Sang Pemandu

Sang Pemandu
Mengurus Anak Buah


__ADS_3

Setelah kegiatan panas yang melelahkan dikamar mandi.Ricard kini sedang menuju keruangan Pribadinya.


"Hallo Sara lama tidak bertemu"ucap Ricard saat melihat Sara sedang duduk disofa tempat ia dan dirinya bercinta tadi.


"Tuan Muda bukankah kita bertemu sekitar 3 jam tadi"ucap Sara dengan bingung.


"Ya.....tapi bagiku itu sangat lama"ucap Ricard duduk disampingnya sambil merangkul Sara.


"Tuan muda anda menggombal saja"ucap Sara dengan malu malu kucing.


"Kau sudah menjadi salah satu kekasihku.Jadi aku akan sering menggombal mu"ucap Ricard lalu mencium kening Sara.


Mendengar ucapan Ricard,Sara hanya diam sambil menundukkan kepalanya kebawah.


Ia begitu malu becampur senang setelah mendengar ucapan Ricard yang mengklaim dirinya sudah menjadi kekasihnya.


"Aku akan pergi dulu sekarang,ada urusan sebentar diluar.Dan mulai sekarang kau bebas memanggilku apa"ucap Ricard.


"Baiklah Tu....sayang.....Tapi aku ingin bertanya dulu"ucap Sara dengan agak gugup.


"Aku mau tanya apa emangnya"ucap Ricard.


"Itu......Berapa banyak kekasih Tuan Muda"Tanya Sara gugup sambil menunduk.


Ia takut kalau Ricard marah karena bertanya tentang hal hal pribadinya.


Cupp!


"Sayang....Aku memiliki 5 wanita lainnya.Ditambah dirimu menjadi 6.Satu bernama Dinda Long yang menjabat sebagai Manager keuangan"ucap Ricard sambil mencium pipinya.


"Hah?banyak sekali"ucap Sara dengan keceplosan.


"Hahaha.....mungkin dimasa depan akan bertambah....Tapi kau tidak marah kan kalau aku memiliki banyak wanita"Tanya Ricard.


"Kalau saya tidak masalah,asal dirimu harus adil tentang ranjang nanti"ucap Sara dengan malu.


"Tentu saja sayang,aku akan bersikap adil kekalian semua"ucap Ricard.


Lalu Ricard pun pergi dari Perusahaanya.Ia juga tak lupa memberi tau Bella dan Mita tentang kekasih barunya.


~


~


"Sistem apa harus sekarang aku pergi kemarkas Bayisek"Tanya Ricard dengan malas.


"Tentu saja Tuan...Buat apa menjadi pemimpin kalau tidak becus mengurus anak buahnya.Lebih baik Tuan menjadi pemuda pancasila saja"ucap Sistem dengan mengejek.


"Ingat utang juga Tuan......."ucap Sistem lagi.


Mendengar ejekan Sistem,Ricard hanya diam.Ia tak mau mengubris ejekan Sistem.Ricard takut hukuman yang Sistem berikan kepada dirinya.


Saat ini Ricard sedang ada didalam mobil Lamborghininya disebuah parkiran Perusahaan.


Ia tadi mendapat misi dari Sistem untuk mengurus Mafia bayisek atau anak buahnya karena mereka masih melakukan pekerjaan kotor seperti pemalakan perampasan dan menjadi pembunuh bayaran.


"Sistem tampilkan Status"ucap Ricard dipikirannya.


"STATUS"


( NAMA )


- Ricard Stive (19) - (10)


( KECERDASAN )


- 71 +


( KHARISMA )


- 70 +


( SKILL )


- Skil Beladiri


- Skil Bercinta


- Skil Mengemudi


- Skil Asassin Super


- Skil Bisnis Super

__ADS_1


- Skil Mata Cahaya


- Skil Pengobatan Kuno


- Skil Langkah bayangan


- Skil Api Pelahap


( SALDO )


- 40 Triliun


( POINT SISTEM )


- ( -1 100 000 00 )


( PASANGAN )


- Mita(24)


- Bella Olivia(26)


- Dosen Nita(29) ( - )


- Amanda Lotus(26)


- Clara Bekil(19) ( - )


- Sara Mikela(26)


- Dinda Long(25)


( ASET )


- Villa Elit No 01 Dikawasan Gadingan


- Perusahaan Hotela Com


- Perusahaan Pele Company


- Mall Campony


( KENDARAAN )


- Audy 8L


- Lamborghini Aventandor SVJ


- 2 Lamborghini Roaster Coaster


( MISI )


- Mengubah cara kerja Mafia Bayisek.


[Hadiah]


+PS 500.000


+Mobil Bugatti Chiron White


+Perusahaan Pencintra Skin


+Resep Pemutih dan penghalus kulit


[Hukuman]


+ Tidak ada


"Huft.....Sedikit sekali PS nya Sistem,apa tidak bisa ditambah lagi,utang ku masih banyak"ucap Ricard dengan mengeluh.


