Sang Pemandu

Sang Pemandu
Austentik Sekali


__ADS_3

Saat Ricard sedang berjalan menuju mobil Lamborghininya.Pikirannya mendadak travelling sampai kemana mana.


Bagaimana tidak,pemandangan yang ada didepannya ini membuat darahnya mendidih.


Mei'er berjalan didepan Ricard sambil mengoyangkan pantatnya yang mont0k kekanan dan kekiri.


Dan itu sukses membuat Hasrat Ricard naik dan mengalahkan semua rasa lelahnya.


"Sial melihat pemandangan pantat mont0knya membuat rasa lelahku menghilang"pikir Ricard sambil memandangi keindahan Pantat yang bergoyang.


"Masih jam 4:30 subuh,ini masih sempat hehehe"pikir Ricard sambil terkekeh.


Saat Ricard dan Mei'er sampai didepan mobil Lamborghini.Mei'er langsung membuka Pintu mobil Ricard.


Tapi tiba tiba saja Ricard menutup kembali pintu mobilnya dan mendorong Mei'er kearah pintu mobil.


"Kita bisa melakukannya sebentar"ucap Ricard yang kemudian melahap bibir Mei'er.


Cup!


"ehmm.........ehmm"


Mei'er pun mulai mengeluarkan suara indahnya.ia begitu menikmati saat Ricard mulai meraba seluruh tubuhnya.


Tapi kemudian Mei'er mengingat dimana saat ini ia berada.


"Tuan kita sedang dipinggir hutan kaki gunung"ucap Mei'er yang melepaskan bibirnya dari bibir Ricard.


"hehehe bukankah ini austentik sekali jadinya.Kita bercinta dikaki gunung pinggir Hutan bahkan ditemani suara berisik jangkrik"ucap Ricard sambil terkekeh.


"Apanya yang austentik Tuan,bercinta dihutan sambil mendengar suara jangkrik.Lebih baik kita cari hotel sebentar"ucap Mei'er yang sebenarnya tidak menyukai bercinta dihutan.


Mei'er sebenarnya lebih senang bercinta didalam kamar atau hotel.


Tapi tidak dengan Ricard,mendengar kalau Mei'er ingin menolak sekarang.Ricard mulai mengeluarkan jurus ampunya.


"Ditemani kegelapan dan dibawah sinar rembulan,apa lagi dipadukan dengan suara keras jangkrik dan dirimu.Itu akan membuat suasana romantis yang tiada tandingannya"ucap Ricard yang mulai mengeluarkan rayuan pulau buayanya.


Mendengar ucapan Ricard yang ingin suasana romantis dengan dirinya,itu sukses membuat Mei'er menjadi gembira,malu dan salah tingkah.


Semua perasaan yang dirasakan Mei'er dipadukan dengan suasana hati yang menyejukkan.


"Lakukanlah Tuan apa yang ingin kau lakukan terhadap diriku"ucap Mei'er yang sudah terpengaruh dengan rayuan pulau buaya.


Mendengar jawaban Mei'er Ricard mulai melahap bibir Mei'er yang manis dengan rakus.Bahkan tangannya tidak tinggal diam.


Tangan Ricard mulai meremas Pantat mont0k Mei'er dengan keras.

__ADS_1


Setelah puas dengan pertarungan lidah dengan Mei'er.Ricard mulai membuka baju Mei'er dan celananya.


Ricard melahap tonjolan pink Mei'er dan sesekali mengigitnya dengan lembut.


Bahkan tangan Ricard meremas di buah kenyal Mei'er disebelah kiri.


"ahhh....Tu....annn....hisap....teruss"ucap Mei'er sambil mengeluarkan erangan erotisnya.


"Menghadap kedepan sana Mei'er"ucap Ricard yang mulai membalikkan Tubuh Mei'er.


Ricard mulai membuka celananya dengan terburu buru.Ia sudah tidak tahan lagi karena suara indah Mei'er sudah membuat gairahnya bangkit.


clup!


Ricard mulai memasuki lembah surga Mei'er dari belakang dan mulai memaju mundurkan pinggulnya dengan cepat.


"ahh....tu..annn....enak...Tuan......lebih dalam...."erang Mei'er dengan merdu.


Plup!


Plup!


Plup!


"Ini masih ketat saja Mei'er"ucap Ricard sambil mendorong pinggulnya lebih keras.


"ahhh......Tuan....a.....ku...aku.... merawatnya....un....tukmu saja.....Tuan"ucap Mei'er dengan terbata bata karena ia merasakan sensasi tongkat panjang dan tebal Ricard masuk sampai bagian terdalamnya.


"Ini akan lebih menyenangkan Mei'er"ucap Ricard sambil melahap buah kenyal Mei'er yang dipegangnya.


"Tu....an...ahhhhh...iya.....le....bihh....lebih.keras..Tu...an...ahhhh.....ini ....nikmat"erangan tidak jelas pun terdengar ditelinga Ricard.


Mei'er benar benar sudah melayang dibuat Ricard.Bahkan ia sudah melupakan dimana saat ini ia dan Ricard berada.


plup!


plup!


plup!


"Aku akan keluar Mei'er"ucap Ricard.


"Iya.....Tu....an...Ce...pat..lebih keras Tuan..."erang Mei'er dengan penuh kenikmatan.


croot.....


croot.....

__ADS_1


croottt...


Ricard pun mengeluarkan cairan kentalnya didalam lembah surga Mei'er.


"Hah.hah.hah.Tuan ini enak sekali"ucap Mei'er dengan kelelahan.


"Ini belum berakhir Mei'er"ucap Ricard sambil berbisik ketelinga Mei'er.


Tapi karena sudah kelelahan,Mei'er tidak menghiraukan ucapan Ricard.


Setelah melakukan pelepasan pertama Ricard kembali menggendong Mei'er menuju kap depan mobilnya.


Ia membaringkan Mei'er diatas kap,Lalu memasuki tongkat panjangnya kelembah Mei'er sambil memeluk kedua kakinya.


Ricard melakukan posisi seperti huruf L dan menusuk kembali Lembah surga Mei'er dengan cepat.


"Tuan aku...aghh...ehmm...aghh"erangan Mei'er pun kembali terdengar.


"ahhh....iya...terus....ahhh....iya..."


"ahhh.....iya...lagi...."


"le.....bih.....da....lam...Tuan...."


Mei'er mengerang dengan keras karena tusukan tongkat super panjang dan tebal Ricard sampai memenuhi seisi lembah surganya.


Dibawah gelapnya hutan dan disinari cahaya rembulan.Mei'er benar benar mengerang dengan penuh sensasi kenikmatan.


~


Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 06:30.Mereka melakukan kegiatan panasnya sampai 2 jam lamanya tanpa nonstop.


Bahkan kondisi Mei'er saat ini sedang tertidur diatas kap mobil Ricard.Ia begitu kelelahan karena Ricard tak memberinya waktu buat ia istirahat.


~


~


~


( Bersambung )


~


~


~

__ADS_1


Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰


Dukungan kalian semangatku😘


__ADS_2