misterius"Pikir kakek sambo.
"Benarkah itu nak Ricard,Jika benar. Paman akan membayar dengan apapun jika kau bisa menyembuhkan putriku"ucap Begal Linu dengan kegirangan.
"Ya...Kami semua akan membayar berapapun yang kau mau nak Ricard"ucap Wati Hong yang tak kalah bahagia.
Bagi mereka berdua,Kesembuhan putri mereka adalah hal utama.Mereka pasti akan membayar apapun jika Ricard bisa menyembuhkan Gisel Linu.
Sedangkan Gisel linu yang mendengar perkataan Ricard pun juga bahagia.
"Jika ia bisa menyembuhkanku,aku bersedia menjadi haremnya yang keberapapun....."
"Aku juga yakin,pasti dirinya memiliki banyak wanita disisinya.....Ia sangat tampan,Kaya dan Kuat....."
"Tidak mungkin hanya memiliki satu wanita,minimal satu grup sepak bola"Pikir Gisel Linu dengan polos tapi terpesona dengan wajah tampan Ricard.
Tebakan Gisel Linu memang benar,Ricard memiliki segudang kekasih.
Andai Ricard tak mengetahui perselingkuhan Clara,mungkin bukan hanya Gisel linu yang akan diembat.Milf disebelah Begal Linu pun akan diembat juga.
Tapi,karena Ricard sudah berubah dan tak memiliki niat untuk menambah wanita,ia sudah dipastikan akan menolak Gisel linu Sekarang.Besok tidak tau.
~
~
~
( Bersambung )
~
~
~
__ADS_1
**Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman temanš„°
Dukugan Kalian semangatkuš**