"Hemm.....Tuan anda tidak boleh mengeluh,itu sudah hadiah yang paling bagus"ucap Sistem.


"Apanya yang bagus,Dirimu memberikan Hadiah Perusahaan kecil untukku dan untuk apa Resep pemutih itu.Kulitku saja sudah halus dan bersih begini"ucap Ricard yang masih cemberut.


"Hey Tuan Cabul.......walaupun itu Perusahaan kecil,tapi dengan adanya resep pemutih dan penghalus kulit.Itu akan menjadi Perusahaan Besar suatu saat"ucap Sistem dengan nada yang kesal.


"Jadi itu perusahaan Yang berjalan di bidang Skincare Sayang.Hehehe dengan adanya resep pemutih dan penghalus kulit bukankah itu akan menjadi Perusahaan Besar nantinya........."


"Aku yakin Resep yang kau berikan itu, pasti resep yang terbaik"ucap Ricard dengan gembira.


"Makanya Tuan jangan kebanyakan Celap celup.Itu membuat Tuan menjadi bodoh"ucap Sistem dengan kesal.


"Sayang kau jangan cemberu begitu,kalau aku sudah mendapatkan Artefak atau Pil pembentuk Tubuh.Aku akan membuat mu menjadi Manusia seutuhnya.Lalu aku akan menusuk Lembah Surgamu dengan tongkat perkasaku nanti"ucap Ricard dengan penuh percaya diri.

__ADS_1


"huhh....Siapa yang mau seperti itu.Dasar Tuan Cabul"Teriak Sistem dengan kesal.


"hihihi Tuan ada ada saja.Aku sudah tidak sabar"ucap Sistem tersenyum tapi Ricard tak mendengarnya.


"Hehehe tak usah berteriak seperti itu,nanti wajahmu cepat Tua"ucap Ricard dengan becanda.


Mendengar ucapan Ricard yang mengatakan dirinya Tua,Sistem pun langsung merubah wajahnya menjadi merah padam.


"Apa Tuan mengatakan Sistem Tua hah!"ucap Sistem marah yang dikatakan Tua.


"Tidak....bukan begitu sayang,kau adalah perempuan tercantik.Tidak mungkin cepat Tua"ucap Ricard panik.


"Sistem tak percaya"ucap Sistem yang masih marah.


"Kau harus Percaya Sayang.Bahkan jika ada ribuan bidadari atau dewi dihadapanku.Kaulah yang lebih baik diantara yang terbaik"ucap Ricard dengan merayu.


"Ya....Kali ini Tuan Sistem maafkan"ucap Sistem dengan ketus.


"Terima Kasih Sayang.Aku jadi ingin memelukmu dari belakang"ucap Ricard tersenyum.


"Tuan Cabul cepat selesaikan Misinya"ucap Sistem dengan cemberut.


"Oke aku akan segera berangkat"ucap Ricard yang mulai menjalankan Lamborghininya.


Sepanjang perjalanannya menuju markas Bayisek.Ricard bernyanyi riang,ia sangat bahagia dan gembira.Karena tak lama lagi ia akan mendapatkan Perusahaan Besar.


"Oh yeahh.....Perusahaan besar Lagi hahaha"Ucap Ricard sambil tertawa.


Sistem yang mendengar nyanyian gila Ricard pun hanya mengeleng gelengkan kepalanya.


"Tuan anda seperti orang gila saja"ucap Sistem.


"Hahaha.....Suasana hatiku menjadi lebih baik,itu semua berkatmu sayang"ucap Ricard.


"ya ya ya......Setidaknya berhentilah Tuan bernyanyi tidak jelas itu"ucap Sistem dengan cemberut.


Tak butuh waktu lama,Ricard akhirnya tiba didepan gerbang gedung besar yang sudah Tua.


Klakson!


klakson!


klakson!


Bunyi Suara klakson lamborghini Ricard pun bergema saat pintu gerbang belum juga terbuka.


"Apa mereka sedang tidur,makanya pintu tidak dibuka"ucap Ricard kesal.


Ricard pun bergegas turun dari lamborghininya dan menghampiri pintu gerbang.Ia membukanya dan melajukan mobilnya lagi.


Setelah itu ia memarkirkan Lamborghini nya disamping pos penjaga.


"Sialan mereka rupanya asik tidur sambil mabuk mabukan"ucap Ricard kesal saat ia melihat 4 penjaga malah tidur sambil mabuk.


Ricard pun menghampiri salah satu dari mereka,lalu ia mencekik lehernya dan mengangkatnya keatas.


"Apa kau sudah bosan hidup sialan!"ucap Ricard marah setelah ia melihat penjaga itu mulai bangun.


~


~


~


( Bersambung )


~


~


~


Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰


Dukungan kalian semangatku😘


.


.


.


__ADS_1


(Bugatti Chiron White)


__ADS_2