Sang Pemandu

Sang Pemandu
Arogan


__ADS_3

Mendengar ucapan Ricard,topeng putih pun menjadi malu setengah mati.Ia awalnya berfikir kalau Ricard adalah pria Cabul.


"Tunggu.......Darimana Tuan mengetahui wajahku setengahnya terbakar"ucap topeng putih sambil menatap Ricard.


"Rahasia hehehe"ucap Ricard sambil menggaruk kepala.


Ricard sebenarnya sudah mengetahui saat pertama kali masuk ke ruangan ini.Ia mengaktifkan Skil Mata Cahayanya dan melihat wajah semua orang.Dan sesekali melihat itunya topeng kelinci putih.


Dari 17 orang didalam ruangan,hanya ada 2 orang yang wanita dan mereka saudara kembar.


Wanita yang menjemput Ricard didepan pintu dan topeng kelinci putih.Mereka adalah saudara kembar.Tapi topeng kelinci putih memiliki wajah yang terbakar setengahnya.


"Jika kau mengikuti dan bertambah kuat seperti yang aku inginkan.Aku berjanji akan mengobati wajah mu bahkan menambah kecantikanmu"ucap Ricard dengan percaya diri.


"Tidak hanya pink,Lembahnya bahkan benar benar mulus tanpa bulu,tapi kenapa pintu lembah sangat kecil....."


"Pintunya saja kecil apalagi lorong lembahnya hehehe"pikir Ricard dengan cabul saat ia mengaktifkan Skil Mata Cahayanya dan melihat ke arah Lembah surganya Topeng putih.


"Tapi pertama tama aku harus menyembuhkan wajahnya dulu baru membuat ia berterima kasih kepadaku dengan tubuhnya"pikir Ricard lagi.


"Tuan memang cabul"ucap Sistem dengan ketus yang tiba tiba saja muncul.


"Sistemku kau jangan ngambek lagi ya.Aku merindukanmu"ucap Ricard dalam pikirannya dengan lembut,tapi sistem tetap tidak menjawabnya.


".........."


"Bagaimana,apa kau mau mengikutiku sekarang"Tanya Ricard pada mereka berdua.


"Kami akan mengikuti anda Tuan asal anda menyelamatkan nona Agnes dan nona Angel.Dan juga membantu kami untuk bertambah kuat"ucap wanita yang menjemput Ricard didepan pintu perusahaan dengan antusias.


"Jika kami mengikutimu,siapa yang akan menjaga nona Angel dan nona Agnes nanti"ucap topeng kelinci putih dengan datar,bahkan ia sama sekali tidak tergoda dengan penawaran Ricard.


"Ternyata dia tidak tergoda dengan penawaranku.Ia sangat setia dengan mereka.Ini rumit juga ternyata"pikir Ricard sambil menghela nafas.


"Baiklah nanti saja aku pikirkan,sekarang kita harus berangkat menuju markas mereka"ucap Ricard sambil melihat kearah semua orang.


"Sekarang sudah jam 12:30 malam.Paman Bolt dan 2 orang lainnya akan ikut bersamaku pergi kemarkas mereka.Sisanya berjaga disini."ucap Ricard dengan tegas.


Tapi semua orang malah mengerutkan keningnya,setelah mendengar pengaturan dari Ricard.

__ADS_1


"Kenapa tidak semua orang saja pergi,itu bisa menambah kekuatan kita"Tanya paman bolt ke Ricard.


"Itu benar nak Ricard,mereka memiliki 500 anak buah,10 komandan tempur dan 2 orang penjaga bayangan pemimpinnya"ucap Seseorang dengan menggunakan topeng Srigala putih.


"Itu tidak perlu paman.Aku memiliki rencana tanpa harus mengeluarkan keringat"ucap Ricard dengan percaya diri.


Mendengar jawaban Ricard semua orang hanya menghembuskan nafas pasrah.Kekuatan musuh kali ini tidak bisa dianggap remeh.


Tapi mereka yakin kalau Ricard bisa mengatasi masalah ini.


"Baiklah paman akan mengikuti rencanamu saja"ucap paman bolt.


"Kalau begitu izikan saya mengikuti anda dan nak Ricard Tuan"ucap topeng beruang putih.


"Baiklah yang akan mengikutiku dan Ricard adalah Topeng singa dan topeng beruang putih.Sisanya akan berjaga diperusahaan ini"ucap paman bolt kearah mereka semua.


"Baik Tuan"ucap mereka semua dengan serempak.


"Ayo kita berangkat"ucap paman Bolt.


Setelah pengaturan sebentar.Ricard dan tiga lainnya pun pergi dengan menggunakan mobil Paman Bolt ke markas Bayisek.


Mendengar ucapan Ricard topeng beruang putih pun mulai gemetaran dan keringat dingin.


"Sial.....apa ia tau kalau aku sudah menjadi penghianat keluarga bolt"pikir topeng beruang putih dengan ketakutan.


"Kenapa kau berfikir begitu"ucap paman bolt.


"Hanya firasat saja paman.Lagi pula darimana mereka tau kalau Agnes dan Angel keluar rumah saat topeng putih kelinci putih sedang tidak ada.Bukankah itu artinya mereka mempunyai mata mata"Tanya Ricard dengan enteng.


"Lagi pula ini hanya firasatku saja paman,jangan terlalu dipikirkan dulu"ucap Ricard sambil melirik sedikit ke arah topeng beruang putih.


"Sandiwaramu kurang cantik pak tua"ucap Ricard dalam pikirannya sambil melirik ke topeng beruang putih.


"Hufttt.....Kau benar juga nak Ricard"ucap paman Bolt sambil merenung sebentar.


Setelah menghabiskan waktu 30 menit,akhirnya mereka berempat pun sampai di sebuah gedung lantai 5 dengan lapangan yang sangat luas.


Mobil mereka berhenti tepat didepan gerbang masuk gedung tersebut.

__ADS_1


"Siapa kalian,apa kalian tidak tau tempat siapa ini hah!"ucap salah satu penjaga dengan arogan sambil menatap jendela mobil mereka.


"Penjaga seperti mu tidak berhak tau siapa kami"ucap Ricard sambil turun dari mobil dan diikuti 3 lainnya.


"Sialan kau mau mati rupanya"ucap penjaga satunya lagi.


"Kaulah yang ingin mati,karena sudah menghalangi tamu Tom koncol.Pemimpim Mafia Bayisek"ucap Ricard dengan penuh penekanan.


Ricard sudah mengetahui siapa pemimpin Mafia Bayisek.Ia mengetahuinya dari Paman Bolt.


Mendengar jawaban Ricard,kedua penjaga tersebut pun ketakutan.Mereka juga sudah mengetahui kalau pemimpin mereka akan kedatangan tamu penting hari ini.


"Kalian sudah datang rupanya"ucap salah satu orang yang tiba tiba saja muncul.


"komandan pertama"ucap kedua penjaga tersebut dengan hormat.


"Jangan basa basi,antar aku ke Tom Koncol sekarang"ucap Ricard dengan arogan yang langsung menyebut nama pemimpin mereka.


Mendengar nama pemimpinnya disebut secara langsung oleh pemuda yang tidak tau asalnya.Komandan pertama pun menjadi marah.


"Kau ternyata sangat arogan sekali anak muda"ucap Komandan pertama sambil menatap Ricard.


~


~


~


( Bersambung )


~


~


~


**Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰


Dukungan kalian semangatku😘**

__ADS_1


__ADS_2